BMKG: Gempa M 7,7 di Flores karena Aktivitas Sesar Aktif
Sebab Gempa M 7,7 di Flores Terungkap: Aktivitas Sesar Aktif di Utara Pulau
Beritahitam.com – BMKG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi penyebab utama gempa berkekuatan magnitudo 7,7 yang melanda Flores pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Menurut Kepala BMKG Stasisun Geofisika Kupang, Arief Tyastama, sumber guncangan tersebut terkait erat dengan aktivitas sesar aktif yang terletak di bagian utara Pulau Flores.
"Jadi memang ada sesar aktif yang di sepanjang utara Pulau Flores. Seperti juga pada tahun 1992. Jadi ini penyebabnya adalah sesar yang di utara Pulau Flores," kata Arief saat dihubungi Kompas.com, Sabtu.
Gempa yang terjadi pada pukul 04.58 WIB tersebut berpusat di lokasi 30 kilometer arah timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Pusat gempa berada pada kedalaman 15 kilometer dari permukaan laut. Guncangan kuat ini juga menyebabkan perubahan permukaan laut yang signifikan.
Peringatan Tsunami dan Status Siaga
BMKG segera mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk beberapa wilayah, termasuk NTT, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Badan tersebut mencatat adanya sejumlah tsunami kecil dengan ketinggian antara 0,14 hingga 0,9 meter. Hingga saat ini, BMKG telah mencabut peringatan tsunami tersebut.
Sejumlah wilayah di NTT masuk ke dalam status SIAGA, meliputi Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara, dan Sikka bagian utara. Sementara itu, wilayah lain seperti Flores Timur bagian utara ditetapkan dalam status WASPADA.
BMKG mengimbau pemerintah daerah yang wilayahnya berstatus SIAGA untuk segera mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi. Masyarakat yang berada di wilayah berstatus WASPADA diminta menjauhi pantai dan tepian sungai.
Dua Warga Tewas dan Gangguan Infrastruktur
Gempa M7,7 juga mengguncang Sikka, di mana dua warga tewas tertimpa reruntuhan bangunan pelabuhan. Selain itu, akses Jalan Ende-Bajawa terputus akibat guncangan tersebut.
Aktivitas serupa juga pernah berkaitan dengan gempa yang terjadi pada tahun 1992, menunjukkan pola aktivitas tektonik yang konsisten di wilayah utara Flores.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is BMKG?BMKG is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does BMKG matter?BMKG matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.