Dari Natuna hingga Papua, TBIG Targetkan 253.440 Penerima Manfaat Program Kesehatan
TBIG Targetkan 253.440 Penerima Manfaat Program Kesehatan
Beritahitam.com – Dari Natuna hingga Papua TBIG telah resmi meluncurkan program bakti sosial kesehatan yang berfokus pada kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar atau yang dikenal sebagai wilayah 3T. Program ini awalnya dimulai dari Kabupaten Natuna di Kepulauan Riau, namun cakupannya kemudian meluas hingga mencakup wilayah Aceh dan Papua. Sebagai bagian dari agenda sosial perusahaan, TBIG telah mengerahkan 81 tim relawan kesehatan yang terdiri dari tenaga medis terlatih, edukator, serta dokter Puskesmas setempat. Dukungan operasional juga diberikan melalui enam unit mobile clinic yang siap beroperasi di lapangan untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil.
Momentum HUT RI ke-81 untuk Perluasan Jangkauan
Lie Si An, yang menjabat sebagai Chief of Business Support Officer TBIG, menjelaskan bahwa program ini merupakan wujud kolaborasi antara perusahaan dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah operasionalnya. Peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia dimanfaatkan sebagai momentum strategis untuk memperluas jangkauan program sosial, khususnya ke daerah terluar, terdepan, serta desa-kelurahan yang masih menghadapi tantangan kesehatan. Program ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat yang membutuhkan akses kesehatan yang lebih baik.
"Kegiatan ini kami lakukan merupakan wujud komitmen kolaborasi kami dengan pemangku kepentingan di wilayah operasional kami. Kami menjadikan peringatan HUT ke 81 RI sebagai momentum untuk menjangkau wilayah-wilayah terluar dan terdepan serta desa/kelurahan yang masih memiliki persoalan kesehatan di Indonesia," jelas Lie Si An dalam keterangannya, Senin (10/8/2026).
Lie Si An juga menekankan bahwa program edukasi kesehatan TBIG dijalankan secara berkelanjutan di berbagai daerah. Untuk bulan Agustus, perusahaan menargetkan 81 lokasi di 62 kabupaten atau kota yang tersebar di 29 propinsi. Program ini mencakup edukasi pola hidup sehat, konsumsi bergizi, pemeriksaan kesehatan, bantuan makanan tambahan, serta penyediaan akses air bersih bagi masyarakat. Melalui pendekatan yang komprehensif, TBIG berharap dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di wilayah 3T secara signifikan.
Natuna Jadi Lokasi Pertama Pelaksanaan Program
Kabupaten Natuna menjadi titik awal pelaksanaan program bakti sosial tersebut. TBIG menggelar kegiatan di Desa Ceruk dan Desa Kelanga yang berada di Kecamatan Bunguran Timur Laut. Sekitar 400 kepala keluarga berpartisipasi dalam kegiatan edukasi kesehatan dan pemeriksaan gratis yang diberikan oleh tim relawan. Pelayanan kesehatan ini melibatkan dokter Puskesmas dan tenaga edukator yang memberikan pemeriksaan sekaligus edukasi kepada masyarakat setempat. Kehadiran TBIG di Natuna menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal.
Program kesehatan yang diluncurkan TBIG ini tidak hanya fokus pada pemeriksaan medis, tetapi juga mencakup aspek edukasi dan pencegahan penyakit. Masyarakat di wilayah 3T mendapatkan akses yang lebih mudah terhadap layanan kesehatan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota. Dengan adanya mobile clinic dan tim relawan yang tersebar di berbagai lokasi, program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat di masa mendatang. Target 253.440 penerima manfaat menjadi ambisi besar yang ingin dicapai oleh TBIG melalui program ini.
FAQ: Program Kesehatan TBIG
Apa saja layanan yang diberikan dalam program kesehatan TBIG? Program ini mencakup edukasi pola hidup sehat, konsumsi bergizi, pemeriksaan kesehatan, bantuan makanan tambahan, serta penyediaan akses air bersih bagi masyarakat.
Berapa banyak lokasi yang ditargetkan untuk bulan Agustus? Untuk bulan Agustus, TBIG menargetkan 81 lokasi di 62 kabupaten atau kota yang tersebar di 29 propinsi di seluruh Indonesia.
Siapa saja yang menjadi penerima manfaat program ini? Program ini menargetkan 253.440 penerima manfaat yang tersebar di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) termasuk Natuna, Aceh, dan Papua.
Bagaimana cara TBIG menjangkau wilayah terpencil? TBIG menggunakan enam unit mobile clinic dan mengerahkan 81 tim relawan kesehatan yang terdiri dari tenaga medis terlatih, edukator, serta dokter Puskesmas setempat untuk menjangkau masyarakat di daerah terpencil.