Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Usut Selisih Amplop, KPK Bakal Panggil Ajudan Raja Juli hingga Pihak Polres Kuansing

Published Agustus 13, 2026 · Updated Agustus 13, 2026 · By John Moore - beritahitam.com

Foto : John Moore - beritahitam.com

KPK Selidiki Hilangnya 2.000 Dolar Singapura dari Amplop Raja Juli Antoni

Beritahitam.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyiapkan panggilan bagi beberapa pihak terkait investigasi kasus pengembalian amplop. Kasus ini melibatkan Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni dan mantan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing), Suhardiman Amby. Fokus utama penyidik adalah melacak uang senilai 2.000 dolar Singapura yang hilang dari dalam amplop pelicin tersebut.

Penelusuran Selisih dan Pihak Terkait

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa tim penyidik akan menggali lebih dalam mengenai perbedaan jumlah uang yang dikembalikan. Suhardiman Amby sebelumnya menyerahkan amplop berisi 14.000 dolar Singapura kepada Raja Juli Antoni. Namun, pihak kementerian hanya mengembalikan 12.000 dolar Singapura.

"Nah, selisih 2.000 dolar Singapura itu tentu nanti penyidik akan telusuri, akan dalami kepada pihak-pihak yang diduga mengetahui mengapa ada selisih antara pemberian dan pengembalian tersebut," kata Budi kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu (12/8/2026).

Penyidik juga membuka kemungkinan untuk memanggil para fasilitator yang menangani proses pengembalian dana tersebut. Selain itu, KPK berencana memanggil Kapolres Kuansing, AKBP Hidayat Perdana, serta ajudan menteri jika terbukti mengetahui mekanisme pemberian dan pengembalian amplop.

Fakta Pemerasan Petani KUD

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengemukakan bahwa tim penyidikan telah menemukan bukti bahwa Suhardiman memeras ratusan petani dari Koperasi Unit Desa (KUD) guna mengumpulkan dana suap. Tim lapangan mengonfirmasi bahwa total uang yang dikumpulkan dari masyarakat memang mencapai 14.000 dolar Singapura.

"Jadi masih ditelusuri 2.000 itu ada di pihak mana," ucap Taufik.

Taufik memastikan bahwa penyidik bekerja secara murni berdasarkan kecukupan alat bukti untuk mengembangkan perkara dan menjerat penerima suap lainnya. Dalam perkembangan terbaru, KPK secara resmi menolak laporan penolakan gratifikasi yang diajukan oleh Raja Juli Antoni.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Usut Selisih Amplop KPK Bakal Panggil?

Usut Selisih Amplop KPK Bakal Panggil is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Usut Selisih Amplop KPK Bakal Panggil matter?

Usut Selisih Amplop KPK Bakal Panggil matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.