Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja Anggaran dan Arah Kebijakan dalam Raker dengan Komisi X DPR
Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja di Raker DPR
Beritahitam.com – Di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menghadiri rapat kerja bersama Komisi X DPR RI pada Senin (31/8/2026). Dalam forum tersebut, Menpora Erick Thohir paparkan kinerja fiskal kementerian sekaligus memetakan arah kebijakan untuk tahun anggaran berikutnya. Agenda pertemuan bukan sekadar pembacaan angka, melainkan penjabaran strategi bagaimana negara menjawab tantangan di bidang olahraga dan kepemudaan secara terukur.
Seluruh program kerja yang disampaikan telah diselaraskan dengan Asta Cita pemerintahan dan prioritas pembangunan nasional. Penyelarasan itu dituangkan ke dalam tiga pilar strategis: penguatan kualitas kepemudaan, pembudayaan olahraga yang inklusif, serta peningkatan prestasi olahraga berjenjang. Ketiga pilar menjadi kerangka acuan bagi setiap kegiatan kementerian sepanjang tahun anggaran 2027.
"Kita ingin kualitas kepemudaan meningkat, pembudayaan olahraga yang inklusif serta pungutan industri olahraga sesuai Desain Besar Olahraga Nasional, dan pembinaan olahraga yang berjenjang dan berkelanjutan," ujar Erick.
Target Prestasi dan Arahan Presiden
Untuk sektor prestasi, Kemenpora menetapkan ambang minimal empat medali emas pada Asian Games 2026. Angka itu bukan aspirasi kosong, melainkan hasil kalkulasi dari kesiapan cabang olahraga unggulan yang telah masuk program pemusatan latihan nasional. Atlet yang lolos seleksi akan memperoleh dukungan fasilitas, pendampingan teknis, dan pemantauan performa secara sistematis.
Erick juga menyinggup sejumlah arahan Presiden yang kini ditindaklanjuti. Di antaranya pembentukan akademi olahraga nasional, pemberian beasiswa bagi olahragawan berprestasi, serta pengembangan kawasan Cibubur Sport Science sebagai pusat riset dan inovasi olahraga. Selain itu, kementerian tengah mengimplementasikan manajemen talenta nasional serta memperkuat sistem pembinaan jangka panjang untuk 20 cabang olahraga unggulan Olimpiade ditambah satu cabang bertaraf world stage.
"Kemenpora juga menindaklanjuti arahan Bapak Presiden mengenai akademi olahraga nasional, beasiswa olahragawan, dan Cibubur Sport Science. Lalu ada penguatan sistem pembinaan jangka panjang berkelanjutan untuk 20 cabor unggulan Olimpiade dan satu cabor world stage, serta implementasi manajemen talenta nasional," kata Erick.
Langkah-langkah tersebut menandai pergeseran paradigma pembinaan dari pendekatan reaktif menuju sistem berbasis data. Dengan manajemen talenta nasional, atlet tidak lagi bergantung pada satu siklus kompetisi; peta karier mereka terpetakan sejak usia dini hingga puncak performa. Pendekatan ini sejalan dengan Desain Besar Olahraga Nasional yang menekankan keberlanjutan dan profesionalisme.
Program Kepemudaan Menuju Satu Abad Sumpah Pemuda
Di sektor kepemudaan, Kemenpora menyiapkan rangkaian program yang akan memuncak pada peringatan satu abad Hari Sumpah Pemuda tahun 2028. Peringatan itu diposisikan sebagai momentum evaluasi: sejauh mana generasi muda Indonesia telah memperoleh akses terhadap pengembangan potensi diri, kewirausahaan, dan pertukaran budaya lintas negara.
Beberapa program yang telah dirancang mencakup Wirasena Youth Camp, Youth Summit, Wirasena Youth Career Hub, serta Pertukaran Pemuda Antarnegara (PPAN). Masing-masing memiliki fokus berbeda—keterampilan kewirausahaan, ruang dialog kebijakan, hingga percakapan global bagi pemuda Indonesia. Kombinasi ini diharapkan membentuk ekosistem pengembangan pemuda yang holistik, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan.
Pagu Anggaran 2027 dan Prinsip Transparansi
Dari sisi fiskal, Menpora Erick Thohir paparkan kinerja melalui Surat Bersama Pagu Anggaran (SBPA) yang mengatur besaran belanja dan dana alokasi khusus untuk tahun anggaran 2027. Kemenpora memperoleh pagu sebesar Rp4,019 triliun, angka yang menjadi plafon sebelum dijabarkan lebih rinci dalam pembahasan bersama DPR.
Erick menegaskan bahwa besaran anggaran bukan tujuan akhir. Yang krusial adalah tata kelola agar masyarakat benar-benar merasakan manfaatnya. Ia menyerukan transparansi dan akuntabilitas sebagai standar minimal pengelolaan keuangan negara di lingkungan kementerian.
"Yang terpenting, kita bagaimana menjaga amanah dalam penggunaan dana, memastikan setiap rupiah yang dialokasikan menghasilkan dampak nyata bagi pemuda dan atlet Indonesia."
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apakah pagu anggaran Rp4,019 triliun sudah final?
Belum. Angka tersebut merupakan plafon berdasarkan SBPA. Besaran akhir akan ditentukan setelah proses pembahasan dan persetujuan bersama antara Kemenpora dan Komisi X DPR RI dalam sidang anggaran.
Kapan target empat emas Asian Games 2026 akan dievaluasi?
Evaluasi berkala dilakukan melalui pemantauan performa atlet pelatnas. Kemenpora melaporkan progres pembinaan secara periodik kepada DPR sebagai bagian dari mekanisme akuntabilitas publik.
Bagaimana masyarakat dapat mengakses program kepemudaan 2028?
Informasi pendaftaran dan jadwal program seperti Wirasena Youth Camp, Youth Summit, maupun PPAN akan diumumkan melalui kanal resmi Kemenpora menjelang pelaksanaan masing-masing kegiatan.
Related Reading
Frequently Asked Questions
What is Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja Anggaran?Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja Anggaran is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.
Why does Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja Anggaran matter?Menpora Erick Thohir Paparkan Kinerja Anggaran matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.