Tim Tanggap Darurat Terbaik RI dan Australia Adu Kompetensi di IMERC 2026, Ini Pemenangnya
Tim Tanggap Darurat Terbaik RI dan Australia Adu Kompetensi di IMERC 2026
Beritahitam.com – IMERC 2026 kembali membuktikan diri sebagai ajang bergengsi bagi para profesional keselamatan kerja. Kompetisi ini menghadirkan Tim Tanggap Darurat Terbaik RI dan Australia untuk saling beradu kemampuan dalam berbagai kategori tanggap darurat. PT Freeport Indonesia berhasil mempertahankan prestijnya sebagai juara umum, sementara PT Berau Coal dan PT Cipta Kridatama masing-masing menempati posisi kedua dan ketiga dalam klasemen akhir.
Pengumuman hasil kompetisi resmi disampaikan pada penutupan IMERC 2026 yang diselenggarakan di Ballroom Hotel Platinum Balikpapan, Minggu (9/8/2026). Selama empat hari berlalu, para peserta menghadapi serangkaian tantangan melalui delapan kategori yang dirancang untuk mensimulasikan situasi darurat nyata. Mulai dari penyelamatan kecelakaan lalu lintas, ruang terbatas, hingga kemampuan individu, semua aspek diuji secara komprehensif oleh juri yang kompeten.
Delapan Kategori Menantang dalam IMERC 2026
IMERC 2026 yang dihosting oleh PT Putra Perkasa Abadi (PPA) ini bertujuan mengajak seluruh peserta untuk selalu siap menghadapi tantangan keselamatan yang semakin kompleks. Melalui peningkatan kompetensi, keterampilan, dan semangat belajar, acara ini tidak hanya berfokus pada para Emergency Response Team, tetapi juga diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya budaya keselamatan di lingkungan kerja maupun kehidupan sehari-hari.
Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa IMERC dirancang sebagai ruang bagi para rescuer untuk mengasah kemampuan sekaligus belajar dari tim lain. Ia menambahkan bahwa acara ini menjadi proses pembelajaran bersama dalam mengasah kemampuan teknis, memperkuat koordinasi, menguji pengambilan keputusan, serta membangun kepercayaan antara anggota tim.
"IMERC menjadi proses pembelajaran bersama dalam mengasah kemampuan teknis, memperkuat koordinasi, menguji pengambilan keputusan, serta membangun kepercayaan antara anggota tim," ujar Tri Winarno, Selasa (11/8/2026).
Tri Winarno juga menekankan agar pengalaman selama kompetisi tidak berhenti di arena. Kemampuan yang diperoleh perlu dibawa kembali ke perusahaan dan diterapkan untuk memperkuat sistem keselamatan serta kesiapsiagaan menghadapi keadaan darurat. Menurutnya, keberhasilan sebuah Tim Tanggap Darurat Terbaik RI tidak hanya diukur dari capaian pada arena kompetisi, tetapi dari kesiapan dan kemampuan ketika keadaan darurat betul-betul terjadi.
Hasil Per Kategori dan Penghargaan Khusus
Dalam kompetisi tahun ini, Freeport Indonesia menjadi yang terbaik pada empat kategori, yakni Under Water Rescue & Recovery, Individual Skill, Road Crash Rescue, dan Structural Fire Fighting. PT Cipta Kridatama meraih posisi pertama pada Fire Fighter Combat Challenge. Sementara PT Vale Indonesia menjadi juara Confined Space Rescue. Dua kategori lainnya, Theory Test dan Vertical Rescue, masing-masing dimenangkan PT Berau Coal.
Sejumlah penghargaan khusus juga diberikan. PT Petrosea Tbk meraih Best Team Spirit dan Best Team Safety. Best Captain serta Best Medic diberikan kepada PT Freeport Indonesia, sedangkan Northern Star Resources meraih Best SCBA. Penghargaan-harga ini menunjukkan bahwa kompetisi tidak hanya mengukur kecepatan respons, tetapi juga kualitas kerja tim secara keseluruhan.
Direktur Operasi Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan kompetensi merupakan ukuran yang lebih penting daripada sekadar kemenangan dalam kompetisi. Menurutnya, kemenangan terbesar dari kegiatan ini bukan semata-mata siapa yang akan menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu membentuk rescuer Indonesia yang semakin kompeten, tangguh, profesional dan siap melaksanakan tugas di lapangan.
"Kemenangan terbesar dari kegiatan ini bukan semata-mata siapa yang akan menjadi juara, tetapi bagaimana kita mampu membentuk rescuer Indonesia yang semakin kompeten, tangguh, profesional dan siap melaksanakan tugas di lapangan," ujar Yudhi Bramantyo.
Menurut Yudhi, penguatan kapasitas rescuer membutuhkan kolaborasi pemerintah, industri, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat. Ia juga menyatakan dukungan Basarnas terhadap keberlanjutan IMERC sebagai wadah peningkatan kompetensi dan jejaring emergency response. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem keselamatan kerja di Indonesia secara menyeluruh.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang IMERC 2026
Apa itu IMERC 2026? IMERC 2026 adalah ajang kompetisi tanggap darurat yang menghadirkan 24 tim dari Indonesia dan Australia untuk menguji kemampuan dalam delapan kategori keselamatan kerja.
Siapa saja pemenang utama IMERC 2026? PT Freeport Indonesia meraih juara umum, PT Berau Coal di posisi kedua, dan PT Cipta Kridatama di posisi ketiga secara keseluruhan.
Berapa banyak kategori yang dipertandingkan? Terdapat delapan kategori yang dipertandingkan, termasuk Under Water Rescue, Road Crash Rescue, Confined Space Rescue, dan Structural Fire Fighting.
Apakah IMERC 2026 akan diadakan lagi tahun depan? Ya, Basarnas dan PT Putra Perkasa Abadi berkomitmen untuk melanjutkan IMERC sebagai wadah peningkatan kompetensi rescuer Indonesia secara berkelanjutan.
Bagaimana cara tim bisa berpartisipasi di IMERC? Tim dari perusahaan tambang, industri, dan institusi terkait dapat mendaftar melalui pendaftaran resmi yang dibuka setiap tahun oleh panitia IMERC.