Pedagang UMKM Kaget Dagangannya Diborong Zulhas, Warga Sekitar Graha Mandiri Dapat Makanan Gratis
Pedagang UMKM Kaget Dagangannya Diborong Zulhas
Beritahitam.com – Pada Senin, 31 Agustus 2026, suasana di tepi Jalan Dr Kusuma Atmaja, Jakarta, berubah drastis dalam hitungan menit. Sekitar 19 gerobak pedagang kaki lima yang biasa berjajar di sekitar Gedung Graha Mandiri tiba-tiba kosong. Penyebabnya bukan sepi pembeli, melainkan satu transaksi massal: seluruh stok dagangan—gorengan, siomay, bebek khas Madura, pecel lele, ketoprak, mi ayam, soto, bakso, hingga aneka minuman—terbeli habis sekaligus. Di balik pembelian itu, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI Zulkifli Hasan, yang akrab disapa Zulhas, merayakan ulang tahun ke-64-nya dengan cara sederhana: membelanjakan dagangan pedagang kecil di lingkungan kantornya, lalu membagikannya gratis kepada siapa pun yang berada di sekitar.
Satu Transaksi, Puluhan Pedagang Tersenyum
Graha Mandiri menaungi kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, dan lantai tiga gedung tersebut merupakan ruang kerja Zulhas. Kedekatan fisik antara ruang pejabat dan deretan gerobak di luar pagar membuat interaksi semacam ini—meski jarang—terjadi secara spontan. Bagi pedagang gorengan atau siomay yang biasanya meraup ratusan ribu rupiah per hari, diborong seluruh stok dalam satu waktu berarti kepastian pendapatan yang jarang mereka rasakan dalam sepekan penuh.
Ray, pedagang gorengan yang rutin berjualan di lokasi itu, menyebut momen tersebut sebagai berkah tak terduga.
"Alhamdulillah senang sekali. Dagangan habis, pembeli juga senang. Selamat ulang tahun Pak Zulhas, semoga sehat terus dan rezekinya semakin lancar."
Perasaan serupa dirasakan pedagang lain di kawasan itu. Momen ketika dagangannya diborong habis dalam satu transaksi mengubah hari yang biasa menjadi hari penuh syukur, tanpa perlu menunggu lonjakan pembeli yang tak pasti.
Poster di Gerobak dan Kerumunan Warga
Setelah seluruh dagangan berpindah tangan, gerobak-gerobak yang kini kosong ditempeli poster bertuliskan:
"MAKAN GRATIS HARI INI, ditraktir Pak Zulhas yang lagi ultah. Ttd Menko Pangan – Penghuni Lt. 3 Graha Mandiri."
Poster itu berfungsi sebagai undangan terbuka. Dalam waktu singkat, kerumunan berdatangan: petugas keamanan gedung, petugas kebersihan, pemulung, pengemudi ojek online, hingga warga yang sekadar melintas. Seorang pengemudi ojek online yang kebetulan lewat menuturkan bahwa ia awalnya mengira kerumunan itu bagian dari acara resmi kantor.
"Awalnya saya kira ada acara. Ternyata makanannya gratis, ditraktir Pak Zulhas karena ulang tahun."
Kaget semacam itu menjadi respons umum dari sebagian besar penerima. Banyak dari mereka yang tidak pernah berinteraksi langsung dengan pejabat kementerian kini mendapat kesempatan menikmati hidangan yang biasanya mereka beli dengan uang hasil kerja keras sehari.
Ulang Tahun sebagai Ruang Berbagi
Pilihan Zulhas untuk merayakan hari kelahirannya dengan membelanjakan dagangan pedagang kecil dan membagikannya kepada publik menandai pendekatan yang berbeda dari konvensi perayaan pejabat. Alih-alih mengundang tamu ke restoran mewah atau menggelar resepsi tertutup, ia menjadikan trotoar dan area sekitar gerobak sebagai panggung perayaan. Keputusan ini menyentuh dua sisi sekaligus: pedagang memperoleh omzet penuh dalam satu transaksi, sementara masyarakat sekitar mendapat akses pangan tanpa hambatan biaya.
Dalam konteks ekonomi mikro, satu pembelian massal seperti ini setara dengan omzet beberapa hari bagi pedagang kaki lima. Bagi warga yang sedang dalam perjalanan pulang kerja atau sekadar berjalan kaki, kesempatan makan gratis di tengah lalu-lintas perkotaan menjadi jeda kecil yang mengubah suasana sore menjadi lebih hangat.
FAQ: Hal yang Sering Ditanyakan
Siapa yang membelanjakan dagangan pedagang di sekitar Graha Mandiri? Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, membeli seluruh stok dagangan sekitar 19 pedagang kaki lima di kawasan tersebut sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-64-nya pada 31 Agustus 2026.
Apakah warga harus membayar untuk makanan yang dibagikan? Tidak. Seluruh makanan yang diborong dari pedagang kemudian dibagikan secara gratis kepada siapa pun yang berada di sekitar lokasi, termasuk petugas kebersihan, pemulung, pengemudi ojek online, dan warga umum.
Di mana lokasi kejadian? Kawasan sekitar Gedung Graha Mandiri, Jalan Dr Kusuma Atmaja, Jakarta. Gedung tersebut merupakan markas Kementerian Koordinator Bidang Pangan RI, dan ruang kerja Zulhas berada di lantai tiga.
Apakah kejadian seperti ini rutin dilakukan? Berdasarkan informasi yang tersedia, peristiwa ini merupakan insiden satu kali yang bertepatan dengan ulang tahun Zulhas. Kedekatan fisik antara ruang kerja pejabat dan gerobak pedagang membuat interaksi semacam ini dimungkinkan, namun tidak terjadi secara rutin.