Nama Prabowo 2 Kali Disebut Ketua MPR Ahmad Muzani, Jokowi Duduk ‘Diapit’ Ma’ruf Amin & Boediono
Prabowo 2 Kali Disebut Muzani Saat Sidang Tahunan MPR 2026
Beritahitam.com – Jakarta — Nama Prabowo 2 Kali Disebut Ketua MPR Ahmad Muzani dalam momen yang menarik perhatian publik. Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut nama Prabowo Subianto sebanyak dua kali ketika membuka Sidang Tahunan MPR RI bersama Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI pada Jumat pagi, 14 Agustus 2026. Acara bersejarah ini dilaksanakan di ruang sidang paripurna yang terletak di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.
Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri oleh para pejabat negara dan anggota legislatif dari berbagai fraksi. Kehadiran hampir seluruh anggota MPR menunjukkan antusiasme tinggi terhadap jalannya sidang yang membahas berbagai agenda nasional tahun 2026. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk melihat dinamika persidangan yang berlangsung.
Kehadiran Anggota Legislatif Memenuhi Syarat
Pertama-tama, Muzani melaporkan jumlah peserta yang hadir dalam sidang tersebut. Dari total 732 anggota MPR yang terdiri dari perwakilan DPR dan DPD, tercatat 629 orang hadir. Pernyataan ini disampaikan dengan merujuk pada ketentuan hukum yang berlaku untuk memastikan legalitas sidang.
"Dengan demikian, berdasarkan ketentuan Pasal 99 huruf C Tata Tertib MPR dan Pasal 281 ayat 1 Tata Tertib DPR serta Pasal 256 ayat 5 Tata Tertib DPD, sidang telah memenuhi syarat untuk dibuka," kata Muzani.
Prabowo Disebut Sebagai Presiden dan Ketua Partai
Pada pukul 08.38 WIB, Ahmad Muzani mulai menyampaikan pembukaan sidang. Dalam sambutannya, ia pertama kali menyebut Prabowo sebagai Presiden Republik Indonesia yang hadir dalam acara tersebut. Setelah itu, Muzani melanjutkan dengan menyebutkan nama-nama pejabat lain yang juga hadir di ruang sidang.
Sebagai catatan tambahan, nama Prabowo kembali disebut ketika Muzani menyapanya dengan gelar Ketua Umum Partai Gerindra. Penyebutan kedua ini menegaskan peran ganda tokoh tersebut dalam konteks sidang hari itu. Kehadiran Prabowo dalam sidang tahunan ini menunjukkan komitmen pemerintah terhadap proses legislatif yang berjalan.
Jokowi Duduk Diapit Ma'ruf Amin dan Boediono
Setelah seluruh pejabat diabsen, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Muzani secara resmi membuka agenda Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD untuk tahun 2026. Posisi Jokowi menarik perhatian karena ia duduk berdampingan dengan KH Ma'ruf Amin di sebelah kirinya.
Ma'ruf Amin merupakan Wakil Presiden ke-13 yang menjabat selama periode 2019 hingga 2024, mendampingi Presiden Joko Widodo. Sementara itu, Boediono juga tercatat hadir dan duduk di sisi lain Jokowi, menciptakan suasana kekeluargaan dalam sidang tersebut. Kehadiran para mantan pejabat ini menambah nilai historis acara tersebut.
Para Istri Pejabat Hadir Berdampingan
Dalam foto yang tertangkap Kompas TV, terlihat beberapa istri pejabat tinggi duduk bersama. Selvi Ananda, istri Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, duduk berdampingan dengan Sinta Nuriyah Wahid, istri Presiden keempat Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Di tempat lain, Soraya Haz, istri Wakil Presiden ke-9 Hamzah Haz, juga hadir dalam acara tersebut.
Kehadiran para istri pejabat ini menunjukkan dukungan keluarga terhadap kegiatan kenegaraan yang berlangsung. Mereka duduk dengan rapi dan mengikuti jalannya sidang dengan penuh perhatian. Momen ini juga menjadi kesempatan untuk melihat dinamika sosial di kalangan keluarga pejabat negara.
FAQ: Pertanyaan Umum Tentang Sidang Tahunan MPR 2026
Apa itu Sidang Tahunan MPR? Sidang Tahunan MPR adalah pertemuan rutin yang dilaksanakan setiap tahun untuk membahas agenda nasional dan mendengarkan laporan pertanggungjawaban presiden.
Berapa jumlah anggota MPR yang hadir? Dari total 732 anggota MPR, sebanyak 629 orang hadir dalam sidang yang berlangsung pada 14 Agustus 2026.
Mengapa nama Prabowo disebut dua kali? Ahmad Muzani menyebut Prabowo pertama kali sebagai Presiden RI dan kedua kali sebagai Ketua Umum Partai Gerindra.
Di mana lokasi sidang tahun ini? Sidang dilaksanakan di ruang sidang paripurna Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.