Nasional

Special Plan: Prabowo Sentil Kelompok yang Ramalkan Indonesia akan Kolaps: Itu Bukan Ramalan, Itu Doa Dia

ia, Bukan Prediksi Kegagalan Special Plan - Dalam pertemuan kabinet paripurna yang berlangsung di Istana Negara, Senin (20/7/2026), Prabowo Subianto membahas

Desk Nasional
Published Juli 20, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : Karen Martinez - beritahitam.com

Special Plan: Prabowo Serukan Doa Kebangkitan Indonesia, Bukan Prediksi Kegagalan

Beritahitam.com – Dalam pertemuan kabinet paripurna yang berlangsung di Istana Negara, Senin (20/7/2026), Prabowo Subianto membahas kebijakan pemerintah terkait Special Plan. Ia menyoroti kelompok-kelompok yang sering meramalkan kehancuran Indonesia, menyatakan bahwa pernyataan tersebut bukan prediksi, melainkan doa yang mereka sembahyangkan. Prabowo juga memaparkan pembentukan PT Danantara Sumber Daya Indonesia (DSI) sebagai bagian dari Special Plan, yang resmi beroperasi sejak 1 Juni 2026.

Special Plan: Strategi Penguatan Ekonomi Nasional

Special Plan merupakan inisiatif pemerintah untuk memperkuat pengelolaan sumber daya alam dan penguasaan pasar ekspor. Melalui pembentukan BUMN baru bernama PT DSI, pemerintah berupaya mendorong transparansi dalam transaksi, meningkatkan penerimaan devisa, dan menjaga keseimbangan ekonomi. Prabowo mengakui bahwa Special Plan ini dirancang untuk menjawab tantangan ekonomi yang kompleks, termasuk isu kenaikan harga komoditas seperti minyak goreng.

Sebagai bentuk pengawasan, Special Plan mengatur sistem ekspor yang lebih terpadu, di mana PT DSI bertindak sebagai eksportir tunggal. Hal ini memungkinkan pemerintah mengendalikan volume penjualan, harga jual, dan tujuan ekspor. Dengan mekanisme ini, kebijakan Special Plan diharapkan mampu meningkatkan daya tahan ekonomi Indonesia di tengah tekanan global. Prabowo menekankan bahwa langkah ini sudah mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk lembaga internasional.

Prabowo Tanggapi Kritik yang Dianggap Tidak Masuk Akal

Dalam wawancara terpisah, Prabowo mengkritik kelompok yang terus-menerus memprediksi kegagalan Indonesia. Ia menilai kekhawatiran mereka tidak didasari fakta, tetapi lebih pada emosi atau agenda politik tertentu. “Ada kekuatan-kekuatan, kelompok-kelompok tertentu yang selalu ingin Indonesia kolaps. Saya tidak paham benar-benar, ya kan. Mereka ini anak bangsa mana?” ujarnya.

“Jadi, sebetulnya itu bukan ramalan, menurut saya itu doa dia,” tambah Prabowo. Ia menegaskan bahwa doa tersebut terkadang digunakan untuk memperkuat persepsi negatif terhadap pemerintah, terutama dalam situasi krisis ekonomi.

Menurut Prabowo, beberapa pihak terlihat ingin membangun narasi bahwa Indonesia tidak mampu bertahan. Ia mengkritik sikap mereka yang seharusnya menjadi penjaga bangsa, tetapi justru menyerang kebijakan pemerintah. “Di mana patriotisme dia? Di mana cinta tanah air dia?” tegas Prabowo, menyoroti peran penting Special Plan dalam menjaga kestabilan ekonomi.

Di sisi lain, Prabowo juga membahas Tragedi Minyak Goreng Langka sebagai contoh kasus yang dianggapnya tidak masuk akal. Ia menilai kelompok tertentu memanfaatkan isu tersebut untuk menimbulkan kegundahan di masyarakat. Dengan Special Plan, pemerintah berupaya memperbaiki sistem distribusi dan harga komoditas, sehingga mengurangi dampak negatif dari isu-isu yang disebarkan.

Dalam rangka mewujudkan Special Plan, pemerintah mengadopsi pendekatan terpadu antara kebijakan ekonomi dan politik. Prabowo menyoroti peran penting BUMN dalam memastikan keberlanjutan pembangunan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia juga menekankan bahwa Special Plan bukan hanya tentang ekonomi, tetapi juga kesejahteraan rakyat yang menjadi prioritas utama.

Leave a Comment