Nasional

New Policy: BNI Tebar Promo di Puspa Nuswantara 2026, Dorong Transaksi Digital UMKM Batik Indonesia

Transaksi Digital UMKM Batik di Puspa Nuswantara 2026 New Policy - BNI mengumumkan kebijakan baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan penggunaan transaksi

Desk Nasional
Published Juli 12, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments

BNI Luncurkan Kebijakan Baru Dorong Transaksi Digital UMKM Batik di Puspa Nuswantara 2026

New Policy – BNI mengumumkan kebijakan baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan penggunaan transaksi digital dalam sektor UMKM batik Indonesia. Kebijakan ini diterapkan sebagai dukungan untuk pameran Puspa Nuswantara 2026 yang digelar di Jakarta Convention Center (JICC) pada 8-12 Juli 2026. Dengan memperkenalkan berbagai promo dan layanan pembayaran elektronik, BNI bertujuan membangun ekosistem yang lebih inklusif serta mendorong pertumbuhan usaha kecil menengah di bidang kain batik, yang merupakan bagian dari budaya Nusantara.

Penawaran Khusus untuk Meningkatkan Penggunaan Teknologi Finansial

Puspa Nuswantara 2026 menjadi platform utama untuk mengimplementasikan kebijakan baru BNI. Bank BUMN ini menawarkan peningkatan transaksi melalui Kartu Debit dan Kartu Kredit BNI, serta fasilitas pembayaran digital yang lebih mudah diakses. Kebijakan ini tidak hanya memudahkan pengunjung dalam berbelanja, tetapi juga membantu perajin batik lokal menjangkau pasar yang lebih luas, memperkuat ekonomi digital nasional, dan mendorong transaksi digital UMKM batik.

“Kebijakan baru BNI merupakan bagian dari strategi jangka panjang untuk mendorong transaksi digital UMKM batik. Kami percaya teknologi finansial dapat menjadi solusi efektif dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan kualitas layanan,” kata Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI.

Dengan kebijakan ini, BNI berkomitmen pada inisiatif inklusi keuangan, termasuk pendanaan untuk UMKM batik yang kurang akses ke layanan keuangan tradisional. Ini sejalan dengan visi bank untuk mengembangkan peran digital dalam perekonomian Indonesia, terutama dalam sektor kreatif seperti batik yang memiliki potensi ekspor dan daya tarik global.

Program Voucher dan Cashback untuk Meningkatkan Minat Pengunjung

Dalam rangkaian kebijakan baru BNI, program cashback dan voucher menjadi salah satu alat pendorong utama. Pengunjung yang melakukan transaksi batik minimal Rp1 juta melalui Kartu Debit BNI berkesempatan mendapatkan cashback Rp100.000. Promo ini terbatas pada 30 transaksi per hari dengan kode “Puspa26,” sementara cashback untuk Kartu Kredit BNI tidak memiliki batas kuota.

Voucher MAP senilai Rp50.000 juga diberikan kepada pengguna QRIS wondr by BNI yang melakukan transaksi minimum Rp300.000. Fasilitas ini berlaku untuk pengguna dana Tabungan BNI atau Kartu Kredit BNI di merchant terhubung dengan EDC dan QRIS BNI. Program ini memberikan insentif langsung kepada pengunjung, sekaligus mengenalkan kepraktisan pembayaran digital sebagai alternatif utama dari metode tradisional.

Fleksibilitas Cicilan dan Reward untuk Nasabah Baru

Kebijakan baru BNI meliputi opsi cicilan 0 persen selama tiga bulan untuk transaksi minimal Rp1 juta menggunakan Kartu Kredit BNI di tenant yang didukung sistem EDC. Program ini meningkatkan aksesibilitas belanja bagi pengunjung yang ingin membeli produk batik tanpa perlu dana tunai besar. Selain itu, BNI juga memberikan reward berupa voucher hingga Rp180.000 atau satu koper eksklusif bagi nasabah baru yang aktif menggunakan aplikasi wondr by BNI selama acara.

Dengan kombinasi layanan cicilan dan reward, BNI berupaya meningkatkan daya beli masyarakat sekaligus mendorong penggunaan kartu kredit sebagai alat transaksi digital. Kebijakan ini memperkuat kemitraan dengan UMKM batik, membantu mereka menyelesaikan kebutuhan finansial tanpa hambatan, dan mempercepat transaksi digital dalam sektor kreatif.

Kemitraan Strategis dan Dukungan untuk Industri Batik

Puspa Nuswantara 2026 tidak hanya menjadi acara pameran, tetapi juga menjadi media untuk memperkuat kemitraan antara BNI dan industri batik. Bank ini menargetkan peningkatan transaksi digital UMKM batik sebesar 20% selama acara, dengan fokus pada keberlanjutan dan inovasi. Kebijakan baru ini memperlihatkan komitmen BNI untuk mendorong transaksi digital sebagai bagian dari kebijakan nasional dalam membangun ekonomi kreatif Indonesia.

Sebagai bank terbesar di Indonesia, BNI berperan aktif dalam menciptakan akses keuangan yang lebih luas. Kebijakan baru ini juga mencerminkan upaya bank dalam menyesuaikan layanan dengan kebutuhan UMKM batik yang sering menghadapi kendala dalam pemasaran dan distribusi. Dengan integrasi teknologi, BNI membantu perajin batik mengakses pasar lebih cepat dan efisien.

Manfaat Jangka Panjang dari Kebijakan Transaksi Digital

Pelaksanaan kebijakan baru BNI diharapkan memberikan dampak jangka panjang, termasuk meningkatkan transaksi digital UMKM batik hingga 2027. Dengan keberhasilan Puspa Nuswantara 2026, BNI berharap mendorong adopsi pembayaran digital di seluruh Indonesia, terutama pada sektor kreatif yang memiliki potensi ekspor besar. Kebijakan ini juga memberikan peluang bagi perajin lokal untuk berpartisipasi dalam ekosistem bisnis modern.

Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, sektor batik menyumbang sekitar 15% dari total industri kreatif Indonesia. Dengan dukungan BNI, diharapkan angka ini bisa meningkat, terutama melalui transaksi digital yang mengurangi biaya logistik dan meningkatkan kecepatan penyelesaian pesanan. Kebijakan baru ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mendorong transaksi digital UMKM batik.

Tujuan Kebijakan Baru BNI dalam Puspa Nuswantara 2026

Kebijakan baru BNI di Puspa Nuswantara 2026 bertujuan memperkuat posisi batik sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. Dengan menawarkan solusi digital yang terjangkau dan efisien, BNI membantu UMKM batik meningkatkan daya saing di pasar domestik maupun internasional. Acara ini juga menjadi sarana untuk membangun kolaborasi antara perajin lokal, pengusaha, dan pemerintah dalam pengembangan industri batik.

Promo BNI berlangsung hingga 31 Juli 2026, memberikan waktu yang cukup panjang untuk mendorong penggunaan metode pembayaran digital. Para pengunjung dapat mengecek informasi lebih lanjut melalui BNI Call 1500046 atau aplikasi wondr by BNI. Kebijakan baru ini menunjukkan komitmen BNI untuk mendorong transaksi digital UMKM batik sebagai bagian dari visi nasional dalam transformasi ekonomi digital Indonesia.

Leave a Comment