Kesehatan

Banyak Ibu Kejar Stok ASI sampai Freezer Penuh, Dokter Ingatkan Risiko Mastitis karena Oversupply

Di era digital saat ini, fenomena menyimpan persediaan susu ibu dalam volume besar kian marak. Platform media sosial dipenuhi foto-foto para bunda yang bangga

Desk Kesehatan
Published Agustus 7, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
asi-eksklusif-2-0313
Foto : Karen Martinez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Oversupply ASI: Ketika Stok Terlalu Banyak, Mastitis Mengintai
  2. Related Reading
  3. Frequently Asked Questions

Oversupply ASI: Ketika Stok Terlalu Banyak, Mastitis Mengintai

Beritahitam.com – Di era digital saat ini, fenomena menyimpan persediaan susu ibu dalam volume besar kian marak. Platform media sosial dipenuhi foto-foto para bunda yang bangga menunjukkan kulkas mereka penuh sesak dengan kantong-kantong ASI. Namun, di balik kebanggaan tersebut, terdapat peringatan penting dari tenaga medis.

Dr. Anastasia Lilian S., CBS, IBCLC, seorang konselor laktasi yang berpraktik di RS Pondok Indah – Puri Indah, menyoroti potensi bahaya dari kondisi oversupply atau produksi susu yang berlebihan. Ia menjelaskan bahwa situasi ini bukan tanpa risiko, khususnya terkait dengan mastitis.

Apa Itu Mastitis?

Mastitis merupakan kondisi peradangan yang menyerang jaringan payudara. Gangguan ini umumnya disertai dengan infeksi bakteri yang menyebabkan ketidaknyamanan signifikan. Ibu yang mengalaminya biasanya merasakan payudara menjadi bengkak, kemerahan, terasa panas, dan nyeri.

Menurut dr. Anastasia, perubahan dalam panduan menyusui telah terjadi. Protokol terkini tidak lagi menganjurkan ibu untuk memompa susu hingga payudara benar-benar kosong total. Sebaliknya, frekuensi dan volume pemompaan perlu dikendalikan.

“Sekarang protokol terbaru adalah pompa ASI tidak boleh terlalu sering dan terlalu banyak,” ungkapnya dalam sesi media briefing virtual pada Kamis, 6 Agustus 2026.

Kunci utamanya adalah memompa hingga payudara terasa nyaman saja. Stimulasi yang berlebihan akan mengirimkan sinyal ke tubuh bahwa kebutuhan susu meningkat. Akibatnya, produksi susu terus bertambah tanpa henti hingga mencapai titik oversupply.

Masalah baru muncul ketika susu yang diproduksi tidak dibuang atau dikeluarkan secara rutin. Penumpukan susu dalam payudara dapat menyebabkan penyumbatan atau clogging. Kondisi inilah yang kemudian memicu terjadinya mastitis.

Meskipun demikian, dr. Anastasia mengakui bahwa menyimpan stok susu dalam jumlah besar tetaplah penting. Hal ini terutama bagi para ibu yang harus kembali bekerja dan tidak bisa menyusui secara langsung setiap saat.

Frequently Asked Questions

What is Banyak Ibu Kejar Stok ASI sampai?

Banyak Ibu Kejar Stok ASI sampai is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Banyak Ibu Kejar Stok ASI sampai matter?

Banyak Ibu Kejar Stok ASI sampai matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment