Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Akui AI Tak Terhindarkan, Rano Karno Berusaha Manfaatkan untuk Karya Film

Published Agustus 16, 2026 · Updated Agustus 16, 2026 · By David Lopez - beritahitam.com

Foto : David Lopez - beritahitam.com

Rano Karno: Kecerdasan Buatan Bukan Pengganti Kreativitas Manusia

Beritahitam.com – Jakarta — Perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau AI di sektor perfilman kini menjadi hal yang tak dapat dielakkan. Aktor Rano Karno menyampaikan pandangannya mengenai bagaimana teknologi ini dapat memberikan manfaat bagi industri kreatif, khususnya dalam pembuatan karya audiovisual.

Menurutnya, kehadiran AI justru membuka peluang baru bagi para kreator untuk menghasilkan karya yang lebih inovatif. Namun, penggunaan teknologi tersebut tetap memerlukan sentuhan manusia agar karya yang dihasilkan memiliki rasa dan nilai emosional.

Storyboard sebagai Kunci Efektivitas AI

Rano menekankan pentingnya storyboard dalam proses pemanfaatan AI. Dengan panduan visual yang jelas, teknologi tersebut dapat lebih mudah diarahkan untuk menghasilkan gambar maupun adegan yang sesuai dengan keinginan kreator.

"AI tidak terhindarkan lagi. Kuncinya ada di story board-nya," ucap Rano Karno di kawasan Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (15/8/2026).

Menurut aktor tersebut, storyboard menjadi pedoman penting sebelum memberikan perintah atau prompting kepada AI. Dengan arahan yang tepat, hasil yang dihasilkan akan lebih mendekati visi awal kreator.

"Nah itu agar prompting-nya sesuai atau paling tidak mendekati keinginan kita," ujar Rano Karno.

Rano juga menjelaskan bahwa AI pada dasarnya bekerja dengan cara melawan diri sendiri dan melawan mesin. Proses ini memungkinkan teknologi untuk menghasilkan variasi hasil yang semakin mendekati harapan pengguna.

AI sebagai Alat Bantu, Bukan Pengganti

Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut, AI seharusnya tidak diposisikan sebagai pengganti kreativitas manusia, terutama untuk pekerjaan-pekerjaan kreatif. Sebaliknya, teknologi ini dapat menjadi alat bantu untuk menerjemahkan gagasan kreator menjadi sebuah karya audiovisual yang utuh.

Pandangan tersebut kemudian diterapkan oleh Karnos Visual Magic dalam pengembangan proyek Rimba Raya. Karya ini memanfaatkan teknologi generatif untuk membantu proses visual, tetapi cerita dan keputusan kreatif tetap berada di tangan manusia.

Rimba Raya berangkat dari gagasan Rano Karno yang kemudian dikembangkan oleh Tim Karnos Visual Magic di bawah arahan sutradara Ario Rubbik. Melalui pendekatan ini, karya tersebut menggabungkan kekuatan teknologi dengan sentuhan manusia untuk menghasilkan pengalaman audiovisual yang bermakna.

Laporan oleh Bayu Indra Permana untuk TRIBUNNEWS.COM.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Akui AI Tak Terhindarkan Rano Karno?

Akui AI Tak Terhindarkan Rano Karno is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Akui AI Tak Terhindarkan Rano Karno matter?

Akui AI Tak Terhindarkan Rano Karno matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.