Benarkah Makan Gorengan Bikin Wajah Jerawatan? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit peradangan kronis yang terjadi pada unit pilosebasea, yaitu struktur kulit yang terdiri dari folikel rambut dan
Table of Contents
Beritahitam.com – Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit peradangan kronis yang terjadi pada unit pilosebasea, yaitu struktur kulit yang terdiri dari folikel rambut dan kelenjar minyak (sebum). Kondisi ini sangat umum dialami oleh berbagai kalangan, mulai dari usia remaja hingga dewasa. Munculnya benjolan kemerahan pada kulit wajah sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman serta memicu penurunan rasa percaya diri bagi penderitanya.
Secara medis, jerawat terbentuk akibat empat faktor utama yang saling berkaitan. Pertama, terjadinya hiperkeratinisasi atau penumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori. Kedua, produksi minyak (hipersebum) berlebih oleh kelenjar sebasea.
Ketiga, adanya kolonisasi bakteri Cutibacterium acnes (C. acnes) pada pori-pori yang tersumbat. Keempat, proses tersebut akhirnya memicu meradangnya jaringan kulit atau inflamasi.
Di tengah masyarakat, beredar anggapan kuat bahwa mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Lantas, apakah pernyataan "makan gorengan bikin jerawatan" tersebut merupakan fakta medis atau sekadar mitos? Menurut Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi, dan Estetika RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr.
Osdatilla Esa Putri, Sp.DVE (dr. Tila), anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat. Skincare Sering Gonta-ganti Bisa Memicu Jerawat?
Dokter Ungkap Penyebab dan Risikonya Gorengan bukanlah penyebab utama jerawat, melainkan hanya berperan sebagai faktor pendukung atau pemicu bantu. Makanan Bukan Penyebab Utama, Melainkan Faktor Pendukung Dokter Tila menjelaskan bahwa minyak dari gorengan tidak secara langsung berpindah menjadi minyak di kulit wajah. Namun, gorengan mengandung indeks glikemik yang tinggi, lemak jenuh, serta karbohidrat kompleks (seperti tepung terigu).
"Jadi jangan sampai kita memfitnah minyak di gorengannya menyebabkan minyak di wajah. Sebenarnya bukan dari minyaknya tersebut, tapi dari makanannya. Jadi gorengan itu tinggi indeks legemiknya dari lemak jenuhnya dari minyaknya dan juga dari karbohidrat kompleksnya.
Nah itu yang bisa menyebabkan secara sistemik inflamasi dan juga peningkatan indeks glikemik itu menyebabkan munculnya jerawat," terang dokter Tila dalam dalam siniar BEAUTY HEALTH di Kantor Tribunnews Solo , Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026). TRIBUNNEWS.COM – Jerawat (acne vulgaris) merupakan penyakit peradangan kronis yang terjadi pada unit pilosebasea, yaitu struktur kulit yang terdiri dari folikel rambut dan kelenjar minyak (sebum). Kondisi ini sangat umum dialami oleh berbagai kalangan, mulai dari usia remaja hingga dewasa.
Munculnya benjolan kemerahan pada kulit wajah sering kali menimbulkan rasa tidak nyaman serta memicu penurunan rasa percaya diri bagi penderitanya. Secara medis, jerawat terbentuk akibat empat faktor utama yang saling berkaitan. Pertama, terjadinya hiperkeratinisasi atau penumpukan sel kulit mati yang menyumbat pori-pori.
Kedua, produksi minyak (hipersebum) berlebih oleh kelenjar sebasea. Ketiga, adanya kolonisasi bakteri Cutibacterium acnes (C. acnes) pada pori-pori yang tersumbat.
Keempat, proses tersebut akhirnya memicu meradangnya jaringan kulit atau inflamasi. Di tengah masyarakat, beredar anggapan kuat bahwa mengonsumsi makanan berminyak seperti gorengan merupakan penyebab utama munculnya jerawat. Lantas, apakah pernyataan "makan gorengan bikin jerawatan" tersebut merupakan fakta medis atau sekadar mitos?
Menurut Dokter Spesialis Dermatologi, Venerologi, dan Estetika RS PKU Muhammadiyah Surakarta, dr. Osdatilla Esa Putri, Sp.DVE (dr. Tila), anggapan tersebut tidak sepenuhnya tepat.
Skincare Sering Gonta-ganti Bisa Memicu Jerawat? Dokter Ungkap Penyebab dan Risikonya Gorengan bukanlah penyebab utama jerawat, melainkan hanya berperan sebagai faktor pendukung atau pemicu bantu. Dokter Tila menjelaskan bahwa minyak dari gorengan tidak secara langsung berpindah menjadi minyak di kulit wajah.
Namun, gorengan mengandung indeks glikemik yang tinggi, lemak jenuh, serta karbohidrat kompleks (seperti tepung terigu). "Jadi jangan sampai kita memfitnah minyak di gorengannya menyebabkan minyak di wajah. Sebenarnya bukan dari minyaknya tersebut, tapi dari makanannya.
Jadi gorengan itu tinggi indeks legemiknya dari lemak jenuhnya dari minyaknya dan juga dari karbohidrat kompleksnya. Nah itu yang bisa menyebabkan secara sistemik inflamasi dan juga peningkatan indeks glikemik itu menyebabkan munculnya jerawat," terang dokter Tila dalam dalam siniar BEAUTY HEALTH di Kantor Tribunnews Solo , Karanganyar, Jawa Tengah, Kamis (13/8/2026).
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Benarkah Makan Gorengan Bikin Wajah Jerawatan?
Benarkah Makan Gorengan Bikin Wajah Jerawatan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Benarkah Makan Gorengan Bikin Wajah Jerawatan matter?
Benarkah Makan Gorengan Bikin Wajah Jerawatan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
