Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Menko Polkam Minta Dinamika Aceh-Papua Tak Picu Konflik, Aspirasi Damai Tetap Dijamin

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By John Moore - beritahitam.com

Foto : John Moore - beritahitam.com

Menko Polkam Tegaskan Aspirasi Damai di Aceh dan Papua Harus Tetap Dijamin

Beritahitam.com – Jakarta — Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, menyerukan agar seluruh lapisan masyarakat mempertahankan stabilitas, keutuhan bangsa, serta ketertiban umum di tengah gejolak yang tengah berlangsung di dua ujung Nusantara, yakni Aceh dan Papua. Dalam pernyataan resminya, ia menegaskan bahwa ruang bagi warga untuk menyuarakan aspirasi tetap dihormati oleh negara, sepanjang dilakukan tanpa kekerasan dan dalam koridor hukum.

"Perdamaian Aceh harus kita jaga bersama. Bendera Merah Putih dan Garuda Pancasila sebagai simbol negara wajib kita hormati. Di Papua, masyarakat juga berhak menyampaikan aspirasi secara damai, tetapi jangan sampai disertai kekerasan dan pelanggaran hukum."

Keterangan tertulis tersebut disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Data Informasi Kemenko Polkam, Brigjen TNI Honi Havana, di Jakarta pada Senin (17/8/2026).

Kondisi Keamanan di Papua

Djamari secara khusus menyoroti eskalasi ketegangan di Papua, terutama setelah kericuhan terjadi dalam sebuah aksi di Papua Tengah yang dilaporkan mengakibatkan sejumlah aparat mengalami luka. Ia menekankan bahwa pemerintah tidak menutup ruang bagi warga untuk menyampaikan pendapat, namun penyampaian tersebut wajib berlangsung secara kondusif dan tidak mengancam keselamatan publik.

"Penyampaian aspirasi harus dilakukan secara damai dan kondusif. Jangan mudah terprovokasi. Setiap pelaku kekerasan dan pelanggaran hukum yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat harus ditindak tegas sesuai hukum."

Ia juga mengingatkan agar kebebasan berpendapat tidak dijadikan dalih untuk membenarkan aksi perusakan, provokasi, maupun kekerasan dalam bentuk apa pun.

Dinamika di Aceh dan Status Kekhususan

Mengenai Aceh, Djamari menyatakan bahwa pemerintah tetap mengakomodasi kekhususan provinsi tersebut sebagaimana diamanatkan peraturan perundang-undangan. Ia menilai bahwa perdamaian yang telah bertahan lebih dari dua dekade di tanah Gayo merupakan warisan berharga yang wajib dipertahankan bersama.

Oleh sebab itu, pemerintah mendorong agar setiap dinamika yang muncul di Aceh diselesaikan melalui jalur dialog, semangat persaudaraan, serta kepatuhan terhadap hukum yang berlaku.

Isu Simbol Negara

Di sisi lain, Menko Polkam menanggapi pemberitaan terkait dugaan pelepasan Bendera Merah Putih serta tindakan pelepasan dan perusakan Lambang Negara Garuda Pancasila. Ia menginstruksikan aparat agar tidak tergesa-gesa menarik kesimpulan, melainkan melakukan pendalaman secara objektif terlebih dahulu.

"Apabila ditemukan unsur tindak pidana, pelakunya harus diproses secara tegas dan adil sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Hal yang sama berlaku terhadap setiap tindakan kekerasan dan perusakan."

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Menko Polkam Minta Dinamika Aceh Papua?

Menko Polkam Minta Dinamika Aceh Papua is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Menko Polkam Minta Dinamika Aceh Papua matter?

Menko Polkam Minta Dinamika Aceh Papua matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.