Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kepala BNPB Sebut 31 Gempa Susulan Terjadi di NTT hingga Pukul 15.00 WIB

Published Agustus 15, 2026 · Updated Agustus 15, 2026 · By David Wilson - beritahitam.com

Foto : David Wilson - beritahitam.com

Kepala BNPB Sebut 31 Gempa Susulan Terjadi di NTT Hingga Pukul 15.00 WIB

Beritahitam.com – JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto, memberikan update terkini mengenai situasi bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Berdasarkan laporan resmi yang dihimpun hingga pukul 15.00 WIB pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tercatat sebanyak 31 gempa susulan telah terjadi di wilayah tersebut. Informasi ini telah dikonfirmasi melalui data yang diterima dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

Dalam konferensi pers daring yang digelar pada Sabtu sore, Suharyanto menguraikan secara rinci perkembangan aktivitas seismik di NTT. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar gempa susulan terjadi pada periode pagi hari, dengan intensitas yang bervariasi dari kecil hingga cukup signifikan.

"Sampai sore ini, dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika atau BMKG sudah memberikan informasi, bahwa sampai pukul 15.00 hari ini itu sudah terjadi 31 kali gempa susulan," jelas Suharyanto.

Empat Gempa Susulan Berkekuatan Signifikan

Dari total 31 gempa susulan yang tercatat, terdapat empat kejadian yang memiliki magnitudo cukup besar dan patut menjadi perhatian. Gempa pertama terjadi pada pukul 05.13 WIB dengan kekuatan magnitudo 6,2 dan kedalaman 10 kilometer di bawah permukaan laut.

Gempa kedua tercatat hanya beberapa detik kemudian, tepatnya pada pukul 05.13.53 WIB. Kejadian ini memiliki magnitudo 5,5 dengan koordinat 8.14 lintang selatan dan 120,11 bujur timur. Kedalaman gempa ini juga berada di 10 kilometer di wilayah laut.

"Gempa susulan yang kedua, ini yang saya katakan yang cukup besar ya ada di magnitude 5,5, waktunya di 05.13.53 detik, lintangnya di 8.14 lintang selatan, 120,11 bujur timur dan kedalamannya di 10 km, tetap di laut," ujar Suharyanto.

Gempa ketiga mencatatkan magnitudo 6,2 pada pukul 05.28 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Sementara itu, gempa keempat terjadi pada pukul 05.37 WIB dengan kekuatan magnitudo 5,6. Kepala BNPB menegaskan bahwa seluruh gempa berkekuatan besar tersebut terjadi pada periode pagi hari.

"Kemudian, gempa susulan ketiga dengan kekuatan magnitudo 6,2, terjadi di kedalaman 10 kilometer di waktu 05.28 WIB. Kemudian, gempa susulan yang keempat, yang cukup besar dengan magnitude 5,6 di pukul 05.37 WIB. Jadi semuanya yang cukup besar ini ada di pagi hari," kata Kepala BNPB.

Suharyanto menambahkan bahwa tidak ada gempa susulan lainnya yang kekuatannya melebihi keempat gempa besar yang telah disebutkan sebelumnya. Seluruh gempa susulan lainnya memiliki magnitudo yang lebih kecil.

"Kemudian gempa-gempa susulan yang lainnya yang tadi saya katakan 31 kali menurut informasi BMKG itu tidak ada lagi yang kekuatannya di atas yang tadi saya sebutkan," pungkasnya.

Korban Jiwa dan Luka-Luka Meningkat

Gempa utama berkekuatan M7,7 yang terjadi di NTT telah menimbulkan korban jiwa serta kerusakan infrastruktur di berbagai daerah. Pemutakhiran data pada pukul 12.30 WIB mencatat 14 orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka.

Namun, angka korban jiwa kemudian meningkat menjadi 33 orang. Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, menyampaikan kabar tersebut saat memantau kondisi warga terdampak di Kabupaten Sikka pada Sabtu siang.

"Data sementara ada 33 orang meninggal dunia," kata Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena.

Menurut Gubernur, distribusi korban jiwa tersebar di beberapa kabupaten. Kabupaten Sikka mencatat tiga kematian, Ngada satu orang, Manggarai 14 orang, dan Manggarai Barat satu orang. Selain itu, sebanyak 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit serta Puskesmas di wilayah tersebut.

FAQ: Informasi Penting Gempa NTT

Berapa total gempa susulan yang terjadi di NTT hingga pukul 15.00 WIB? Hingga pukul 15.00 WIB pada Sabtu, 15 Agustus 2026, tercatat sebanyak 31 gempa susulan yang terjadi di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Berapa jumlah korban jiwa akibat gempa di NTT? Berdasarkan data terbaru dari Gubernur NTT, Melkiades Laka Lena, jumlah korban jiwa meningkat menjadi 33 orang.

Di kabupaten mana saja korban jiwa tersebar? Korban jiwa tersebar di Kabupaten Sikka (3 orang), Ngada (1 orang), Manggarai (14 orang), dan Manggarai Barat (1 orang).

Berapa jumlah orang yang mengalami luka-luka? Sebanyak 23 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan sedang menjalani perawatan di berbagai rumah sakit serta Puskesmas di wilayah NTT.

Berapa magnitudo gempa terbesar yang terjadi? Gempa terbesar yang terjadi memiliki magnitudo 6,2, yang tercatat pada pukul 05.13 WIB dan pukul 05.28 WIB.

Related Reading