Hari Kelima Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda, SAR Temukan Jeriken, Helm dan 2 Life Jacket
Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda Masuki Hari Kelima
Beritahitam.com – Hari Kelima Pencarian 8 Orang di Selat Sunda masih berlangsung hingga Sabtu, 12 September 2026. Tim SAR gabungan terus menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Sertung, Teluk Belimbing, dan Pulau Sebesi untuk menemukan delapan orang yang hilang kontak.
Delapan orang tersebut terdiri atas lima jurnalis, dua anak buah kapal (ABK), dan seorang pemandu. Mereka dilaporkan hilang kontak sejak Senin, 7 September 2026, saat melakukan perjalanan untuk peliputan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.
Operasi pencarian dilakukan dengan pembagian sejumlah sektor perairan. Selain mencari keberadaan korban, petugas memeriksa setiap benda yang ditemukan di laut karena dapat menjadi petunjuk bagi proses identifikasi dan perluasan area penyisiran.
Tim SAR Temukan Jeriken, Helm, dan Dua Life Jacket
Pada hari kelima operasi, KN SAR Tetuka menemukan empat benda di Sektor 5, yakni perairan di sebelah utara posko SAR Carita. Temuan tersebut berupa jeriken minyak berwarna biru, helm merah, serta dua jaket pelampung atau life jacket berwarna oranye dan merah.
Jeriken biru ditemukan sekitar pukul 10.05 WIB. Helm merah ditemukan pada pukul 12.33 WIB. Selanjutnya, tim menemukan life jacket oranye pada pukul 17.10 WIB dan life jacket merah pada pukul 18.09 WIB.
Keempat benda itu ditemukan di titik yang berbeda-beda. Seluruh temuan kemudian dibawa ke darat dan diserahkan kepada pihak berwenang untuk diperiksa lebih lanjut.
"Untuk hasil identifikasi nanti disampaikan lebih lanjut oleh pihak yang berwenang. Kami sudah menyerahkan temuan tersebut, tinggal kita tunggu bersama hasilnya," jelas Al Amrad.
Belum ada kepastian apakah barang-barang tersebut berkaitan dengan delapan orang yang masih dicari. Proses identifikasi diperlukan untuk memastikan asal dan keterkaitan setiap benda dengan insiden hilangnya rombongan tersebut.
"Temuan berada di Sektor 5, tepatnya di perairan sebelah utara dari posisi posko kita saat ini, dengan titik lokasi/jarak yang bervariasi," ucap Al Amrad.
KN SAR Antasena Menyisir Jalur Teluk Belimbing hingga Pulau Sebesi
Di sektor lain, KN SAR Antasena melakukan pencarian selama kurang lebih 11 jam 30 menit. Kapal itu berangkat dari Dermaga Golden Key pada pukul 06.00 WIB dan menyisir jalur perairan di sisi selatan Teluk Belimbing menuju Pulau Sebesi.
Setelah operasi sepanjang hari, KN SAR Antasena tiba dan lego jangkar di Pulau Sebesi pada pukul 17.00 WIB. Kapal tersebut tetap siaga di sekitar pulau untuk memantau kondisi pada malam hari dan mendukung kelanjutan operasi pencarian.
"KN SAR Antasena melakukan pencarian kurang lebih 11 jam 30 menit. Bertolak dari Dermaga Golden Key pukul 06.00 WIB, menyisir sebelah selatan Teluk Belimbing menuju Pulau Sebesi, dan lego jangkar pada pukul 17.00 WIB," katanya dalam konferensi pers, Sabtu malam.
KN SAR Basudewa dari Kantor SAR Lampung juga dikerahkan untuk menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau. Kapal tersebut direncanakan bersandar di Pulau Sebesi setelah menyelesaikan pencarian di sektor tugasnya.
Pulau Sebesi Jadi Salah Satu Fokus Pencarian
Pulau Sebesi menjadi salah satu area perhatian dalam Hari Kelima Pencarian 8 Orang. Kawasan ini diperhatikan setelah data sinyal telepon seluler menunjukkan satu dari tujuh nomor ponsel penumpang sempat terdeteksi di perairan sekitar pulau tersebut.
Meski demikian, sinyal telepon tidak langsung menunjukkan posisi pasti orang yang hilang. Tim SAR tetap mengandalkan penyisiran langsung menggunakan kapal serta pemantauan kondisi laut di sekitar pulau dan jalur perairan yang berdekatan.
Hingga akhir operasi hari kelima, belum ada kepastian mengenai keberadaan lima jurnalis, dua ABK, dan seorang pemandu. Pencarian akan terus berfokus pada sejumlah sektor di Selat Sunda yang dinilai relevan berdasarkan temuan lapangan dan data pendukung.
FAQ Pencarian 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Apa saja barang yang ditemukan tim SAR?
Tim SAR menemukan jeriken minyak berwarna biru, helm merah, serta dua life jacket berwarna oranye dan merah di Sektor 5 perairan utara posko SAR Carita.
Apakah barang temuan sudah dipastikan milik korban?
Belum. Benda-benda tersebut telah diserahkan kepada pihak berwenang untuk menjalani proses identifikasi.
Area mana yang menjadi fokus pencarian?
Tim SAR menyisir perairan sekitar Gunung Anak Krakatau, Pulau Sertung, Teluk Belimbing, dan Pulau Sebesi.