Hadapi Perubahan Teknologi, Perusahaan IT Perkuat Pengembangan AI
Metrocom Gelar Lari Pertama dalam Rangka Perayaan HUT ke-28
Beritahitam.com – Seiring dengan pesatnya transformasi digital di Indonesia, hadapi perubahan teknologi perusahaan IT kuat dengan strategi pengembangan yang adaptif. Sebanyak 350 karyawan Metrocom mengikuti kegiatan lari sejauh 2,8 kilometer di Jakarta pada Minggu (9/8/2026). Rute yang ditempuh dimulai dari Sarinah, menuju Bundaran Hotel Indonesia, lalu kembali ke titik awal. Pemilihan jarak tersebut tidak sembarangan, melainkan disesuaikan dengan usia perusahaan yang saat ini genap berusia 28 tahun.
Acara yang dinamai Runnected28 ini merupakan kali pertama perusahaan teknologi informasi tersebut menyelenggarakan event lari. Ketua Panitia, Triska Sangka, menjelaskan bahwa olahraga lari dipilih karena sebelumnya Metrocom belum pernah mengadakan kegiatan serupa. Kegiatan ini menjadi simbol bahwa perusahaan tidak hanya fokus pada teknologi, tetapi juga memperhatikan kesejahteraan dan kebersamaan tim.
"Kenapa dipilih running? Karena Metrocom belum pernah membuat acara running sebelumnya. Ini merupakan acara running pertama dan kali ini kami membuatnya dalam konsep outdoor," ujar Triska.
Menurut Triska, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana olahraga, tetapi juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan antar karyawan di luar rutinitas kerja sehari-hari. Runnected28 sendiri merupakan bagian dari rangkaian perayaan ulang tahun Metrocom yang jatuh pada tanggal 28 Juli. Melalui acara ini, perusahaan ingin menunjukkan bahwa di tengah perubahan teknologi yang cepat, aspek human capital tetap menjadi prioritas utama.
Teknologi Berubah Lebih Cepat, Perusahaan Harus Adaptif
Di sela-sela kegiatan lari, Presiden Komisaris Metrocom, Indra Pattiasina, menyampaikan pandangannya mengenai dinamika perkembangan teknologi saat ini. Ia menekankan bahwa siklus inovasi kini berjalan jauh lebih cepat dibandingkan masa lalu. Dulu, perubahan teknologi membutuhkan waktu lima hingga sepuluh tahun, namun kini inovasi baru bisa hadir dalam hitungan bulan, enam bulan, atau bahkan setiap bulan.
"Kondisi tersebut membuat perusahaan teknologi tidak bisa hanya mengandalkan teknologi dan kompetensi yang sudah dimiliki," kata Indra Pattiasina.
Indra menambahkan bahwa perusahaan perlu terus memahami perkembangan artificial intelligence (AI), cloud computing, data analytics, hingga teknologi quantum. Semua bidang tersebut berpotensi mengubah proses bisnis dan pola kerja organisasi. Ia juga menegaskan pentingnya pembelajaran berkelanjutan bagi seluruh pekerja, terutama generasi muda di industri teknologi. Dengan demikian, hadapi perubahan teknologi perusahaan IT kuat melalui investasi pada sumber daya manusia yang kompeten.
"Tidak ada kata-kata bahwa kita berhenti belajar. Tidak. Kita harus selalu belajar," tegas Indra.
Perkembangan AI, otomatisasi, analisis data, dan layanan berbasis cloud tidak hanya menghadirkan terobosan teknologi, tetapi juga mengubah kebutuhan keterampilan di dunia kerja. Oleh karena itu, perusahaan teknologi dituntut untuk tidak sekadar mengikuti tren, melainkan memahami perkembangan teknologi dan menentukan pemanfaatannya secara tepat. Metrocom sebagai salah satu pemain penting di industri IT Indonesia terus berkomitmen untuk menjadi pionir dalam mengadopsi teknologi terkini.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Metrocom dan AI
1. Apa fokus utama Metrocom dalam pengembangan AI? Metrocom berfokus pada integrasi AI ke dalam layanan cloud computing dan data analytics untuk meningkatkan efisiensi bisnis klien.
2. Bagaimana Metrocom mempersiapkan karyawan menghadapi perubahan teknologi? Perusahaan menerapkan program pelatihan berkelanjutan dan sertifikasi teknologi untuk memastikan karyawan tetap relevan dengan perkembangan industri.
3. Kapan Metrocom merayakan ulang tahun ke-28? Perayaan HUT ke-28 Metrocom jatuh pada tanggal 28 Juli 2026, dengan berbagai kegiatan termasuk event lari Runnected28.
4. Apa tantangan terbesar bagi perusahaan IT di Indonesia saat ini? Tantangan utama adalah kecepatan perubahan teknologi yang menuntut perusahaan untuk terus berinovasi dan beradaptasi secara cepat.
5. Bagaimana Metrocom melihat masa depan industri IT Indonesia? Metrocom optimis bahwa dengan adopsi AI dan cloud computing yang tepat, industri IT Indonesia akan semakin kompetitif di tingkat global.