AUA Bank Besar Tumbuh 15 Persen, Mirae Asset Soroti Potensi Investasi yang Belum Tergarap
Di Discovery SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026), Direktur Mirae Asset Sekuritas Tomi Taufan memaparkan gambaran pertumbuhan aset investasi di sektor
Table of Contents
Mirae Asset: Aset Bank Besar Melesat 15 Persen per Tahun, Ruang Tumbuh Investasi Masih Luas
Beritahitam.com – Di Discovery SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (18/8/2026), Direktur Mirae Asset Sekuritas Tomi Taufan memaparkan gambaran pertumbuhan aset investasi di sektor perbankan nasional. Acara bertajuk “Media Day – August 2026: Turning Market Momentum Into Long-Term Wealth” itu menjadi panggung bagi Tomi untuk menyoroti laju ekspansi Aset Under Administration (AUA) yang tercatat di kelompok bank besar.
Laju Pertumbuhan AUA Mencapai Rata-rata 15 Persen per Tahun
Menurut Tomi, selama lima tahun terakhir, AUA di big bank mencatat pertumbuhan compound sekitar 15 persen secara tahunan. Ia menambahkan bahwa beberapa institusi bahkan menyentuh angka 20 hingga 25 persen, meskipun rata-ratanya tetap berada di kisaran 15 persen.
“Dalam 5 tahun terakhir, pertumbuhan AUA khususnya di big bank itu memang secara compound, secara speed tumbuh on average 15 persen. Most likely ada yang sampai 20-25 persen. Tapi rata-ratanya 15 persen saja. Digital platform memberikan akses kemudahan kepada nasabah-nasabah. Ini salah satu katalis yang bisa membuat pertumbuhan ini begitu cepat.”
Akses digital disebut sebagai salah satu pendorong utama percepatan tersebut. Kemudahan transaksi melalui platform daring membuka pintu bagi segmen berpenghasilan menengah hingga mass affluent untuk mulai mengalokasikan dananya ke instrumen investasi yang lebih beragam.
Generasi Muda Memperluas Basis Investor
Pergeseran perilaku finansial juga terlihat jelas di kalangan generasi muda. Jika sebelumnya kekayaan cenderung disimpan dalam bentuk properti atau sektor riil, kini kelompok usia muda mulai mengeksplorasi berbagai pilihan instrumen investasi. Kemampuan mengakumulasi kekayaan di usia relatif dini turut memperluas basis calon investor dan memperkuat momentum pertumbuhan aset di industri perbankan.
Dana yang Masuk Ekosistem Investasi Masih Sekitar 12 Persen
Walaupun trennya positif, Tomi menegaskan bahwa porsi Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan yang telah tersalurkan ke ekosistem investasi baru mencapai sekitar 12 persen. Total AUA industri reksa dana pada tahun sebelumnya tercatat sekitar Rp 781 triliun, dengan rincian discretionary sebesar Rp 258 triliun dan open-end individual sebesar Rp 266 triliun.
“Total AUA tahun lalu sampai Rp 781 triliun. Ini yang di mutual fund. Ini terbagi discretionary 258 sampai di open-end individual 266.”
Angka tersebut, lanjut Tomi, menunjukkan bahwa sebagian besar dana masyarakat masih tertahan di perbankan dan belum berputar ke instrumen investasi.
“Memang secara nature masih banyak juga duit yang memang disimpan m yang belum coba diputar ke dalam instrumen investasi.”
Gap antara total DPK dan dana yang telah masuk ke ekosistem investasi inilah yang, menurut Mirae Asset, menyimpan potensi besar bagi pertumbuhan sektor investasi ke depan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is AUA Bank Besar Tumbuh 15 Persen?
AUA Bank Besar Tumbuh 15 Persen is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does AUA Bank Besar Tumbuh 15 Persen matter?
AUA Bank Besar Tumbuh 15 Persen matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.
