Nasional

Ketua DPD Ungkap Julukan Tiap Presiden RI, Jokowi Disebut Bapak Infrastruktur

Ketua DPD Ungkap Julukan Tiap Presiden Republik Indonesia dalam Sidang Bersama DPR-DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat

Desk Nasional
Published Agustus 14, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Ketua-DPD-RI-Sultan-Bachtiar-Najamudin-mengungkap-julukan-untuk-tiap-Presiden
Foto : John Moore - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Ketua DPD Ungkap Julukan Tiap Presiden RI: Jokowi Bapak Infrastruktur
  2. Related Reading

Ketua DPD Ungkap Julukan Tiap Presiden RI: Jokowi Bapak Infrastruktur

Beritahitam.com – Ketua DPD Ungkap Julukan Tiap Presiden Republik Indonesia dalam Sidang Bersama DPR-DPD RI yang berlangsung di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin menyampaikan rangkaian julukan historis bagi para pemimpin negara sejak era kemerdekaan hingga kepemimpinan saat ini. Sesi bersejarah tersebut juga menandai kehadiran dua mantan presiden yang berhalangan hadir secara fisik, yaitu Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri.

Mantan Presiden Berhalangan Hadir dalam Sidang

Presiden kelima Susilo Bambang Yudhoyono tercatat tidak dapat mengikuti sidang karena menjalani pemeriksaan kesehatan di Amerika Serikat. Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Benny K. Harman, menjelaskan situasi kesehatan mantan presiden tersebut kepada media di kompleks parlemen pada Selasa (11/8/2026). Sementara itu, Megawati Soekarnoputri juga berhalangan hadir dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2026, yang merupakan momentum penting bagi evaluasi kinerja pemerintahan.

Rangkaian Julukan Para Presiden RI

Sultan Bachtiar menekankan bahwa setiap presiden Indonesia merupakan negarawan yang mencatatkan pencapaian nyata selama masa jabatannya. Dalam pidatonya yang panjang, ia menyebutkan julukan-julukan tersebut satu per satu dengan penuh hormat:

“Presiden Sukarno Bapak Proklamator,” kata Sultan dengan tegas, yang kemudian disambut dengan tepuk tangan peserta sidang dan tamu undangan yang hadir.

Julukan tersebut dilanjutkan dengan Suharto sebagai Bapak Pembangunan, Habibie sebagai Bapak Teknologi, dan Abdurrahman Wahid sebagai Bapak Pluralisme. Untuk Megawati Soekarnoputri, julukan yang diberikan adalah Srikandi Konstitusi. SBY mendapat sebutan Bapak Perdamaian, sedangkan Jokowi disebut sebagai Bapak Infrastruktur karena kontribusinya yang luar biasa dalam pembangunan infrastruktur nasional.

Apresiasi untuk Kepemimpinan Prabowo Subianto

Walaupun Sultan tidak menyebutkan julukan khusus bagi Presiden Prabowo Subianto yang saat ini memimpin Indonesia, ia tetap menyampaikan apresiasi mendalam. Selama hampir dua tahun memimpin, Prabowo dinilai telah membuat langkah strategis untuk mengembalikan penguasaan negara atas bumi, air, dan kekayaan alam demi kemakmuran rakyat Indonesia. Program-program strategis ini menjadi fondasi penting bagi pembangunan nasional ke depan.

“Sejarah itu kini sampai pada satu babak baru: kepemimpinan Prabowo Subianto. Pada kesempatan ini DPD RI menyampaikan apresiasi yang tulus kepada pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming yang secara kompak dan saling melengkapi dalam menegakkan martabat bangsa,” kata Sultan.

Sultan juga mengapresiasi berbagai program yang berorientasi pada kemandirian ekonomi nasional di tengah ketidakpastian dinamika geopolitik dunia. Ia menambahkan bahwa setiap pemimpin telah menasbihkan peran sejarahnya, dengan satu benang merah yang selalu hadir: daerah yang semakin kuat, Indonesia yang semakin berdaulat. Hal ini menunjukkan konsistensi visi pembangunan dari generasi ke generasi.

Seruan Penghentian Perang Timur Tengah

Dalam konteks yang sama, Sidang Tahunan MPR 2026 juga menghadirkan seruan dari Ahmad Muzani agar perang di Timur Tengah segera dihentikan. Hal ini menjadi salah satu poin penting dalam pembahasan sidang yang berlangsung di Jakarta. Indonesia sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia memiliki peran strategis dalam perdamaian internasional.

FAQ: Julukan Para Presiden Indonesia

Apa julukan resmi untuk Presiden Jokowi? Jokowi disebut sebagai Bapak Infrastruktur karena kontribusinya yang luar biasa dalam pembangunan infrastruktur nasional selama masa jabatannya.

Siapa yang disebut sebagai Bapak Pembangunan? Suharto, presiden kedua Indonesia, dikenal sebagai Bapak Pembangunan karena program-program pembangunan yang diluncurkan selama Orde Baru.

Mengapa Megawati disebut Srikandi Konstitusi? Megawati Soekarnoputri mendapat julukan ini karena perannya yang penting dalam penegakan konstitusi dan demokrasi Indonesia.

Kapan sidang yang mengungkapkan julukan para presiden berlangsung? Sidang Bersama DPR-DPD RI berlangsung pada Jumat (14/8/2026) di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Siapa Ketua DPD RI yang mengungkapkan julukan tersebut? Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin adalah tokoh yang mengungkapkan julukan tiap presiden dalam sidang tersebut.

Leave a Comment