Seleb

Latest Program: Siap Terjun ke Dunia Kerja, Putra Diah Permatasari: Tak Masalah Entertainment atau Kantoran

Permatasari Siap Terjun ke Dunia Kerja Latest Program menjadi topik hangat yang dibahas oleh Marco, putra dari artis Diah Permatasari, setelah menyelesaikan

Desk Seleb
Published Mei 29, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Latest Program: Putra Diah Permatasari Siap Terjun ke Dunia Kerja

Latest Program menjadi topik hangat yang dibahas oleh Marco, putra dari artis Diah Permatasari, setelah menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1) pada akhir Mei 2026. Pemuda berusia 22 tahun ini memutuskan untuk langsung mengakhiri masa kuliah dan memasuki dunia kerja, baik di bidang entertainment maupun sektor kantoran. Keputusan ini menunjukkan komitmen Marco untuk membangun karier sendiri tanpa mengandalkan jenjang pendidikan lebih lanjut.

Rencana Karier yang Banyak Dipertimbangkan

Marco menyatakan bahwa ia masih terbuka untuk berbagai pilihan karier setelah lulus. Meski memiliki bakat dalam dunia hiburan, ia juga menilai bahwa sektor profesional di kantor menawarkan peluang yang menjanjikan. “Saya pikir, tidak ada masalah jika bekerja di bidang entertainment atau kantoran. Yang penting adalah bisa mengejar passion dan mendapatkan pengalaman nyata,” ungkap Marco dalam wawancara eksklusif di Mampang, Jakarta Selatan. Selain itu, ia menambahkan bahwa keputusan ini juga dipengaruhi oleh kebutuhan untuk segera berkontribusi secara finansial.

“Aku juga berpikir, kalau mau masuk ke dunia kerja, tidak perlu memikirkan S2 dulu. Aku ingin langsung merasakan bagaimana dinamika pekerjaan di sini,” tutur Marco.

Menurut Marco, program terbaru yang ia ambil sebagai langkah awal di dunia kerja adalah menggabungkan antusiasme terhadap industri hiburan dengan kemampuan manajerial yang ia pelajari selama studi. Ia berharap bisa menjadi figur yang mampu mengelola proyek secara efektif, terlepas dari bidang yang dipilih. “Latest Program ini adalah peluang untuk mengeksplorasi keahlian dan minat sekaligus menguji kemampuan beradaptasi di lingkungan nyata,” lanjutnya.

Minat dan Pemikiran yang Berbeda dalam Keluarga

Diah Permatasari, ibu dari Marco, menjelaskan bahwa dua putranya memiliki arah karier yang berbeda. Sementara Marco tertarik dengan dunia kerja yang lebih langsung, putra sulungnya, Marcel, lebih memilih untuk berada di balik layar. “Kakaknya lebih suka mengatur segala sesuatu dari belakang. Mungkin nanti jadi sutradara atau produser, bukan bintang film,” kata Diah dalam wawancara terpisah.

“Marco lebih suka mengeksplorasi berbagai kemungkinan, sedangkan Marcel lebih fokus pada proses kreatif. Keduanya punya cara masing-masing untuk mengembangkan potensi,” imbuh Diah.

Diah juga mengakui bahwa keputusan Marco untuk tidak melanjutkan studi ke jenjang magister memicu perdebatan dalam keluarga. Namun, ia yakin keputusan ini cocok dengan visi dan kemampuan putranya. “Saya percaya bahwa Latest Program ini akan memberinya pengalaman yang tidak bisa didapatkan hanya melalui buku atau kelas,” tegas Diah.

Persiapan untuk Dunia Kerja yang Tidak Mudah

Marco telah melakukan persiapan khusus sebelum terjun ke dunia kerja. Ia menyatakan bahwa selama masa kuliah, ia sudah berusaha membangun jaringan profesional dan mengikuti pelatihan keterampilan. “Saya juga membaca banyak artikel tentang kehidupan seorang profesional, termasuk di bidang entertainment,” ujarnya.

“Latest Program bukan hanya tentang bekerja, tapi juga memahami bagaimana cara mengejar impian sambil tetap realistis. Saya merasa siap untuk menantang diri sendiri,” kata Marco.

Diah menambahkan bahwa ia siap mendukung keputusan putranya ini. “Saya yakin bahwa Marco akan mampu bertahan dan berkembang di dunia kerja. Yang penting ia punya semangat yang baik,” ujarnya. Ia juga berharap Marco bisa memanfaatkan pengalaman sebagai putra dari artis terkenal untuk memperkaya karier di masa depan.

Artikel ini diadaptasi dari Tribunnews.com/Fauzi Alamsyah. Dengan terjun ke dunia kerja setelah menyelesaikan S1, Marco menunjukkan tekad untuk menjadi bagian dari Latest Program yang dinamis dan berkompetisi dalam industri yang semakin kompleks. Keputusan ini juga mencerminkan kepribadian Marco sebagai generasi muda yang proaktif dan mandiri.

Leave a Comment