Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta Kelahiran, Hadirkan Layanan Publik Terintegrasi

Published Agustus 11, 2026 · Updated Agustus 11, 2026 · By Emily Garcia - beritahitam.com

Foto : Emily Garcia - beritahitam.com

Pemerintah Luncurkan Digitalisasi Penerbitan Akta

Beritahitam.com – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan inovasi digitalisasi penerbitan akta kelahiran yang menghadirkan layanan publik terintegrasi. Peluncuran ini dilaksanakan di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta, pada Selasa, 11 Agustus 2026. Acara simbolis dihadiri oleh para pejabat tinggi pemerintah, antara lain Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian, dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin.

Inisiatif baru ini menghubungkan data kelahiran yang dicatat di fasilitas kesehatan langsung ke sistem administrasi kependudukan nasional. Konsekuensinya, proses pembuatan akta kelahiran menjadi lebih cepat dan efisien. Masyarakat tidak lagi perlu menjalani prosedur administrasi yang panjang dan bertingkat.

Penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik

Mendagri Tito Karnavian menekankan bahwa pengembangan layanan digital ini merupakan bagian dari upaya memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik atau SPBE. Menurutnya, data kependudukan menjadi fondasi penting dalam pengembangan layanan digital pemerintah karena terus diperbarui berdasarkan berbagai peristiwa kependudukan yang terjadi di daerah.

Kabupaten kota yang langsung melayani masyarakat dan mereka terhubung dengan server dukcapil. Jadi, ada yang lahir, ada yang wafat, ada yang pindah, ada yang single, ada yang baru, dan selanjutnya. Itu bergerak setiap menit.

Tito menambahkan bahwa pemanfaatan data kependudukan saat ini telah berkembang luas. Ribuan pengguna dari berbagai instansi pemerintah maupun sektor lainnya telah menggunakan data tersebut. Integrasi dengan berbagai sumber data ini dapat mendukung penyelenggaraan pelayanan publik yang lebih mudah, akurat, dan tepat sasaran.

Integrasi SATUSEHAT dengan SIAK

Mendagri menyambut baik inisiatif Kementerian Kesehatan untuk mengintegrasikan SATUSEHAT dengan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK). Integrasi ini khususnya diterapkan dalam penerbitan akta kelahiran. Proses administrasi yang sebelumnya mengharuskan orang tua mengurus dokumen secara berjenjang, mulai dari tingkat lingkungan hingga kantor pelayanan administrasi kependudukan, dapat dipangkas.

Langsung connect. Lahir hari itu juga langsung kami keluarkan akta kelahiran.

Akta kelahiran yang telah diterbitkan secara digital dapat disampaikan kepada orang tua melalui fasilitas kesehatan tempat anak dilahirkan maupun melalui kanal komunikasi yang tersedia. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh dokumen kependudukan tersebut tanpa harus melalui tahapan administrasi tambahan secara langsung.

Dukungan Penyaluran Bantuan Sosial

Selain itu, digitalisasi ini juga mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran. Data kependudukan dapat dipadankan dengan berbagai sumber data lainnya sehingga pemerintah memiliki gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi penerima manfaat.

Kalau seandainya dia dijabarkan oleh kepala desa atau mungkin oleh bupati untuk masuk penerima bantuan dari Kemensos, Rp600.000 tunai PKH, beras 10 kg, itu kalau itu terkonek semua, ketahuan.

Pengalaman dalam mengintegrasikan data tersebut kemudian menjadi salah satu dasar bagi pengembangan layanan administrasi kependudukan yang terhubung dengan sektor kesehatan. Digitalisasi ini tidak hanya menyasar kelahiran yang berlangsung di fasilitas kesehatan. Pemerintah juga akan memperkuat mekanisme pelaporan kelahiran yang berlangsung di luar fasilitas kesehatan agar setiap peristiwa kelahiran tetap dapat tercatat dalam administrasi kependudukan.

Hadir pada acara tersebut Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini, Kepala Badan Pusat Statistik Amalia Adininggar Widyasanti, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Digitalisasi Akta Kelahiran

Apa itu digitalisasi penerbitan akta kelahiran? Digitalisasi penerbitan akta kelahiran adalah sistem baru yang menghubungkan data kelahiran dari fasilitas kesehatan langsung ke sistem administrasi kependudukan, sehingga proses pembuatan akta menjadi lebih cepat dan terintegrasi.

Kapan peluncuran resmi dilakukan? Peluncuran resmi dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, di Puskesmas Pasar Minggu, Jakarta.

Siapa saja pejabat yang hadir dalam acara peluncuran? Pejabat yang hadir antara lain Luhut Binsar Pandjaitan, Tito Karnavian, Budi Gunadi Sadikin, Rini Widyantini, Amalia Adininggar Widyasanti, dan Prihati Pujowaskito.

Bagaimana manfaat digitalisasi bagi penyaluran bantuan sosial? Data kependudukan yang terintegrasi memungkinkan pemerintah memvalidasi penerima bantuan sosial dengan lebih akurat, sehingga bantuan seperti PKH dan beras dapat disalurkan tepat sasaran.

Apakah akta kelahiran digital dapat diterima secara online? Ya, akta kelahiran yang telah diterbitkan secara digital dapat disampaikan kepada orang tua melalui fasilitas kesehatan tempat anak dilahirkan maupun melalui kanal komunikasi yang tersedia.

Related Reading