Rumah & Kantor Digeledah Kasus Jaringan Penyelundupan Emas ke Dubai, Ada Pakaian Dalam Dimodifikasi
Polri Geledah Rumah dan Kantor di Tanjung Priok, Ungkap Modifikasi Pakaian Dalam untuk Selundupkan Emas ke Dubai
Dua Titik di Jakarta Utara Digerebek
Beritahitam.com – Operasi penggeledahan lanjutan dalam perkara penyelundupan emas ilegal menuju Dubai dilakukan pada Senin (17/8/2026) oleh Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri. Dua titik di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara, menjadi sasaran: satu rumah dan satu kantor yang menempati ruko berlantai empat.
Brigjen M. Irhamni, Direktur Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan pengembangan dari kasus yang sudah terungkap sebelumnya.
"Kami telah melakukan kegiatan pengembangan atas terungkapnya penyelundupan emas ke Dubai," kata Irhamni dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Rumah yang digeledah diduga kuat merupakan kediaman warga negara India yang sebelumnya telah ditangkap. Adapun kantor di ruko empat lantai itu diyakini berfungsi sebagai lokasi transaksi emas oleh anggota jaringan tersebut.
Bukti yang Disita di Kedua Lokasi
Di lokasi pertama, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang berkaitan langsung dengan modifikasi pakaian dalam, antara lain:
20 buah pakaian dalam pria yang kantongnya telah dimodifikasi, 104 celana dalam pria, serta 57 pakaian dalam wanita. Selain itu turut disita telepon genggam, tiket pesawat, beberapa buku rekening, kartu ATM, mobil, hingga sepeda motor.
Di lokasi kedua, barang yang diamankan mencakup mesin penghitung uang, mesin pengecekan kadar emas, bubuk hitam, kepingan logam yang diduga emas, mesin jahit yang dipakai untuk memodifikasi pakaian dalam, mesin pelebur, dan berbagai perlengkapan lain.
Operasi Berlangsung Sekitar Delapan Bulan
"Mereka beroperasi di sini, sesuai dengan keterangan saksi masyarakat sekitar, kurang lebih delapan bulan," tuturnya.
Irhamni menegaskan bahwa pihak kepolisian akan berkoordinasi dengan Ditjen Imigrasi guna mengungkap secara pasti jalur perlintasan para pelaku.
"Nantinya dengan rekan-rekan di Bandara Soekarno-Hatta, Bea Cukai, kemudian dengan PPATK juga untuk menelusuri semua aliran transaksi keuangan," ungkapnya.
Latar Belakang: Penangkapan Dua WN India
Sebelum penggeledahan ini, Bareskrim Polri telah menangkap dua warga negara asing (WNA) asal India yang diduga terlibat dalam jaringan penyelundupan emas ilegal ke Dubai. Keduanya diamankan di sebuah apartemen di kawasan Jakarta Utara.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Rumah Kantor Digeledah Kasus Jaringan Penyelundupan?Rumah Kantor Digeledah Kasus Jaringan Penyelundupan is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Rumah Kantor Digeledah Kasus Jaringan Penyelundupan matter?Rumah Kantor Digeledah Kasus Jaringan Penyelundupan matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.