Nasional

Dody Hanggodo Ingin Hapus Ego Sektoral di Kementerian PU, ASN Harus Siap Bertugas hingga Pelosok

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini menyampaikan visi besar untuk mengubah paradigma kerja di lingkungan kementerian. Dengan latar belakang

Desk Nasional
Published Juli 29, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments
Foto : James Miller - beritahitam.com

Dody Hanggodo Ingin Hapus Ego Sektoral di Kementerian PU

Transformasi Budaya Kerja ASN Infrastruktur

Beritahitam.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini menyampaikan visi besar untuk mengubah paradigma kerja di lingkungan kementerian. Dengan latar belakang sebagai mantan pelaku bisnis swasta, Dody memahami pentingnya transparansi dalam setiap langkah organisasi. Ia berkomitmen agar setiap aktivitas kementerian tidak hanya dilakukan, tetapi juga dikomunikasikan secara terbuka kepada masyarakat luas.

Sebagai pemimpin kementerian, Dody menyadari bahwa komunikasi publik menjadi kunci keberhasilan program pembangunan. Melalui media digital dan platform interaktif, masyarakat dapat mengikuti progres pembangunan infrastruktur secara real-time. Hal ini sekaligus menjadi sarana edukasi agar publik memahami bagaimana anggaran negara dialokasikan untuk kepentingan bersama.

Rotasi Pegawai Menuju Kompetensi Berimbang

Salah satu tantangan utama yang dihadapi Kementerian PU adalah adanya ego sektoral antar unit kerja. Dody Hanggodo Ingin Hapus Ego Sektoral dengan mendorong pola penempatan pegawai yang lebih merata. Selama ini, banyak ASN yang menganggap bertugas di Jakarta sebagai posisi prestisius dibandingkan ditempatkan di daerah-daerah.

Fakta menunjukkan bahwa dari total 38.600 ASN di Kementerian PU, hanya sekitar 4.000 orang yang bekerja di kantor pusat Jakarta. Sisanya tersebar di berbagai wilayah Indonesia karena memang pembangunan infrastruktur terjadi di lapangan. Namun, pengalaman lapangan ini belum sepenuhnya terintegrasi dalam pengembangan kompetensi pegawai.

“Di Kementerian PU itu sekitar 38.600 ASN. Yang berada di kantor pusat Jakarta hanya sekitar 4.000 orang. Selebihnya tersebar di seluruh Indonesia karena pembangunan itu adanya di daerah, bukan di Jakarta,” ujar Dody dalam wawancara interaktif pada YouTube Penjaga Harapan, dikutip Rabu (29/7/2026).

Untuk mengatasi hal tersebut, Dody mengusulkan peningkatan frekuensi rotasi pegawai antar unit kerja. Dengan demikian, ASN tidak hanya mengembangkan kompetensi administratif, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam menangani proyek pembangunan di berbagai daerah. Pendekatan ini diharapkan dapat menciptakan sumber daya manusia yang lebih adaptif dan komprehensif.

“Saya ingin mengikis ego sektoral atau korsa antardirektorat jenderal. ASN PU harus siap ditempatkan di mana saja dan siap dirotasi agar memiliki pengalaman lapangan serta kompetensi yang lebih komprehensif,” katanya.

Komitmen Transparansi untuk Akuntabilitas Publik

Dody Hanggodo Ingin Hapus Ego Sektoral sekaligus memperkuat budaya transparansi dalam setiap keputusan kementerian. Setiap kegiatan wajib dipublikasikan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat. Keterbukaan informasi ini bukan sekadar formalitas, melainkan menjadi sarana edukasi mengenai pekerjaan Kementerian PU yang selama ini banyak dilakukan di lapangan.

“Istilahnya begini, Tuhan memang Maha Tahu, tetapi masyarakat tetap harus dikasih tahu. Apa yang kita kerjakan setiap hari harus dipublikasikan,” ujarnya.

Dengan strategi ini, Dody berharap dapat membangun kepercayaan publik terhadap kinerja kementerian. ASN yang siap bertugas hingga pelosok akan memastikan pembangunan infrastruktur merata di seluruh nusantara. Kolaborasi antar unit kerja yang lebih baik juga diharapkan dapat mempercepat tercapainya target pembangunan nasional.

Leave a Comment