Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Ritual Baremah Jadi Bagian Penting Sebelum Peremajaan Sawit di Kalbar

Published Oktober 27, 2026 · Updated Oktober 27, 2026 · By David Wilson - beritahitam.com

Foto : David Wilson - beritahitam.com

Ritual Baremah Jadi Bagian Penting Sebelum Peremajaan Sawit di Kalimantan Barat

Beritahitam.com – Ritual Baremah Jadi Bagian Penting sebelum kegiatan pembukaan maupun peremajaan lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah masyarakat adat Dayak, Kalimantan Barat. Tradisi ini dijalankan sebagai bentuk permohonan restu kepada Jubata atau Sang Pencipta, sekaligus menjadi wujud penghormatan terhadap adat, manusia, dan alam yang hidup berdampingan.

PTPN IV PalmCo melibatkan masyarakat adat Dayak dalam pelaksanaan Baremah sebelum menjalankan kegiatan perkebunan di wilayah Regional V. Pelibatan tersebut dilakukan dengan memperhatikan tradisi serta nilai budaya masyarakat setempat yang memiliki keterkaitan kuat dengan wilayah operasional perusahaan.

Bagi masyarakat Dayak, Baremah bukan sekadar rangkaian kegiatan sebelum lahan dikerjakan. Ritual ini memiliki nilai spiritual dan diwariskan secara turun-temurun. Kehadirannya mencerminkan pandangan bahwa setiap kegiatan yang berkaitan dengan tanah dan lingkungan perlu dilakukan dengan penghormatan terhadap aturan adat yang berlaku di masyarakat.

Warisan Leluhur Masyarakat Dayak

Ketua Dewan Adat Dayak Kecamatan Kembayan, Thomas, mengatakan Baremah merupakan warisan leluhur yang dijaga oleh masyarakat Dayak. Menurutnya, tradisi tersebut mengandung pesan tentang pentingnya menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta.

“Tradisi Baremah ini adalah warisan leluhur kami untuk menjaga keseimbangan antara manusia, alam, dan Sang Pencipta,” ujar Thomas dalam keterangan tertulis, Selasa (27/10/2026).

Ia menjelaskan bahwa pelaksanaan Baremah tidak hanya berkaitan dengan agenda peremajaan kebun sawit. Lebih dari itu, ritual adat tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap tata nilai yang telah hidup lama di tengah masyarakat. Karena kegiatan perkebunan berlangsung di wilayah yang dekat dengan komunitas adat, pelibatan masyarakat dipandang penting untuk menjaga keberlanjutan tradisi dan hubungan sosial.

Ritual Baremah Jadi Bagian Penting dalam proses tersebut karena adat tidak diposisikan sebagai pelengkap semata. Tradisi ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk terlibat dan memastikan nilai-nilai lokal tetap dihormati ketika terdapat kegiatan perkebunan di sekitar wilayah mereka.

Penghormatan Adat dalam Kegiatan Perkebunan

Thomas menilai penghargaan terhadap adat istiadat perlu menjadi perhatian ketika perusahaan menjalankan kegiatan di wilayah masyarakat setempat. Menurut dia, peremajaan sawit juga perlu dipahami dalam konteks hubungan antara perusahaan dan komunitas yang berada di sekitar area kerja.

“Ini bukan sekadar tentang peremajaan sawit, tetapi tentang bagaimana perusahaan hadir dan menghargai adat istiadat kami,” katanya.

Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV PalmCo Arya Sandhiyudha mengatakan hubungan dengan masyarakat sekitar merupakan salah satu aspek yang diperhatikan perusahaan dalam menjalankan bisnis perkebunan. Ia menyebut keberlanjutan kegiatan operasional turut berkaitan dengan hubungan sosial serta dukungan masyarakat di sekitar wilayah kerja.

Menurut Arya, keterlibatan masyarakat dalam tradisi Baremah merupakan bagian dari pendekatan perusahaan untuk membangun hubungan dengan komunitas di wilayah operasionalnya. Dengan demikian, kegiatan peremajaan kebun tidak dilepaskan dari penghormatan terhadap nilai sosial dan budaya yang dianut masyarakat adat Dayak di Kalimantan Barat.

“Keterlibatan dalam tradisi seperti Baremah di Kalimantan Barat adalah komitmen kami untuk tumbuh bersama masyarakat. Kami meyakini bahwa menjaga tradisi berarti merawat keseimbangan ekosistem dan sosial,” ujarnya.

Ritual Baremah Jadi Bagian Penting karena memperlihatkan bahwa pelaksanaan kegiatan perkebunan dapat berjalan dengan memperhatikan tradisi lokal. Bagi masyarakat adat, penghormatan terhadap ritual bukan hanya terkait prosesi, melainkan juga pengakuan atas hubungan mereka dengan lingkungan dan warisan leluhur.

FAQ Ritual Baremah dan Peremajaan Sawit di Kalbar

Apa itu ritual Baremah?

Baremah adalah tradisi adat masyarakat Dayak yang memiliki makna spiritual. Ritual ini dilakukan sebagai permohonan restu kepada Jubata atau Sang Pencipta serta sebagai pengingat pentingnya keseimbangan antara manusia, alam, dan nilai adat.

Mengapa Baremah dilakukan sebelum peremajaan sawit?

Ritual tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap adat istiadat masyarakat setempat sebelum kegiatan pembukaan atau peremajaan lahan perkebunan kelapa sawit dijalankan. Pelaksanaannya juga melibatkan masyarakat adat Dayak di wilayah operasional PTPN IV PalmCo Regional V.

Apa arti pelibatan masyarakat adat dalam kegiatan ini?

Pelibatan masyarakat adat menunjukkan perhatian terhadap nilai budaya dan hubungan sosial di sekitar wilayah perkebunan. Ritual Baremah Jadi Bagian Penting dalam upaya menjaga tradisi sekaligus membangun hubungan yang baik antara perusahaan dan komunitas setempat.

Related Reading