Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Bahasa Asing Mulai Diajarkan di Kelas 1 SD? Ini Penjelasan Mendikdasmen

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By Karen Martinez - beritahitam.com

Foto : Karen Martinez - beritahitam.com

Implementasi Pembelajaran Bahasa Asing di Sekolah Dasar Menurut Mendikdasmen

Beritahitam.com – Presiden Prabowo Subianto baru-baru ini mengemukakan gagasan penting mengenai pengenalan bahasa asing sejak siswa berada di kelas satu sekolah dasar. Gagasan strategis ini kemudian mendapat klarifikasi resmi dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti. Dalam penjelasannya yang komprehensif, Mu'ti menguraikan mekanisme penerapan rencana tersebut pada jenjang pendidikan dasar, khususnya menyangkut kedudukan Bahasa Inggris serta bahasa-bahasa asing lainnya dalam kurikulum nasional.

Menurut penjelasan Mendikdasmen, bahasa asing selain Bahasa Inggris tidak serta-merta menjadi mata pelajaran formal bagi murid SD. Proses pembelajarannya lebih difokuskan pada tahap pengenalan yang bertahap. "Tetapi lebih pada pengenalan bahasa asing gitu, khususnya untuk yang SD," jelas Mu'ti saat ditemui di area Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026. Pendekatan ini memungkinkan anak-anak mengenal berbagai bahasa tanpa membebani mereka dengan kurikulum yang terlalu padat.

Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib

Berbeda dengan bahasa asing lainnya, Bahasa Inggris akan ditetapkan sebagai mata pelajaran wajib bagi siswa SD mulai dari kelas tiga pada tahun 2027. Mu'ti menambahkan bahwa untuk jenjang SMP dan SLTA, Bahasa Inggris sudah menjadi mata pelajaran wajib dan bahkan termasuk dalam mata ujian nasional. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan kompetensi bahasa Inggris generasi muda Indonesia.

"Bahasa Inggris yang wajib itu nanti, kalau yang SMP dan SLTA kan sudah, bahkan menjadi mata ujian. Tapi kalau yang SD kan selama ini masih pilihan. Nah, mulai tahun 2027 bahasa Inggris mulai kita ajarkan sebagai mata pelajaran wajib mulai kelas tiga," jelasnya.

Dengan demikian, Bahasa Inggris akan bersifat wajib mulai kelas 3 SD pada tahun 2027, sementara bahasa asing lain masih berada pada tahap pengenalan. Implementasi bertahap ini diharapkan dapat memberikan hasil optimal tanpa mengganggu mata pelajaran inti lainnya.

Pengenalan Bahasa Asing Bukan Hal Baru

Mu'ti menegaskan bahwa pengenalan bahasa asing bukanlah sesuatu yang baru dalam sistem pendidikan Indonesia. Banyak sekolah, terutama di jenjang yang lebih tinggi, telah mengajarkan bahasa selain Bahasa Inggris. Di antaranya adalah Bahasa Mandarin dan Bahasa Korea yang semakin populer di kalangan siswa Indonesia. Pengalaman ini menjadi fondasi penting untuk pengembangan kurikulum bahasa asing di masa depan.

"Tapi untuk yang jenjang yang lebih tinggi, beberapa sekolah sudah melakukan itu. Beberapa sekolah kan sudah mengajarkan bahasa asing selain Bahasa Inggris, juga ada Bahasa Mandarin, Bahasa Korea," ungkap Mu'ti.

Selain itu, Mu'ti menyebutkan bahwa beberapa negara juga menawarkan tenaga pendidik untuk mendukung pembelajaran bahasa tertentu di sekolah-sekolah Indonesia. Kerjasama internasional ini akan memperkaya pengalaman belajar siswa dan memberikan akses langsung kepada penutur asli bahasa tersebut.

"Dan ada beberapa negara yang memang menawarkan untuk mereka menyediakan tenaga yang bisa membantu dalam pembelajaran bahasa asing sesuai dengan negaranya masing-masing," katanya. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran bahasa asing secara signifikan.

Asal Usul Rencana Prabowo

Sebelumnya, Prabowo menyampaikan rencana pembelajaran berbagai bahasa asing mulai dari kelas 1 SD dalam Sidang Tahunan MPR yang diselenggarakan di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, pada hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026. Prabowo menekankan bahwa penguasaan bahasa asing harus dimulai sejak usia dini karena anak-anak memiliki kemampuan lebih cepat dalam menyerap bahasa baru. Penelitian menunjukkan bahwa masa emas pembelajaran bahasa berada pada usia 5-10 tahun.

"Bahasa asing mutlak harus kita kuasai. Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD, Saudara-saudara sekalian. SD, kelas 1, mereka harus mulai bahasa asing," ucap Prabowo.

Implementasi rencana ini akan melibatkan berbagai pihak termasuk pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. Koordinasi yang baik antara semua pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan keberhasilan program pembelajaran bahasa asing di seluruh Indonesia. Dengan dukungan yang memadai, generasi muda Indonesia akan memiliki keunggulan kompetitif di kancah internasional.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pembelajaran Bahasa Asing di SD

Apakah semua bahasa asing akan diajarkan secara bersamaan di kelas 1 SD? Tidak, pendekatan yang digunakan adalah pengenalan bertahap. Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib mulai kelas 3 SD tahun 2027, sementara bahasa asing lain seperti Mandarin dan Korea akan diperkenalkan melalui program pengenalan.

Berapa lama durasi pembelajaran bahasa asing di kelas 1 SD? Durasi pembelajaran akan disesuaikan dengan kurikulum yang berlaku. Program pengenalan dirancang agar tidak membebani siswa dengan jadwal yang terlalu padat.

Apakah ada biaya tambahan untuk program bahasa asing ini? Program ini merupakan bagian dari kurikulum nasional sehingga tidak ada biaya tambahan untuk siswa. Pemerintah akan menyediakan tenaga pendidik dan materi pembelajaran yang diperlukan.

Bagaimana dengan sekolah di daerah terpencil? Pemerintah akan memastikan pemerataan akses melalui program pelatihan guru dan penggunaan teknologi pembelajaran jarak jauh untuk daerah-daerah terpencil.

Related Reading