Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Pemerintah Targetkan Masa Tanggap Darurat Gempa NTT Selesai dalam 2-3 Minggu

Published Agustus 17, 2026 · Updated Agustus 17, 2026 · By Mary Smith - beritahitam.com

Foto : Mary Smith - beritahitam.com

BNPB Tetapkan Batas Waktu Penyelesaian Tanggap Darurat Gempa M 7,7 Flores

Beritahitam.com – Fase tanggap darurat akibat guncangan berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), ditargetkan berakhir dalam rentang dua hingga tiga minggu. Keputusan itu diambil setelah rapat koordinasi lintas kementerian dan lembaga pemerintah pusat digelar pada Minggu pagi, 16 Agustus 2026.

Deputi Bidang Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Abdul Muhari, menyampaikan bahwa tenggat tersebut bersifat dinamis dan dapat disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan.

"Tim gabungan dari pemerintah pusat, lintas kementerian lembaga menargetkan fase tanggap darurat bisa kita selesaikan dalam 2-3 minggu ke depan," kata Abdul dalam konferensi pers secara daring, Minggu (16/8/2026).

Ia menegaskan bahwa penetapan batas waktu dimaksudkan agar transisi menuju tahap pemulihan dapat segera dimulai tanpa penundaan yang tidak perlu.

"Tentu saja ini sangat tergantung dengan dinamika di lapangan, tetapi hasil rapat koordinasi tadi pagi di awal kita tetapkan target supaya tanggap darurat ini tidak terlalu lama dan kita bisa nanti langsung masuk ke fase transisi darurat," ujarnya menambahkan.

Korban Jiwa Terus Bertambah

Hingga sore hari Minggu, BNPB mencatat total 53 orang tewas akibat gempa tersebut. Angka kematian tersebar di enam kabupaten dengan konsentrasi tertinggi di dua wilayah:

Kabupaten Manggarai mencatat 25 jiwa meninggal, sementara Kabupaten Manggarai Timur melaporkan 20 korban fatal. Sisanya tersebar di Kabupaten Sikka (4 jiwa), Kabupaten Ende (2 jiwa), Kabupaten Manggarai Barat (1 jiwa), dan Kabupaten Nagekeo (1 jiwa).

Ratusan Warga Terluka

Jumlah warga yang mengalami cedera tercatat mencapai 135 orang. Rincian luka per wilayah menunjukkan variasi signifikan: Kabupaten Sikka melaporkan 12 korban luka, sedangkan Kabupaten Manggarai mencatat 17 luka berat dan 20 luka ringan.

Kabupaten Manggarai Timur menjadi daerah dengan jumlah korban luka terbesar, yakni 21 jiwa mengalami cedera berat dan 59 jiwa luka ringan. Di Kabupaten Manggarai Barat, enam orang dilaporkan menderita luka berat.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Pemerintah Targetkan Masa Tanggap Darurat Gempa?

Pemerintah Targetkan Masa Tanggap Darurat Gempa is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Pemerintah Targetkan Masa Tanggap Darurat Gempa matter?

Pemerintah Targetkan Masa Tanggap Darurat Gempa matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.