Kenangan Permintaan Terakhir Trisno PAS Band: Konser hingga Murotal
Beritahitam.com – Dunia musik Indonesia kembali bersedih dengan kepergian Bambang Sutrisno, atau yang lebih dikenal sebagai Trisno, bassist legendaris PAS Band. Kenangan Permintaan Terakhir Trisno PAS Band menjadi sorotan publik setelah sang musisi menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026. Peristiwa ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, rekan-rekan musisi, dan para penggemar setia yang telah mengikuti perjalanan karirnya selama puluhan tahun.
Momen Konser Terakhir dan Perjalanan Kesehatan
Bengbeng, kakak sekaligus anggota PAS Band, berbagi cerita tentang momen-momen berharga bersama Trisno sebelum sang adik pergi selamanya. Sebelum kondisinya memburuk, Trisno sempat tampil dalam konser terakhir bersama PAS Band pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bogor. Tampilannya kali itu menjadi kenangan manis bagi para penonton yang hadir.
Selain tampil bersama PAS Band, Trisno juga memiliki jadwal konser sendiri melalui proyek musiknya. Bengbeng menjelaskan detail mengenai penampilan terakhir sang adik:
“Kalau dengan PAS itu di Bogor acara ulang Tahun Bogor. Tapi kalau untuk dia terakhir manggung kan dia punya project sendiri di Tasik dua minggu sebelum dia masuk ke rumah sakit,” kata Bengbeng.
Perjalanan kesehatan Trisno memang tidak mudah. Ia berjuang melawan penyakit yang dideritanya hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir. Keluarga dan teman-teman dekat selalu mendampinginya dalam masa-masa sulit tersebut.
Kontribusi Musikal yang Tak Terlupakan
Bagi para penggemar, Trisno dikenal memiliki gaya bermain bass yang unik dan mudah dikenali. Namun, menurut Bengbeng, perannya jauh lebih dari sekadar musisi biasa. Ia memberikan sentuhan penting dalam setiap perjalanan bermusik PAS Band sejak awal berdirinya band tersebut.
Di balik suara keras yang khas dari band asal Bandung ini, terdapat proses kreatif yang rumit. Bengbeng menyoroti kontribusi khusus Trisno dalam menciptakan lagu-lagu yang kompleks namun tetap populer:
“Kalau teman-teman dengerin lagu PAS yang progresif yang ngejelimet (rumit) dan hits pasti dari dia. Tapi kalau lagi PAS yang biasa dari kita bersama,” ujarnya saat ditemui usai pemakaman di TPU Cikutra, Kota Bandung, Jawa Barat, Minggu (2/8/2026).
Kontribusi Trisno dalam musik PAS Band tidak hanya terbatas pada permainan bass. Ia juga terlibat dalam proses komposisi dan aransemen lagu-lagu yang menjadi ciri khas band tersebut. Karya-karyanya telah melahirkan banyak hits yang hingga kini masih digemari para penggemar.
Pemakaman dan Doa dari Keluarga
Upacara pemakaman Trisno dilaksanakan pada hari Minggu, 2 Agustus 2026, di Tempat Pemakaman Umum Cikutra, Bandung. Suasana haru menyelimuti acara tersebut, dengan isak tangis dari keluarga dan rekan-rekan musisi yang hadir. Banyak figur musik ternama yang datang untuk menghormati sang bassist legendaris.
Sandy dari PAS Band juga mengabarkan rencana pemakaman, meskipun lokasi makam masih menunggu kepastian dari Bengbeng. Salah satu permintaan terakhir Trisno yang menyentuh hati adalah keinginan untuk mendengarkan murotal Al-Quran sebelum ia pergi. Permintaan ini menjadi simbol keimanan yang kuat hingga akhir hayatnya.
Keluarga Trisno mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan doa dan dukungan selama ia berjuang melawan penyakit. Kenangan Permintaan Terakhir Trisno PAS Band akan selalu diingat oleh mereka yang mengenalnya.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Trisno PAS Band
Kapan Trisno PAS Band meninggal dunia? Trisno menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 1 Agustus 2026, setelah berjuang melawan penyakit yang dideritanya.
Di mana pemakaman Trisno dilaksanakan? Pemakaman Trisno dilaksanakan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra, Kota Bandung, pada hari Minggu, 2 Agustus 2026.
Apa permintaan terakhir Trisno sebelum meninggal? Salah satu permintaan terakhir Trisno adalah ingin mendengarkan murotal Al-Quran sebelum ia pergi. Permintaan ini mencerminkan keimanan yang kuat hingga akhir hayatnya.
Apakah Trisno sempat tampil dalam konser sebelum meninggal? Ya, Trisno sempat tampil dalam konser terakhir bersama PAS Band pada perayaan Hari Ulang Tahun Kota Bogor. Selain itu, ia juga memiliki proyek konser sendiri di Tasikmalaya dua minggu sebelum masuk rumah sakit.
Berapa lama Trisno bergabung dengan PAS Band? Trisno telah menjadi bagian integral dari PAS Band sejak awal berdirinya band tersebut. Ia dikenal sebagai bassist dengan gaya bermain yang unik dan mudah dikenali.
Untuk informasi lebih lanjut tentang PAS Band dan karya-karya musiknya, Anda dapat mengunjungi [situs resmi PAS Band](https://www.pasband.com) atau [halaman berita TRIBUN Seleb](https://www.tribunnews.com/seleb).
