Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Prabowo Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu Barel per Hari, Pengamat Nilai Strategi ESDM Jadi Penentu

Published Agustus 19, 2026 · Updated Agustus 19, 2026 · By John Moore - beritahitam.com

Foto : John Moore - beritahitam.com

Target Lifting Minyak 610 Ribu BPH Dinilai Bukan Sekadar Angka Produksi

Beritahitam.com – Pakar kebijakan publik dari FISIP Universitas Padjadjaran, Bonti Wiradinata, menegaskan bahwa ambisi Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong lifting minyak nasional hingga 610 ribu barel per hari (bph) pada 2027 harus dibaca lebih luas dari sekadar metrik output. Dalam pandangannya, angka tersebut menempati posisi strategis sebagai benteng pertahanan ketahanan energi Indonesia di tengah gejolak geopolitik dan ketidakstabilan harga energi dunia.

"Target 610.000 barel per hari pada RAPBN 2027 memiliki fungsi sebagai pertahanan dasar untuk menjaga daya tawar (bargaining power) Indonesia di tengah volatilitas pasar global," kata Bonti, dikutip Rabu (19/8/2026).

Konteks Pengumuman di Parlemen

Target tersebut diumumkan Prabowo saat menyampaikan pidato pada Rapat Paripurna DPR RI membahas RUU APBN 2027 beserta Nota Keuangan, yang berlangsung di Gedung Nusantara, Jakarta, pada Jumat (14/8/2026). Dalam kesempatan itu, kepala negara juga menetapkan serangkaian proyeksi makroekonomi untuk tahun fiskal berikutnya.

"Pertumbuhan ekonomi 2027 ditargetkan mencapai 6 persen lebih tinggi dari target APBN 2026 sebesar 5,4 persen, inflasi akan kita jaga pada kisaran 2,5 persen, suku bunga SBN 10 tahun diperkirakan 6,9 persen, nilai tukar rupiah kisaran Rp 17.500 per 1 dolar," kata Prabowo.

Di sektor energi, selain lifting minyak 610 ribu bph, Prabowo juga mematok lifting gas sebesar 954 ribu barel setara minyak per hari. Kedua target itu dipandang akademisi sebagai tantangan serius mengingat tren penurunan produksi alamiah yang melanda mayoritas lapangan migas di dalam negeri.

Tiga Pilar Respons Kebijakan ESDM

Bonti menilai langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia yang menggabungkan percepatan eksplorasi greenfield, optimalisasi lapangan eksisting melalui teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), serta perbaikan iklim investasi merupakan respons yang tepat sasaran. Kombinasi ketiga strategi itu, menurutnya, mengadopsi pendekatan tritunggal intervensi kebijakan yang mencakup tindakan jangka pendek, jangka panjang, dan penyediaan fasilitas fiskal untuk mengatasi akar masalah penurunan produksi hulu migas.

"Dari sudut pandang kebijakan publik, kombinasi tiga strategi tersebut dinilai tepat sasaran karena mengadopsi pendekatan tritunggal intervensi kebijakan, intervensi jangka pendek, jangka panjang, dan penyediaan fasilitas fiskal, untuk menyelesaikan akar masalah penurunan produksi hulu migas," ujar Bonti.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas sumur minyak di Indonesia sudah berstatus sumur tua dan mengalami degradasi produksi secara alami. Oleh karena itu, optimalisasi melalui program pemulihan produksi menjadi langkah krusial di horizon jangka pendek hingga menengah. Namun demikian, eksplorasi wilayah baru tetap tidak bisa diabaikan demi menjamin keberlanjutan cadangan dan output dalam jangka panjang.

Terpisah, Bonti menekankan bahwa perbaikan iklim investasi merupakan instrumen vital mengingat aktivitas eksplorasi hulu migas menuntut modal dalam skala besar dengan tingkat risiko yang tinggi. Insentif fiskal, fleksibilitas skema kontrak, hingga pemangkasan birokrasi perizinan dinilai mampu meningkatkan daya tarik sektor migas Indonesia di mata investor. Penekanan Menteri ESDM terhadap peningkatan lifting dan eksplorasi guna menekan ketergantungan impor, menurutnya, sejalan dengan agenda besar ketahanan energi nasional.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Prabowo Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu?

Prabowo Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Prabowo Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu matter?

Prabowo Targetkan Lifting Minyak 610 Ribu matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.