Demi Foya-foya, Mahasiswa di Makassar Nekat Tipu Orang Tua hingga Rp90 Juta, Ngaku Diculik
Demi Foya foya Mahasiswa di Makassar Nekat Tipu Orang Tua
Beritahitam.com – Demi Foya foya Mahasiswa di Makassar - Seorang mahasiswa di sebuah universitas negeri di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, nekat menipu orang tuanya sendiri dengan cara yang cukup mengejutkan. Mahasiswa berinisial EE tersebut mengaku diculik dan disekap oleh seseorang yang tidak dikenal. Dalam pesan yang dikirimkan melalui telepon, EE diancam akan dicelakai apabila orang tuanya tidak segera mengirim tebusan senilai Rp90 juta.
Alih-alih memberikan tebusan tersebut, orang tua EE langsung membuat laporan ke polisi. Tim Jatanras Polrestabes Makassar pun langsung bergerak melakukan penyelidikan intensif. Hingga akhirnya, polisi berhasil mendeteksi keberadaan pengirim pesan tersebut melalui analisis jejak digital dan pelacakan nomor telepon.
Polisi Temukan Mahasiswa di Kamar Sendiri
Polisi langsung menuju titik lokasi tersebut yang berada di Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar. Saat tiba di sana, polisi langsung masuk ke sebuah kamar. Bukan penculik, polisi malah mendapati EE sedang berada di salah satu kamar dengan santai. Mahasiswa tersebut terlihat tidak mengalami gangguan apapun dan bahkan sedang bersantai.
Mengutip Tribun-Timur.com, EE pun langsung diamankan dan diinterogasi. EE pun akhirnya mengaku sengaja merekayasa penculikan tersebut. "Penyelidikan mendalam anggota, mengejar juga pelaku penculik," kata AKP Sangkala, anggota Kanit Jatanras Polrestabes Makassar. "Namun setelah didalami, ternyata itu fiktif. Ternyata anak ini sendiri yang bikin rekayasa itu," tambahnya.
EE nekat menipu orang tuanya sendiri demi mendapatkan uang untuk berfoya-foya. Mahasiswa tersebut juga diketahui berperilaku hedon selama berkuliah. Ia sering menghabiskan uang untuk belanja online, makan di restoran mahal, dan kegiatan hiburan lainnya. Perilaku hedoniknya inilah yang mendorong EE untuk melakukan tipu daya kepada orang tuanya.
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menunjukkan fenomena mahasiswa yang cenderung konsumtif dan tidak bertanggung jawab terhadap keuangan. AKP Sangkala menjelaskan bahwa EE mengaku telah menggunakan uang hasil tipuan tersebut untuk berbagai keperluan, termasuk membayar utang dan membeli barang-barang mewah. "Mahasiswa ini memang dikenal sebagai anak yang suka hidup mewah," jelas AKP Sangkala.
Setelah pengakuan EE, polisi berencana akan memproses kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. EE juga akan dimintai keterangan lebih lanjut mengenai detail penggunaan uang Rp90 juta tersebut. Orang tua EE pun telah menyatakan bahwa mereka akan mengambil tindakan hukum jika diperlukan.
"Mahasiswa ini memang dikenal sebagai anak yang suka hidup mewah," - AKP Sangkala, anggota Kanit Jatanras Polrestabes Makassar
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kasus Mahasiswa Makassar
Berapa jumlah uang yang diminta EE sebagai tebusan? EE meminta tebusan senilai Rp90 juta dari orang tuanya melalui pesan yang dikirimkan.
Di mana lokasi EE ditemukan oleh polisi? EE ditemukan di sebuah kamar yang berada di Jl Perintis Kemerdekaan, Kota Makassar.
Apa alasan EE melakukan tipu daya kepada orang tuanya? EE melakukan tipu daya demi mendapatkan uang untuk berfoya-foya dan memenuhi kebutuhan konsumtifnya.
Bagaimana reaksi orang tua EE setelah mengetahui kebohongannya? Orang tua EE langsung membuat laporan ke polisi dan berencana mengambil tindakan hukum jika diperlukan.
Siapa yang menangani kasus ini? Kasus ini ditangani oleh Tim Jatanras Polrestabes Makassar di bawah koordinasi AKP Sangkala.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai kasus ini, Anda dapat mengunjungi Tribunnews Regional atau Tribun-Timur.com.