Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Historic Moment: Harap Vicky Prasetyo Bantu Biaya Persalinan, Fangfang Cek Rekening, Ternyata Zonk

Published Juli 18, 2026 · Updated Juli 18, 2026 · By Emily Rodriguez

Harap Vicky Prasetyo Bantu Biaya Persalinan, Fangfang Cek Rekening, Ternyata Zonk

Historic Moment - TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebuah momen penuh kontroversi terjadi saat Vicky Prasetyo dikabarkan bersedia membantu biaya persalinan istrinya, Fangfang. Dalam sebuah konferensi pers, Sunan Kalijaga, kuasa hukum Vicky Prasetyo, menyatakan bahwa sang artis telah menyisihkan dana sebesar Rp 50 juta untuk kebutuhan persalinan Fangfang. Namun, kenyataannya berbeda ketika Fangfang memeriksa rekeningnya, karena dana tersebut tidak tertransfer. Momen ini menjadi bahan perdebatan publik terkait tanggung jawab Vicky sebagai suami dan ayah.

Janji yang Tidak Terpenuhi

Dalam pernyataannya, Sunan Kalijaga mengungkapkan bahwa Vicky Prasetyo menjamin fasilitas terbaik untuk persalinan Fangfang di Semarang. "Vicky menyampaikan bahwa sudah ada dua biaya administrasi rumah sakit untuk lahiran. Ada yang Rp 25 juta dan Rp 50 juta," jelas Sunan. Namun, kejutan terjadi ketika Fangfang memeriksa mutasi rekeningnya dan tidak menemukan dana tersebut. Emmanuel Alvino, pengacara Fangfang, menyatakan bahwa kejutan ini memicu pertanyaan mengenai kepercayaan dan komitmen Vicky terhadap keluarga.

"Saya sampai bilang ke Fangfang, 'Mungkin dia sudah transfer diam-diam karena lagi marah sama kamu.' Terus Fangfang cek mutasi, nggak ada uang masuk juga," ujar Alvino, Kamis (17/7/2026). Pernyataan ini menambahkan kedalaman cerita seputar keterlibatan Vicky dalam kehidupan Fangfang.

Vicky Prasetyo ditemui dalam acara peluncuran bisnis barunya di Jakarta Selatan, Sabtu (22/11/2025). Ia hadir bersama empat rekan, Okie Agustina, Fiona Fachru Nisa, Wiwid Razak, dan Prima Pym. Alvino menambahkan bahwa janji bantuan biaya persalinan tersebut belum terwujud hingga proses melahirkan selesai. "Yang beliin popoknya malah aku. Aku yang beliin popok, steamer, botol susu, semua belanjaannya. Perlengkapan bayi aja, satu popok pun saja tidak ada," tambahnya.

Penelantaran atau Kesalahan Persepsi?

Dalam sisi lain, Alvino menjelaskan bahwa Vicky Prasetyo tidak hadir saat Fangfang menjalani operasi caesar. "Pada saat lahiran sesar itu hanya ditemani ibunya seorang diri, keluarga intinya, sama anak-anaknya juga yang mengantar. Pendampingan dari suami sirinya yang bernama VP ini sama sekali tidak ada," katanya. Kejadian ini memicu tudingan bahwa Vicky tidak bertanggung jawab dalam kehamilan Fangfang, meski ia tetap menegaskan bahwa ada bukti transfer nafkah.

Historic Moment ini juga menciptakan gelombang perdebatan di media sosial. Banyak netizen menyoroti perbedaan antara janji dan kenyataan, sementara sebagian mengatakan bahwa Vicky mungkin hanya mengalami kesalahan persepsi. Namun, tidak sedikit pula yang mengkritik tindakannya, terutama karena Fangfang harus mengurus segala kebutuhan melahirkan sendirian.

Implikasi pada Hubungan Pasangan

Kejadian ini berpotensi mengubah dinamika hubungan antara Vicky Prasetyo dan Fangfang. Meski Vicky telah menyisihkan dana untuk persalinan, fakta bahwa dana tidak tertransfer menimbulkan pertanyaan mengenai komitmen dan peran suami dalam kehidupan keluarga. "Kalau dibilang penelantaran, klien kami Vicky Prasetyo masih kok ada bukti transfer memberikan nafkah. Jadi itu tidak dapat dikategorikan yang namanya penelantaran," tambah Alvino.

Banyak pihak menganggap Historic Moment ini sebagai pemicu untuk mengevaluasi peran Vicky sebagai seorang suami dan ayah. Apakah ia hanya terlalu sibuk, atau benar-benar tidak memperhatikan kebutuhan istrinya? Momen ini menjadi titik penting dalam perceraian mereka, karena mengungkap kelemahan komunikasi dan ketidakseimbangan tanggung jawab dalam hubungan tersebut.