VTNY Perkuat Direksi untuk Mengawal Pemulihan Aset dan Perbaikan Operasional
Beritahitam.com – PT Venteny Fortuna International Tbk (VTNY) menata ulang penguatan kepemimpinannya melalui penambahan dua posisi penting di jajaran Direksi. Perusahaan teknologi yang berfokus pada segmen UMKM ini menunjuk Drs. Hosea Sanjaya sebagai Wakil Presiden Direktur serta Tri Ismardiko Widyawan sebagai Direktur Teknologi.
Perubahan susunan Direksi tersebut berlaku sejak 17 Juni 2026, sejalan dengan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang disahkan pada tanggal yang sama. Langkah itu ditempuh untuk menjawab kebutuhan organisasi yang terus berkembang, sekaligus memastikan agenda pemulihan aset dan pembenahan internal berjalan terarah.
Fokus pada tindak lanjut audit
Pengangkatan kedua direktur baru menjadi bagian dari tindak lanjut atas Hasil Audit Keuangan dan Investigasi Khusus untuk periode 2023–2024. Audit independen tersebut telah rampung pada 9 Maret 2026.
Corporate Secretary PT Venteny Fortuna International Tbk, Grand Yustitia Wirawan, menyampaikan bahwa struktur Direksi yang diperkuat diperlukan untuk menjaga proses tindak lanjut audit tetap berada dalam pengawasan manajemen. Tugas itu mencakup langkah pemulihan aset perusahaan dan penerapan perbaikan pada kegiatan operasional.
“Penguatan struktur Direksi melalui penunjukan Wakil Presiden Direktur dan Direktur Teknologi ditujukan khusus untuk mengawal serta memastikan pelaksanaan tindak lanjut atas Hasil Audit Keuangan dan Investigasi Khusus periode 2023–2024. Kepemimpinan baru ini diamanahkan untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan demi pemulihan aset perusahaan serta menerapkan tindakan korektif operasional,” ujar Grand dalam pernyataannya, Jumat(16/10/2026).
Penempatan Wakil Presiden Direktur dan Direktur Teknologi memberi penekanan pada dua kebutuhan yang saling berkaitan: penguatan pengawasan di tingkat manajemen serta kesiapan sistem dan fungsi teknologi dalam mendukung agenda perusahaan. Dalam konteks perusahaan teknologi, perbaikan operasional tidak hanya berhubungan dengan struktur organisasi, tetapi juga dengan efektivitas proses kerja yang dijalankan sehari-hari.
Komposisi kepemimpinan saat ini
Susunan Direksi VTNY kini dilengkapi oleh Junichiro Waide sebagai Presiden Direktur. Ia telah memegang jabatan tersebut sejak perusahaan melaksanakan penawaran umum perdana atau IPO pada 15 Desember 2022. Posisi Direktur Keuangan ditempati Kaleb Solaiman sejak 18 Juni 2025.
Dengan masuknya Hosea Sanjaya dan Tri Ismardiko Widyawan, perusahaan memiliki formasi kepemimpinan yang lebih lengkap untuk menangani kebutuhan pengelolaan bisnis, keuangan, teknologi, dan tindak lanjut atas temuan audit. Penguatan ini juga menunjukkan bahwa agenda tata kelola menjadi bagian penting dalam fase organisasi perusahaan saat ini.
Manajemen menyatakan terus mendorong pembaruan organisasi sejak struktur baru Direksi berlaku. Sejumlah langkah yang dijalankan mencakup penerapan pengelolaan sumber daya manusia berbasis kinerja atau meritokrasi, penyempurnaan susunan organisasi, serta pelaksanaan inisiatif yang ditujukan untuk meningkatkan efisiensi perusahaan.
Penyesuaian budaya kerja dan akuntabilitas
Perubahan tata kelola membutuhkan dukungan dari seluruh lapisan organisasi. Karena itu, perusahaan menekankan pentingnya kesiapan karyawan untuk beradaptasi terhadap standar kerja yang mengedepankan profesionalisme, produktivitas, dan pertanggungjawaban.
Penerapan meritokrasi menempatkan kinerja sebagai salah satu landasan utama dalam pengelolaan SDM. Sementara itu, optimalisasi organisasi diarahkan agar pembagian fungsi, pengambilan keputusan, dan pelaksanaan strategi dapat berjalan lebih efisien. Kedua hal tersebut menjadi relevan dalam upaya perusahaan melaksanakan tindakan korektif secara berkelanjutan.
Bagi pemangku kepentingan, penguatan Direksi memberi gambaran bahwa perusahaan sedang memusatkan perhatian pada tindak lanjut yang terukur atas hasil audit serta perbaikan tata kelola. Kejelasan tanggung jawab di tingkat manajemen juga penting agar proses pemulihan aset dan penataan operasional memiliki pengawalan yang memadai.
Komitmen keterbukaan sebagai perusahaan terbuka
VTNY merupakan perusahaan publik dengan pemegang saham pengendali yang berbasis di Jepang. Perusahaan menyatakan komitmennya untuk menjalankan kegiatan usaha secara profesional dan terbuka, serta mematuhi ketentuan yang berlaku dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Kepatuhan terhadap regulasi dan penyampaian informasi yang jelas menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kepentingan para pemangku kepentingan. Dalam perusahaan terbuka, transparansi memiliki arti penting karena keputusan manajemen dapat menjadi perhatian investor, karyawan, mitra bisnis, dan publik.
“Siaran pers ini kami terbitkan sebagai wujud keterbukaan informasi penting dari Perseroan, guna menyajikan informasi yang transparan, akurat, dan berimbang bagi publik serta seluruh pemangku kepentingan,” pungkas Grand.
Ke depan, efektivitas penguatan struktur Direksi akan tercermin melalui konsistensi pelaksanaan tindak lanjut audit, pemulihan aset, serta perbaikan proses kerja internal. Perusahaan menempatkan pembaruan kepemimpinan ini sebagai fondasi untuk menjalankan agenda korektif dan memperkuat tata kelola usaha secara menyeluruh.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Pulihkan Aset Perusahaan Teknologi untuk UMKM?
Pulihkan Aset Perusahaan Teknologi untuk UMKM is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Pulihkan Aset Perusahaan Teknologi untuk UMKM matter?
Pulihkan Aset Perusahaan Teknologi untuk UMKM matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

