Beritahitam
Fast mobile article powered by Nexiamath-SEO AMP.
AMP Article

Kolaborasi Peneliti Kembangkan Bioaktif Tamanu Berbasis Sains, Maudy Ayunda Ungkap Keyakinannya

Published Agustus 14, 2026 · Updated Agustus 14, 2026 · By John Moore - beritahitam.com

Foto : John Moore - beritahitam.com

Beritahitam.com – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia memiliki kekayaan hayati yang berpotensi dikembangkan menjadi bahan untuk kebutuhan kesehatan dan kecantikan. Salah satunya adalah Tamanu, tanaman yang selama ini dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan kini diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kandungan serta potensi manfaatnya bagi kulit. Tamanu yang tumbuh di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi, menjadi salah satu bahan yang dikembangkan dalam penelitian perawatan kulit.

Penelitian tersebut antara lain mencakup pemisahan komponen bioaktif dari minyak Tamanu untuk mengetahui aktivitasnya. Totalitas Maudy Ayunda di Film Para Perasuk, Abaikan Rasa Malu Demi Peran Salah satu penelitian dilakukan melalui kolaborasi antara From This Island, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), dan EBM SciTech Research Center sejak 2023. Penelitian tersebut menghasilkan fraksi bioaktif yang kemudian dikembangkan sebagai bahan aktif untuk produk perawatan kulit.

Co-Founder From This Island Maudy Ayunda mengatakan penelitian tersebut merupakan bagian dari upaya mengembangkan bahan alam Indonesia melalui pendekatan berbasis riset. “Kami percaya, masa depan industri kecantikan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang kita miliki, tapi juga kemampuan mengubahnya menjadi inovasi berbasis riset. Karena itu, kami memilih memulai dari laboratorium,” kata Maudy melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (12/8/2026).

Lantas, apa yang menarik dari Tamanu dan bagaimana tanaman tersebut diteliti untuk kebutuhan perawatan kulit? 1. Tidak Semua Tamanu Oil Cocok untuk Kulit Berjerawat Meski dikenal sebagai salah satu bahan alami untuk perawatan kulit, Tamanu Oil dalam bentuk aslinya belum tentu cocok bagi pemilik kulit berjerawat.

Teksturnya yang padat (dense) dan kaya lipid dapat terasa berat pada kulit acne-prone sehingga berpotensi menyumbat pori. Karena itu, penelitian tidak hanya dilakukan terhadap Tamanu Oil secara keseluruhan, tetapi juga terhadap komponen bioaktif yang terkandung di dalamnya. Maudy mengatakan riset bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM SciTech Research Center dilakukan untuk mengeksplorasi potensi Tamanu, termasuk mengoptimalkan proses pemisahan dan pemurnian fraksi bioaktifnya.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Indonesia memiliki kekayaan hayati yang berpotensi dikembangkan menjadi bahan untuk kebutuhan kesehatan dan kecantikan. Salah satunya adalah Tamanu, tanaman yang selama ini dimanfaatkan sebagai sumber minyak dan kini diteliti lebih lanjut untuk mengetahui kandungan serta potensi manfaatnya bagi kulit. Tamanu yang tumbuh di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi, menjadi salah satu bahan yang dikembangkan dalam penelitian perawatan kulit.

Penelitian tersebut antara lain mencakup pemisahan komponen bioaktif dari minyak Tamanu untuk mengetahui aktivitasnya. Totalitas Maudy Ayunda di Film Para Perasuk, Abaikan Rasa Malu Demi Peran Salah satu penelitian dilakukan melalui kolaborasi antara From This Island, Sekolah Farmasi Institut Teknologi Bandung (ITB), dan EBM SciTech Research Center sejak 2023. Penelitian tersebut menghasilkan fraksi bioaktif yang kemudian dikembangkan sebagai bahan aktif untuk produk perawatan kulit.

Co-Founder From This Island Maudy Ayunda mengatakan penelitian tersebut merupakan bagian dari upaya mengembangkan bahan alam Indonesia melalui pendekatan berbasis riset. “Kami percaya, masa depan industri kecantikan Indonesia tidak hanya ditentukan oleh kekayaan alam yang kita miliki, tapi juga kemampuan mengubahnya menjadi inovasi berbasis riset. Karena itu, kami memilih memulai dari laboratorium,” kata Maudy melalui keterangan tertulis, dikutip Kamis (12/8/2026).

Lantas, apa yang menarik dari Tamanu dan bagaimana tanaman tersebut diteliti untuk kebutuhan perawatan kulit? 1. Tidak Semua Tamanu Oil Cocok untuk Kulit Berjerawat Meski dikenal sebagai salah satu bahan alami untuk perawatan kulit, Tamanu Oil dalam bentuk aslinya belum tentu cocok bagi pemilik kulit berjerawat.

Teksturnya yang padat (dense) dan kaya lipid dapat terasa berat pada kulit acne-prone sehingga berpotensi menyumbat pori. Karena itu, penelitian tidak hanya dilakukan terhadap Tamanu Oil secara keseluruhan, tetapi juga terhadap komponen bioaktif yang terkandung di dalamnya. Maudy mengatakan riset bersama Sekolah Farmasi ITB dan EBM SciTech Research Center dilakukan untuk mengeksplorasi potensi Tamanu, termasuk mengoptimalkan proses pemisahan dan pemurnian fraksi bioaktifnya.

Related Reading

Frequently Asked Questions

What is Kolaborasi Peneliti Kembangkan Bioaktif Tamanu Berbasis?

Kolaborasi Peneliti Kembangkan Bioaktif Tamanu Berbasis is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Kolaborasi Peneliti Kembangkan Bioaktif Tamanu Berbasis matter?

Kolaborasi Peneliti Kembangkan Bioaktif Tamanu Berbasis matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.