Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Peduli Korban Gempa NTT M7,7, Menag Nasaruddin Umar Instruksikan Bantuan Segera Diberikan

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By Karen Martinez - beritahitam.com

Foto : Karen Martinez - beritahitam.com

Beritahitam.com – Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar , menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas peristiwa gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Wilayah Flores, NTT itu sebelumnya mengalami Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT.

Gempa tersebut memiliki kedalaman 15 kilometer dengan koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur. BMKG mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Nasaruddin pun menyampaikan duka dan meminta jajarannya melakukan langkah cepat dalam memberikan bantuan usai gempa bumi yang menimpa NTT tersebut.

"Saya Nasaruddin Umar , baik sebagai pribadi maupun sebagai Menteri Agama , menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), atas musibah gempa yang terjadi," ujarnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Minggu (16/8/2026). Nasaruddin menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak hanya memberikan dukungan moral dan doa, tetapi juga menyiapkan langkah cepat melalui pemberian bantuan tanggap darurat guna meringankan beban para korban yang terdampak di lokasi bencana. Dia juga minta seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT segera mengambil langkah proaktif dalam melakukan pendataan dan penanganan di lapangan.

Terutama pendataan di lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak. "Saya mengimbau kepada segenap karyawan dan pegawai Kementerian Agama yang ada di NTT untuk sesegera mungkin proaktif melakukan pendataan dan langkah-langkah penanganan secepat mungkin. Terutama melakukan pendataan pada lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak," tegas Nasaruddin.

Emilia Bersyukur Selamat dari Gempa NTT, Sempat Berlari Keluar Sesaat Sebelum Tembok Rumahnya Ambruk Nasaruddin lantas meminta seluruh potensi dan sumber daya Kemenag dapat dikerahkan secara optimal demi memberikan solusi serta bantuan konkret bagi warga yang terdampak musibah. Ia juga menguatkan para korban agar tetap tabah dan optimistis menghadapi cobaan ini, seraya memastikan bahwa pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat senantiasa hadir mendampingi. "Jangan khawatir, kalian tidak sendiri.

Tentu pemerintah bersama segenap warga bangsa Indonesia, khususnya umat beragama, akan ikut memberikan bantuan dan pertolongan. Doa kami selalu menyertai Bapak dan Ibu sekalian. Ya Tuhan, ya Allah, ya Rabbi, berikanlah kekuatan kepada saudara-saudara kami yang terdampak musibah ini," tutupnya.

Saat ini, Pemerintah Provinsi NTT tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan. Langkah serupa juga telah diambil secara resmi di tingkat kabupaten/kota terdampak. TRIBUNNEWS.COM - Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar , menyampaikan belasungkawa dan duka cita mendalam atas peristiwa gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wilayah Flores, NTT itu sebelumnya mengalami Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026) pukul 04.58.24 WIB. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa berada di 30 kilometer timur laut Mbay, Nagekeo, NTT. Gempa tersebut memiliki kedalaman 15 kilometer dengan koordinat 8,41 Lintang Selatan dan 121,39 Bujur Timur.

BMKG mengeluarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah di Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara. Nasaruddin pun menyampaikan duka dan meminta jajarannya melakukan langkah cepat dalam memberikan bantuan usai gempa bumi yang menimpa NTT tersebut. "Saya Nasaruddin Umar , baik sebagai pribadi maupun sebagai Menteri Agama , menghaturkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas musibah yang menimpa saudara-saudara kami di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), atas musibah gempa yang terjadi," ujarnya, dikutip dari laman resmi Kementerian Agama, Minggu (16/8/2026).

Nasaruddin menegaskan bahwa Kementerian Agama tidak hanya memberikan dukungan moral dan doa, tetapi juga menyiapkan langkah cepat melalui pemberian bantuan tanggap darurat guna meringankan beban para korban yang terdampak di lokasi bencana. Dia juga minta seluruh jajaran pegawai Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTT segera mengambil langkah proaktif dalam melakukan pendataan dan penanganan di lapangan. Terutama pendataan di lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak.

"Saya mengimbau kepada segenap karyawan dan pegawai Kementerian Agama yang ada di NTT untuk sesegera mungkin proaktif melakukan pendataan dan langkah-langkah penanganan secepat mungkin. Terutama melakukan pendataan pada lingkungan sekolah keagamaan, pondok pesantren, madrasah, rumah ibadah, serta keluarga besar Kemenag yang terdampak," tegas Nasaruddin. Emilia Bersyukur Selamat dari Gempa NTT, Sempat Berlari Keluar Sesaat Sebelum Tembok Rumahnya Ambruk Nasaruddin lantas meminta seluruh potensi dan sumber daya Kemenag dapat dikerahkan secara optimal demi memberikan solusi serta bantuan konkret bagi warga yang terdampak musibah.

Ia juga menguatkan para korban agar tetap tabah dan optimistis menghadapi cobaan ini, seraya memastikan bahwa pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat senantiasa hadir mendampingi. "Jangan khawatir, kalian tidak sendiri. Tentu pemerintah bersama segenap warga bangsa Indonesia, khususnya umat beragama, akan ikut memberikan bantuan dan pertolongan.

Doa kami selalu menyertai Bapak dan Ibu sekalian. Ya Tuhan, ya Allah, ya Rabbi, berikanlah kekuatan kepada saudara-saudara kami yang terdampak musibah ini," tutupnya. Saat ini, Pemerintah Provinsi NTT tengah memproses surat keputusan untuk menetapkan status tanggap darurat selama 14 hari ke depan.

Langkah serupa juga telah diambil secara resmi di tingkat kabupaten/kota terdampak.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Peduli Korban Gempa NTT M7 7 Menag?

Peduli Korban Gempa NTT M7 7 Menag is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Peduli Korban Gempa NTT M7 7 Menag matter?

Peduli Korban Gempa NTT M7 7 Menag matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.