Gempa di NTT: 15 Warga Manggarai Meninggal
Ruteng, Nusa Tenggara Timur — Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 telah melanda wilayah Mbay di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 15 Agustus 2026
Table of Contents
Gempa Magnitudo 7,7 di NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, Total Korban di Flores Capai 33 Jiwa
Beritahitam.com – Ruteng, Nusa Tenggara Timur — Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 telah melanda wilayah Mbay di Kabupaten Nagekeo pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Dampaknya terasa hingga ke Manggarai, di mana Bupati Herybertus Geradus Laju Nabit mengonfirmasi bahwa 15 penduduk setempat telah kehilangan nyawa. Bencana ini juga menyebabkan kerusakan pada fasilitas kesehatan di wilayah tersebut.
Korban Jiwa dan Luka-Luka
Sampai pukul 12.00 siang, jumlah korban tewas di Manggarai tercatat sebanyak 15 orang. Sementara itu, data mengenai para korban yang mengalami luka-luka masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang.
“Sampai jam 12 siang tadi kita sudah 15 orang meninggal dunia karena gempa ini. Sedangkan korban yang luka-luka kita masih data,” ujar Bupati Hery.
Di tingkat provinsi, Gubernur NTT Melkiades Laka Lena menyampaikan bahwa total korban jiwa di Pulau Flores mencapai 33 orang. Informasi ini disampaikan saat beliau memantau langsung kondisi warga terdampak di Kabupaten Sikka pada Sabtu siang.
Pelayanan Kesehatan di RSUD Ruteng
Bupati Hery melakukan pemantauan langsung terhadap layanan medis di RSUD Ruteng setelah bangunan tersebut mengalami kerusakan akibat guncangan gempa. Untuk menjaga kelancaran pelayanan kesehatan serta mengantisipasi potensi gempa susulan, pemerintah daerah memutuskan untuk mendirikan posko darurat. Posko ini berlokasi di halaman dan di depan rumah sakit.
“Jadi untuk sementara satu atau dua hari ke depan kita bangun posko di depan RSUD Ruteng dulu untuk pelayanan kepada pasien. Posko ini juga sekaligus untuk melayani pasien-pasien korban bencana gempa bumi ini,” ujarnya.
Sebagai langkah sementara, Pemkab Manggarai akan mencari gedung milik pemerintah yang kondisinya masih aman untuk dijadikan pusat pelayanan kesehatan. Keputusan ini diambil sambil menunggu proses perbaikan gedung RSUD Ruteng yang rusak.
“Nantinya kita akan carikan bangunan-bangunan milik pemerintah yang masih aman untuk kita jadikan pelayanan sementara sambil menunggu perbaikannya gedung rumah sakit yang rusak ini,” kata Bupati Hery.
Imbauan Waspada dan Informasi Resmi
Bupati Hery mengajak seluruh masyarakat Manggarai untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menyikapi kejadian ini. Beliau juga menekankan pentingnya memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan gempa dari sumber-sumber yang kredibel.
“Percaya kepada sumber-sumber informasi yang jelas terkait gempa bumi ini,” ujarnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manggarai merilis laporan terbaru hingga Sabtu sore. Data menunjukkan 15 orang meninggal dunia dan 7 orang lainnya mengalami luka berat akibat bencana tersebut.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Gempa di NTT?
Gempa di NTT is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Gempa di NTT matter?
Gempa di NTT matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
