Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang Bawa Flare hingga Bom Molotov saat Demo
21 Orang yang Ditahan Saat Demo Mahasiswa di Jakarta Dikembalikan ke Keluarga
Beritahitam.com – Polda Metro Jaya mengonfirmasi bahwa seluruh 21 individu yang sebelumnya ditahan sementara telah dilepaskan. Penahanan tersebut dilakukan pada Selasa (18/8/2026) ketika aksi demonstrasi mahasiswa berlangsung di ibu kota. Dari hasil pemeriksaan, aparat menemukan berbagai benda berbahaya yang dibawa oleh para orang itu.
Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya, menyampaikan keterangan resmi di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, pada Rabu (19/8/2026). Ia menjelaskan bahwa benda-benda yang ditemukan mencakup 12 petasan atau flare serta enam bom molotov.
"Terkait 21 orang yang kemarin sempat diamankan kini telah dipulangkan," kata Budi kepada wartawan.
Kedua puluh satu orang tersebut tidak termasuk dalam kelompok mahasiswa yang berdemo. Status hukum mereka hanya sebagai saksi, bukan tersangka.
Pendekatan Edukasi Sebelum Tindakan Represif
Menurut Kombes Budi, keputusan untuk memulangkan seluruh pihak diambil setelah Satgas Gakkum Polda Metro Jaya menerapkan pendekatan pre-emptive education. Ia menegaskan bahwa langkah represif dalam penegakan hukum selalu menjadi opsi terakhir, atau ultimum remedium.
"Tetapi kita mengedepankan bagaimana pencegahan dan memberikan edukasi kepada orang yang melakukan membawa barang-barang yang salah," ujarnya.
Dua Orang Lain Dilepaskan: Satu Bawa Pisau, Satu Sopir Ambulans Bawa Golok
Di luar kelompok 21 orang tersebut, aparat juga sempat menahan dua individu lain setelah aksi di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat. Temuan dari keduanya berupa satu bilah pisau dan satu buah golok.
Salah satu dari dua orang itu merupakan bagian dari massa aksi, sementara yang lain adalah sopir ambulans. Keduanya kini telah dikembalikan dan tetap berstatus saksi.
"Ini juga terhadap dua orang, satu orang bagian dari aksi dan satu orang sopir ambulans juga sudah dipulangkan," terang Kabid Humas.
Terkait bilah pisau, pihak kepolisian menduga benda tersebut terbawa di dalam tas salah satu orang yang ditahan setelah yang bersangkutan mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN). Adapun golok yang ditemukan pada sopir ambulans disebut-sebut sebagai perlengkapan yang dibekalkan perusahaan ambulans sejak keberangkatan dari Sukabumi menuju Jakarta.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang?Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang matter?Polda Metro Jaya Pulangkan 21 Orang matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.