Koperasi Desa Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi
Wonosobo — Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Maiyah Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Mantap Pilih
Koperasi Desa Dinilai Jadi Kunci Kemandirian Ekonomi Indonesia
Beritahitam.com – Wonosobo — Program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) kembali menjadi sorotan dalam kegiatan Maiyah Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Mantap Pilih Prabowo (GMPP) di kampus Universitas Sains Al-Qur’an (UNSIQ), Jawa Tengah. Acara yang dihadiri kurang lebih seribu mahasiswa ini menghadirkan berbagai pembicara ternama untuk membahas peran vital koperasi dalam pembangunan ekonomi nasional. Koperasi Desa Dinilai Jadi Kunci dalam mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat yang berkelanjutan dan berkeadilan.
Diskusi Pembukaan Tunas Bumi Festival
Kegiatan diskusi ini merupakan bagian dari rangkaian acara pembukaan Tunas Bumi Festival. Festival tersebut digagas oleh GMPP berkolaborasi dengan JATUBU di bawah arahan Mantep Abdul Ghoni yang menjabat sebagai Kepala Koordinator Nasional GMPP. Selain Rocky Gerung, diskusi juga menghadirkan Sabrang Mowo Damar Panuluh sebagai Tenaga Ahli Madya Dewan Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan, serta Menteri Lingkungan Hidup RI M. Jumhur Hidayat. Wartawan senior Hersubeno Arief bertindak sebagai moderator dalam acara tersebut.
Melawan Narasi Negatif dan Hoaks
Pendidik Bangsa Rocky Gerung menyampaikan pandangannya bahwa penguatan koperasi desa merupakan langkah penting menuju kemandirian ekonomi rakyat. Menurutnya, program ini tidak boleh sekadar dipandang sebagai inisiatif pemerintah yang kemudian diperdebatkan dalam arena politik semata. Rocky Gerung mengkritik maraknya informasi negatif dan hoaks yang menyerang program-program pemerintah yang berpihak pada rakyat. Di antaranya adalah KDMP dan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Ia menyinggung adanya klaim yang beredar bahwa sebagian besar koperasi yang direncanakan pemerintah justru didirikan di kawasan hutan. Menurut Rocky, narasi-narasi semacam ini dapat mengubah persepsi masyarakat sebelum kebenaran informasi tersebut dibuktikan. Ia menegaskan bahwa sikap sinis saat ini telah mendahului penggunaan akal sehat.
“Sinisme kita saat ini telah mendahului akal sehat kita,” ujar Rocky.
Koperasi Desa di Tingkat Akar Rumput
Pendidik Bangsa tersebut menilai koperasi desa memiliki peran strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput. Ia berpendapat bahwa masalah yang muncul selama implementasi program tidak serta-merta menjadi alasan untuk menghentikan program tersebut sepenuhnya. Rocky juga memberikan perbandingan mengenai kemungkinan korupsi dalam pelaksanaan program pemerintah.
Ia menegaskan bahwa MBG dan koperasi telah termaktub dalam konstitusi. Jika terjadi korupsi, maka yang harus dilakukan adalah memberantas korupsi dan menangkap para koruptor, bukan membatalkan programnya. Rocky juga menambahkan analogi yang menarik untuk menjelaskan posisinya.
“MBG dan koperasi ada di dalam konstitusi. Jika ada korupsi, berantas korupsinya, tangkap koruptornya, bukan membatalkan programnya. Kalau kukumu busuk, kenapa jempolmu yang mesti dipotong?” katanya.
Perlu Mekanisme Selain Pasar
Rocky berpandangan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan mekanisme pasar. Program-program seperti KDMP perlu terus diperkuat sebagai bagian dari strategi membangun kemandirian ekonomi nasional. Dalam konteks yang lebih luas, Rocky juga menyinggung perhitungan CELIOS mengenai omzet KDMP yang seharusnya mencapai Rp182 juta per bulan, namun realisasinya masih terbatas untuk membayar gaji dan mencicil utang.
Hal ini menunjukkan perlunya evaluasi lebih lanjut terhadap efektivitas program koperasi desa. Dengan demikian, Koperasi Desa Dinilai Jadi Kunci untuk mengatasi berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi masyarakat pedesaan. Pemerintah perlu memastikan bahwa program ini berjalan dengan transparan dan akuntabel.
FAQ: Pertanyaan Seputar Koperasi Desa
Apa itu Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)? KDMP adalah program pemerintah yang bertujuan memperkuat ekonomi desa melalui pembentukan koperasi yang dikelola oleh masyarakat lokal.
Berapa target omzet KDMP menurut CELIOS? Menurut perhitungan CELIOS, omzet KDMP seharusnya mencapai Rp182 juta per bulan untuk mendukung operasional dan pembayaran gaji.
Mengapa koperasi desa penting untuk kemandirian ekonomi? Koperasi desa memungkinkan masyarakat lokal mengelola sumber daya secara mandiri, mengurangi ketergantungan pada pasar luar, dan menciptakan lapangan kerja di tingkat akar rumput.
Bagaimana posisi koperasi dalam konstitusi Indonesia? Koperasi telah termaktub dalam konstitusi Indonesia sebagai badan usaha yang sesuai dengan asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.
Apa tantangan utama program koperasi desa saat ini? Tantangan utama termasuk realisasi omzet yang belum optimal, potensi korupsi, dan narasi negatif yang beredar di masyarakat.
