Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pelantikan Pengurus INTI 2026-2030, Hashim Sebut Indonesia Kuat Karena Persatuan dalam Keberagaman

Published Agustus 8, 2026 · Updated Agustus 8, 2026 · By David Wilson - beritahitam.com

Foto : David Wilson - beritahitam.com

Hashim Djojohadikusumo: Indonesia Kuat Karena Persatuan dalam Keberagaman

Pelantikan Pengurus INTI 2026 2030: Langkah Menuju Indonesia Emas 2045

Beritahitam.com – Pelantikan Pengurus INTI 2026 2030 telah resmi digelar di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Acara ini menjadi tonggak sejarah bagi Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) dalam periode kepemimpinan baru yang berfokus pada pemberdayaan ekonomi, pembangunan manusia, dan pelestarian nilai-nilai kebangsaan. Dengan semangat "Bersatu dalam Semangat Merah Putih, Berkarya untuk Negeri", INTI berkomitmen untuk terus memperkuat peran dalam masyarakat Indonesia yang majemuk.

Kehadiran para pejabat tinggi negara dalam acara ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan organisasi kemasyarakatan. Hashim Djojohadikusumo, sebagai Utusan Presiden Bidang Energi dan Iklim serta Ketua Dewan Penasehat INTI, menjadi salah satu tokoh kunci yang memimpin jalannya pelantikan. Bersama dengan Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, dan tokoh-tokoh lainnya, mereka menegaskan komitmen untuk menjaga persatuan nasional.

Temuan DNA: Bukti Keberagaman yang Memperkuat Identitas Bangsa

Dalam orasinya, Hashim Djojohadikusumo membagikan pengalaman pribadi yang mengejutkan. Ia mengungkapkan bahwa pada tahun 2023, ia dan Presiden Prabowo Subianto melakukan tes DNA bersama. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa keduanya memiliki keturunan India, sebuah temuan yang mengubah perspektif tentang identitas keindonesiaan.

"Persisnya 2023 Pak Prabowo kita sama saya dia kirim apa sebagai rambutnya dan apa dari lidahnya untuk tes DNA genetika dan ada hasil yang mengejutkan. Kita sudah tahu ada darah Jawa, Minahasa, Eropa atau Belanda. Kejutannya bukan itu. Kejutannya adalah kami ada genetika India. Prabowo dan saya keturunan India juga."

Menurut Hashim, temuan ini membuktikan bahwa keberagaman telah menjadi bagian integral dari masyarakat Indonesia sejak lama. Ia menekankan bahwa identitas bangsa tidak bergantung pada asal-usul etnis, melainkan pada semangat untuk hidup bersama sebagai satu kesatuan. Hal ini sejalan dengan visi INTI dalam mendorong persatuan dalam keberagaman.

"Yang saya mau sampaikan bahwa kita yang tinggal, dibesarkan dan merasakan menjadi orang Indonesia, keturunan India, keturunan Eropa, keturunan Tionghoa, keturunan apa pun, kita adalah bangsa Indonesia dan kita bersatu. Tujuan bersatu kita hidup rukun agar bangsa kita sejahtera, bisnis kita maju."

Pemerintahan Terbuka terhadap Kritik yang Membangun

Hashim juga menyoroti sikap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang tetap membuka ruang bagi masukan dan kritik. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berubah menjadi tindakan yang mengganggu persatuan bangsa.

"Pemerintah Prabowo dan Gibran itu sangat terbuka. Kalau ada kritik silakan, enggak ada masalah. Kritik itu selalu baik kalau membangun. Tapi kritik jangan menjadi kekerasan, jangan jadi makar."

Lebih lanjut, Hashim menyampaikan bahwa ia menerima berbagai masukan dari investor internasional yang mempertanyakan arah kebijakan pemerintahan baru. Beberapa investor dari Tiongkok, Hong Kong, serta komunitas Jawa di Amerika Serikat mengungkapkan kekhawatiran bahwa pemerintahan Prabowo-Gibran belum sepenuhnya bersahabat dengan dunia usaha.

"Saya mendengar beberapa waktu ini dari kawan-kawan saya dari Tiongkok, dari Hong Kong, kawan-kawan saya orang Jawa di Amerika yang juga punya investasi di tanah air, di Indonesia, seolah-olah ini ada suatu kecemasan, sesuatu kekhawatiran di antara investor dari Tiongkok juga dari komunitas Jawa bahwa pemerintah Prabowo dan Gibran tidak bersahabat atau tidak pro pengusaha."

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Pelantikan Pengurus INTI 2026 2030

1. Kapan dan di mana Pelantikan Pengurus INTI 2026 2030 digelar? Pelantikan Pengurus INTI 2026 2030 digelar pada hari Jumat, 7 Agustus 2026, di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

2. Siapa saja tokoh penting yang hadir dalam acara pelantikan? Tokoh-tokoh penting yang hadir antara lain Hashim Djojohadikusumo, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Reda Manthovani, Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Narendra Jatna, Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin, dan Anggota DPD RI Yoris Raweyai.

3. Apa visi INTI dalam periode 2026-2030? Visi INTI dalam periode 2026-2030 adalah mendorong pembangunan manusia, pemberdayaan ekonomi, serta pelestarian nilai kebangsaan yang mengarah pada visi Indonesia Emas 2045.

4. Apa temuan menarik dari tes DNA yang dilakukan Hashim dan Presiden Prabowo? Temuan menarik dari tes DNA tersebut adalah bahwa Hashim dan Presiden Prabowo Subianto memiliki keturunan India, sebuah fakta yang memperkuat pemahaman tentang keberagaman identitas bangsa Indonesia.

5. Bagaimana sikap pemerintahan Prabowo-Gibran terhadap kritik? Pemerintahan Prabowo-Gibran sangat terbuka terhadap kritik. Hashim menyatakan bahwa kritik selalu baik jika bersifat membangun, namun harus dihindari agar tidak menjadi kekerasan atau makar.

Related Reading