Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Mendikdasmen: Praktik Demokrasi Sudah Diterapkan Sejak di Sekolah Lewat Pemilihan OSIS

Published Agustus 8, 2026 · Updated Agustus 8, 2026 · By David Lopez - beritahitam.com

Foto : David Lopez - beritahitam.com

Mendikdasmen: Demokrasi Sudah Diterapkan Sejak di Sekolah

Beritahitam.com – Mendikdasmen Abdul Mu'ti menegaskan bahwa praktik demokrasi telah lama diterapkan dalam lingkungan pendidikan Indonesia. Melalui mekanisme pemilihan pengurus OSIS dan pemilihan perwakilan peserta didik, para siswa telah belajar berpartisipasi aktif dalam proses pengambilan keputusan bersama. Hal ini menunjukkan bahwa fondasi demokrasi tidak hanya diajarkan secara teoritis, tetapi juga dipraktikkan secara nyata di sekolah-sekolah seluruh Indonesia.

Empat Dimensi Fundamental Demokrasi

Menurut Mendikdasmen, yang menjadi fokus utama adalah membantu siswa memahami empat aspek fundamental demokrasi. Keempat aspek tersebut mencakup filosofi, nilai-nilai, sistem, serta budaya demokrasi itu sendiri. Pemahaman menyeluruh terhadap keempat dimensi ini penting agar peserta didik tidak hanya mengenal demokrasi sebagai mekanisme pemungutan suara semata.

Ya, di sekolah kan sebenarnya ada praktik demokrasi. Misalnya pada saat pemilihan OSIS dan juga pemilihan perwakilan pelajar. Yang perlu kita tumbuhkan adalah bagaimana mereka memahami empat dimensi demokrasi, yaitu filosofi demokrasi, nilai-nilai demokrasi, sistem demokrasi, dan budaya demokrasi.

Pendekatan ini penting agar peserta didik tidak hanya mengenal demokrasi sebagai mekanisme pemungutan suara semata. Siswa juga perlu memahami nilai dan budaya yang menyertainya dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, mereka akan menjadi warga negara yang lebih sadar akan hak dan kewajiban mereka dalam sistem demokrasi Indonesia.

Membangun Budaya Demokrasi Nasional

Abdul Mu'ti menyampaikan harapannya melalui pelatihan yang diikuti para siswa. Tujuannya adalah membentuk sikap demokratis serta membangun budaya dan keadaban demokrasi di tanah air. Mendikdasmen menekankan bahwa pelatihan ini bukan hanya untuk siswa, tetapi juga melibatkan para pendidik dan tenaga kependidikan.

Sehingga harapannya dengan mereka mengikuti pelatihan ini, mereka memiliki sikap yang demokratis, dan juga bisa terbangun budaya dan keadaban demokrasi dalam kehidupan di tanah air kita.

Pernyataan tersebut disampaikan di Artotel, Jakarta, pada hari Jumat tanggal 7 Agustus 2026. Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan dari dinas pendidikan, sekolah-sekolah, dan organisasi kemahasiswaan. Kehadiran berbagai pemangku kepentingan menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat pendidikan demokrasi sejak dini.

Integrasi dalam Kurikulum Pendidikan

Menteri juga mendorong para guru untuk terus menanamkan nilai-nilai demokrasi melalui proses pembelajaran di sekolah. Pendidikan demokrasi telah menjadi bagian integral dari mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan yang diajarkan di berbagai jenjang sekolah. Mendikdasmen menyatakan bahwa integrasi ini harus dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.

Iya, kan kita ada pendidikan kewarganegaraan. Nah, di situ salah satunya.

Dengan demikian, pembelajaran tersebut diharapkan mampu membentuk karakter peserta didik yang menghargai perbedaan pendapat, menjunjung nilai musyawarah, serta mengedepankan etika dalam kehidupan berdemokrasi. Para guru juga didorong untuk menggunakan metode pembelajaran yang partisipatif dan melibatkan siswa secara aktif.

FAQ: Pendidikan Demokrasi di Sekolah

Apa itu pemilihan OSIS dan mengapa penting? Pemilihan OSIS adalah mekanisme di mana siswa memilih pengurus organisasi siswa secara demokratis. Ini penting karena melatih siswa dalam proses pemilihan, kepemimpinan, dan akuntabilitas.

Bagaimana cara sekolah menerapkan empat dimensi demokrasi? Sekolah menerapkan empat dimensi demokrasi melalui kegiatan pemilihan, diskusi kelas, musyawarah, dan pembelajaran nilai-nilai demokrasi dalam kurikulum.

Apakah pendidikan demokrasi hanya untuk siswa SMP dan SMA? Tidak. Pendidikan demokrasi diterapkan di berbagai jenjang, mulai dari SD hingga perguruan tinggi, dengan metode yang disesuaikan dengan usia peserta didik.

Bagaimana peran guru dalam menanamkan nilai demokrasi? Guru berperan sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi siswa, menghargai perbedaan pendapat, dan menciptakan lingkungan belajar yang demokratis.

Di mana pelatihan demokrasi Mendikdasmen dilaksanakan? Pelatihan dilaksanakan di berbagai lokasi, termasuk Artotel Jakarta pada 7 Agustus 2026, dengan rencana perluasan ke seluruh Indonesia.

Related Reading