Superskor

Temui Pakem di FIFA ASEAN Cup, Pelatih Timnas Thailand Akui Tak Akan Rombak Skuad untuk Piala Asia

SIKAPI-HASIL-DRAWING-Pelatih-Timnas-Thailand-Anthony-Hudson

Thailand Pertahankan Kerangka Tim Usai FIFA ASEAN Cup

Beritahitam.com – Setelah temui pakem di FIFA ASEAN Cup 2026, pelatih timnas Thailand Anthony Hudson mengisyaratkan tidak akan melakukan perombakan besar pada skuad untuk menghadapi Piala Asia. Turnamen yang digelar di Indonesia tersebut menjadi ruang evaluasi penting bagi Gajah Perang untuk membangun komposisi tim yang lebih solid.

Thailand pulang ke Bangkok pada Selasa, 6 Oktober 2026, dengan status runner-up FIFA ASEAN Cup 2026. Skuad yang diperkuat Chanatip Songkrasin dan rekan-rekannya tiba di Bandara Internasional Suvarnabhumi setelah menjalani final yang berlangsung ketat.

Pada pertandingan puncak, Thailand kalah dari Indonesia melalui adu penalti dengan skor 4-2. Laga sebelumnya berakhir imbang setelah berlangsung hingga 120 menit, sementara Thailand harus menuntaskan pertandingan dengan 10 pemain.

Pergantian Pemain Bukan Keputusan Taktis

Hudson menjelaskan bahwa enam pergantian pemain yang dilakukan pada final dipengaruhi kondisi di lapangan, bukan perubahan rencana taktis. Cedera dan kram menjadi alasan utama staf pelatih melakukan pergantian sepanjang pertandingan.

“Harus saya katakan bahwa sepanjang pertandingan, dalam hal pergantian 6 pemain, sama sekali tidak ada pergantian yang bersifat taktis. Itu adalah pergantian berdasarkan situasi di lapangan karena ada pemain yang mengalami cedera dan kram.”

Menurutnya, stamina pemain menjadi pertimbangan besar ketika pertandingan memasuki fase perpanjangan waktu. Meski menghadapi keterbatasan fisik, para pemain Thailand tetap berusaha bertahan hingga menit ke-120.

“Itu didasarkan pada kondisi fisik masing-masing individu, tetapi akhirnya semua orang bisa berjuang hingga menit ke-120, dan saat itu kami bahkan hanya bermain dengan 10 orang.”

Kondisi tersebut membuat susunan pemain Thailand berubah dalam laga final. Situasi itu juga turut memengaruhi persiapan tim saat menentukan eksekutor adu penalti.

Eksekutor Penalti Dipilih Berdasarkan Kesiapan

Hudson mengatakan pemilihan penendang penalti tidak hanya mempertimbangkan reputasi pemain. Kesiapan fisik dan kepercayaan diri menjadi faktor utama setelah para pemain menjalani pertandingan panjang dengan tekanan tinggi.

“Kami saat itu hanya fokus memilih pemain yang merasa paling percaya diri, yang siap untuk maju menendang.”

Pelatih asal Inggris itu mengakui ada pemain yang merasa belum siap mengambil tendangan. Karena itu, tim pelatih memilih pemain yang benar-benar yakin untuk maju pada momen penentuan.

“Karena sejujurnya saat itu ada beberapa pemain juga yang merasa tidak siap untuk maju menendang, jadi kami fokus memilih orang yang merasa paling percaya diri pada saat itu.”

FIFA ASEAN Cup Jadi Acuan Menuju Piala Asia

Bagi Hudson, hasil di turnamen tersebut tidak hanya dinilai dari posisi runner-up. Setelah temui pakem di FIFA ASEAN Cup, ia memperoleh gambaran yang lebih jelas tentang pemain dan kombinasi yang dapat menjadi fondasi Thailand pada agenda berikutnya.

Hudson mulai menangani Thailand sejak November tahun sebelumnya. Pada masa awal kerjanya, proses pemilihan pemain masih berjalan dan komposisi skuad belum sepenuhnya terbentuk. FIFA ASEAN Cup memberi kesempatan untuk menilai pemain dalam pertandingan kompetitif dan situasi penuh tekanan.

“Pemilihan pemain dimulai sejak pertama kali saya mulai bekerja yaitu pada bulan November tahun lalu hingga sebelum masuk ke pemusatan latihan kompetisi kali ini, periode sebelumnya adalah pemilihan pemain yang bisa dikatakan belum mendapatkan komposisi pemain terbaik.”

Pengalaman tersebut membuat Hudson melihat adanya kerangka skuad yang lebih sesuai dengan kebutuhan tim. Ia pun tidak ingin melakukan perubahan besar menjelang Piala Asia, karena stabilitas dinilai penting untuk membangun pemahaman antarpemain.

Keputusan mempertahankan mayoritas pemain dapat membantu Thailand menjaga kontinuitas permainan. Dengan kerangka yang mulai terbentuk, fokus berikutnya adalah meningkatkan kesiapan fisik, koordinasi, serta ketenangan dalam menghadapi laga-laga penting.

FAQ Timnas Thailand Setelah FIFA ASEAN Cup

Apakah Thailand akan merombak skuad untuk Piala Asia?

Anthony Hudson mengisyaratkan tidak akan melakukan perombakan besar. Ia menilai turnamen ini telah membantunya menemukan komposisi pemain yang lebih mendekati kebutuhan tim.

Mengapa Thailand banyak melakukan pergantian saat final?

Pergantian dilakukan karena kondisi pemain, terutama cedera dan kram, bukan karena perubahan strategi permainan.

Apa manfaat FIFA ASEAN Cup bagi Thailand?

Kompetisi ini menjadi bahan evaluasi bagi staf pelatih untuk melihat kesiapan pemain dalam laga resmi, membangun kerangka tim, dan mempersiapkan skuad menuju Piala Asia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *