Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Sering Pegal saat Duduk Lama di Kantor? Dokter Ungkap Tanda Masalah Saraf yang Perlu Diwaspadai

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By James Miller - beritahitam.com

Foto : James Miller - beritahitam.com

Duduk Lama di Kantor? Ini Tanda Masalah Saraf yang Sering Diabaikan

Beritahitam.com – Sering Pegal saat Duduk Lama di kantor bukan sekadar keluhan biasa yang bisa diabaikan begitu saja. Bagi para pekerja kantoran yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan komputer, sensasi pegal pada punggung, leher, atau bahu memang sering dianggap sebagai hal yang wajar. Namun, dokter spesialis saraf mengingatkan bahwa ketidaknyamanan ini bisa menjadi sinyal awal adanya gangguan saraf yang lebih serius jika tidak ditangani dengan tepat.

Kondisi ini semakin relevan di era kerja modern di mana banyak orang menghabiskan 8-10 jam sehari dalam posisi duduk. Kombinasi antara postur tubuh yang kurang ideal, kurangnya pergerakan, serta stres kerja dapat menyebabkan berbagai masalah pada otot dan saraf. Menurut dr. Ema Ratna Kartinawati, Sp.N, Dokter Spesialis Neurologi dari RS Kasih Ibu di Solo, Jawa Tengah, gejala yang sering muncul tidak selalu berasal dari otot semata.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Dalam diskusi yang tayang di podcast YouTube Tribun Health, dr. Ema menjelaskan bahwa sering pegal saat duduk lama merupakan gejala awal yang paling umum. Namun, masyarakat perlu lebih waspada ketika keluhan tersebut berkembang menjadi kesemutan, kebas, atau sensasi seperti tersengat listrik. Beliau menyampaikan hal ini dalam episode berjudul "Bukan Hanya Pegal, Ini Tanda Lain Gangguan Saraf dan Otot yang Sering Diabaikan Pekerja Kantoran".

"Kalau pegal itu memang masih awal, biasanya kalau berlanjut ya tadi kesemutan," jelas dr. Ema kepada wartawan Tribun Health di Studio 5 Kantor Tribunnews Solo, Jawa Tengah, Senin (9/2/2026).

Kesemutan yang muncul bersamaan dengan nyeri tertentu dapat menjadi petunjuk adanya nyeri neuropatik. Jenis nyeri ini berbeda dengan nyeri otot biasa karena berkaitan langsung dengan gangguan atau keterlibatan saraf. Pekerja kantoran sering kali mengira kesemutan hanya terjadi karena posisi duduk yang salah, padahal bisa jadi ini adalah tanda awal masalah saraf.

Perubahan Karakter Rasa Sakit

Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah perubahan karakter rasa sakit. Keluhan tidak lagi hanya berupa pegal atau kaku, melainkan berubah menjadi sensasi yang lebih spesifik dan tajam. dr. Ema menyebutkan bahwa sensasi seperti tersengat listrik atau terbakar merupakan gambaran yang menunjukkan saraf mulai terlibat secara signifikan.

"Ada sensasi seperti tersetrum, jadi kayak tersengat listrik itu atau mungkin terbakar panas, itu khas berarti sudah kena sarafnya," terangnya.

Dengan demikian, pekerja kantoran sebaiknya tidak hanya memperhatikan seberapa kuat rasa pegal yang muncul, tetapi juga seperti apa sensasi yang dirasakan. Perubahan dari pegal biasa menjadi sensasi tersengat atau terbakar dapat menjadi tanda bahwa masalah saraf perlu mendapatkan perhatian lebih serius. Jika gejala ini muncul secara berulang, disarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter spesialis saraf.

Pencegahan dan Solusi Praktis

Untuk mencegah masalah saraf akibat sering pegal saat duduk lama, ada beberapa langkah preventif yang bisa dilakukan. Pertama, pastikan posisi duduk ergonomis dengan punggung bersandar sempurna dan kaki menapak lantai. Kedua, lakukan peregangan ringan setiap 30-60 menit sekali untuk melancarkan peredaran darah. Ketiga, pertimbangkan penggunaan kursi atau bantal penyangga punggung jika diperlukan.

Selain itu, penting juga untuk menjaga pola hidup sehat dengan olahraga teratur dan asupan nutrisi yang cukup. Vitamin B kompleks, misalnya, diketahui berperan penting dalam kesehatan saraf. Untuk informasi lebih lanjut mengenai kesehatan kerja, Anda bisa membaca artikel terkait di Tribunnews Kesehatan.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Masalah Saraf

Kapan saya harus berkonsultasi ke dokter? Segera konsultasi jika sensasi pegal berubah menjadi kesemutan, tersengat listrik, atau terbakar yang muncul secara berulang dan tidak membaik setelah istirahat.

Apakah masalah saraf bisa disembuhkan? Ya, banyak kasus gangguan saraf dapat ditangani dengan baik melalui pengobatan, fisioterapi, dan perubahan gaya hidup sesuai rekomendasi dokter.

Berapa lama waktu ideal untuk berdiri saat bekerja? Dokter menyarankan untuk berdiri dan bergerak minimal 5 menit setiap satu jam duduk untuk mencegah masalah otot dan saraf.

Apakah usia mempengaruhi risiko masalah saraf? Meskipun masalah saraf bisa terjadi pada segala usia, risiko meningkat seiring bertambahnya usia karena degenerasi alami pada jaringan saraf dan otot.

Related Reading