Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Trump Klaim Angkatan Laut AS Satu-satunya yang Kendalikan Selat Hormuz: Kami Sudah Bersihkan Ranjau

Published Agustus 11, 2026 · Updated Agustus 11, 2026 · By James Miller - beritahitam.com

Foto : James Miller - beritahitam.com

Trump Klaim Angkatan Laut AS Satu-satunya Penguasa Selat Hormuz

Beritahitam.com – Trump Klaim Angkatan Laut AS Satu-satunya yang mengendalikan Selat Hormuz setelah operasi pembersihan ranjau laut diselesaikan. Pernyataan Presiden Amerika Serikat ini menegaskan posisi strategis kekuatan maritim Washington di perairan Timur Tengah yang vital bagi pasokan energi global. Jalur pelayaran internasional ini kini kembali aman untuk kapal-kapal niaga dan tanker minyak yang melintas.

Selat Hormuz memiliki peran krusial dalam ekonomi dunia karena melalui selat ini mengalir sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Sebelum ketegangan meningkat, perairan ini dikenal sebagai jalur perdagangan yang stabil dan bebas dari ancaman. Namun, penempatan ranjau laut oleh Iran sempat mengganggu aktivitas pelayaran dan menimbulkan kekhawatiran di kalangan negara-negara pengimpor energi.

"Lihat, satu-satunya yang mengendalikan Selat Hormuz saat ini adalah Angkatan Laut Amerika Serikat," tegas Trump di hadapan awak media.

Presiden AS tersebut menjelaskan bahwa seluruh operasi pembersihan ranjau telah rampung dilakukan di berbagai titik strategis Selat Hormuz. Statistik terbaru menunjukkan adanya penurunan drastis pada jumlah kapal yang melintas. Pada Senin (10/8/2026), tercatat hanya enam kapal yang berhasil melewati selat tersebut, jauh lebih rendah dibandingkan rata-rata sebelas kapal dalam sepuluh hari sebelumnya.

Penolakan Tuntutan Kompensasi dari Iran

Donald Trump secara tegas menolak permintaan Teheran untuk memberikan ganti rugi atas kerusakan yang terjadi. Menurut kepala negara AS, Iran belum pernah mengajukan klaim serupa sebelumnya meskipun telah terjadi serangan udara gabungan AS dan Israel dalam lima bulan terakhir. Pernyataan ini disampaikan menyusul komentar keras dari juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei.

"Terserah pihak AS untuk menghentikan dan memperbaiki tindakan ilegal dan destruktifnya," ujar Baghaei dalam pernyataannya.

Teheran menuntut Washington untuk mengakhiri blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, mencabut sanksi ekonomi yang memberatkan, serta membebaskan aset-aset yang telah dibekukan. Selain itu, Iran juga meminta pembayaran kompensasi atas kerusakan infrastruktur yang terjadi selama konflik berlangsung.

Trump Balas dengan Tuntutan Kompensasi ke Iran

Menanggapi tuntutan tersebut, Trump membalas dengan menyatakan bahwa ia kini menuntut kompensasi dari Iran. Ia menyebut klaim ini mencakup semua warga Amerika yang terbunuh atau terluka parah akibat bom pinggir jalan dan konflik lainnya yang melibatkan militan binaan Iran. Pemerintah AS selama beberapa dekade telah menyalahkan militan binaan Iran atas ratusan kematian dan cedera warga Amerika.

Di antaranya adalah serangan tahun 1983 di Beirut yang menewaskan 241 personel militer AS di kompleks Marinir. Selain itu, setidaknya 603 tentara AS juga gugur di Irak antara tahun 2003 hingga 2011. Trump juga menambahkan bahwa Teheran seharusnya memberikan kompensasi kepada keluarga para demonstran Iran yang tewas selama kerusuhan.

Perang yang berkepanjangan ini semakin memperparah krisis ekonomi di Iran, dengan keluarga kelas menengah merasakan dampak yang semakin berat. Kondisi ini menunjukkan bahwa ketegangan antara kedua negara masih berlanjut dan memerlukan solusi diplomasi yang komprehensif.

Frequently Asked Questions

Apa yang dimaksud dengan Selat Hormuz? Selat Hormuz adalah jalur pelayaran strategis yang menghubungkan Teluk Persia dengan Samudra Hindia. Jalur ini menjadi arteri vital bagi pasokan minyak dunia.

Berapa banyak ranjau yang dibersihkan oleh Angkatan Laut AS? Operasi pembersihan ranjau telah diselesaikan di seluruh bagian Selat Hormuz, meskipun jumlah pastinya tidak disebutkan secara rinci dalam pernyataan resmi.

Apa tuntutan utama Iran kepada Amerika Serikat? Iran menuntut Washington mengakhiri blokade pelabuhan, mencabut sanksi ekonomi, membebaskan aset yang dibekukan, serta memberikan kompensasi atas kerusakan perang.

Kapan operasi pembersihan ranjau selesai? Operasi pembersihan ranjau telah diselesaikan sebelum Senin (10/8/2026), sebagaimana dilaporkan dalam pernyataan Presiden Trump.

Related Reading