5 Fakta Penemuan 995 Senpi di Sekolah Swasta Jakarta Selatan
Beritahitam.com – Polres Metro Jakarta Selatan mengonfirmasi temuan sejumlah besar senjata api di lokasi yang tidak terduga. Sebanyak 995 senjata api (senpi) berhasil ditemukan di sebuah ruangan sekolah swasta yang berlokasi di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Kasi Humas Polda Metro Jaya, AKP Joko Adi Wibowo, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap detail lengkap kasus ini.
"Terhadap perkara, saat ini pada tahap penyelidikan," kata Joko pada Kamis (6/8/2026) seperti dilansir TribunJakarta.com. Temuan ini menjadi perhatian serius karena jumlah senjata api yang sangat banyak dan keberadaannya di lingkungan pendidikan.
Senjata Api dan Alat Pembuat Peluru
Senjata-senjata yang ditemukan memiliki berbagai kaliber dan jenis. Sebanyak 995 senpi yang ditemukan itu terdiri dari kaliber 5.56, kaliber 40 dan 9 mili, walther, kaliber 22, hingga karabin m4. Keberagaman jenis senjata ini menunjukkan bahwa koleksi tersebut mungkin telah dikumpulkan dalam periode waktu tertentu.
Tak hanya senjata api, temuan ini juga mencakup peralatan pendukung. Ada juga alat pembuat peluru, wadah penyimpan peluru (magazine) jenis glock, dan 30 amunisi. Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan keheranannya atas keberadaan alat-alat tersebut.
"Ada senjata api, termasuk ada amunisi dan juga beberapa aksesori senjata yang lain," kata Hermawanto pada Kamis (6/8/2026), dilansir Kompas.com. "(Ada juga) alat pembuat peluru, kok bisa ada di lingkungan sekolah ini?" imbuhnya.
Temuan Narkoba dan Ruangan Terkunci
Selain senjata api, petugas juga menemukan barang-barang lain yang mencurigakan. Selain ratusan senpi, ditemukan juga boks hitam berisi VCD asusila, serta tiga bungkus narkoba jenis ganja dan sabu-sabu. Temuan ini menambah kompleksitas kasus yang sedang diselidiki.
Lebih lanjut, Hermawanto mengatakan masih ada ruangan seperti bunker dan ruangan-ruangan lain yang masih terkunci. Ruangan-ruangan ini diyakini menyimpan barang-barang tambahan yang belum teridentifikasi. Proses pencarian dan inventarisasi terhadap ruangan-ruangan tertutup tersebut masih terus dilakukan oleh petugas.
Ruangan yang Pernah Ditempati Eks Ketua Yayasan
Lokasi ditemukannya 995 senpi adalah ruangan yang pernah ditempati mantan Ketua Pengurus Yayasan, IWD. IWD diketahui sudah dipecat sejak April 2026, karena dugaan penyalahgunaan dana yayasan. Ia diduga membeli tanah yang diatasnamakan istrinya, menggunakan uang yayasan.
"Jadi alasan dipecat itu adalah karena ditemukan adanya indikasi penyalahgunaan keuangan yayasan untuk kepentingan pribadi," jelas Hermawanto, dikutip dari Wartakotalive.com. Penyalahgunaan dana ini menjadi salah satu faktor yang mendorong penyelidikan lebih lanjut terhadap seluruh aset dan ruangan di lingkungan sekolah.
FAQ: Pertanyaan Umum tentang Temuan Senpi
Di mana tepatnya lokasi temuan 995 senpi? Lokasi temuan berada di sebuah sekolah swasta di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Apakah semua ruangan sudah diperiksa? Belum semua ruangan diperiksa. Masih ada ruangan seperti bunker dan ruangan-ruangan lain yang masih terkunci dan sedang dalam proses pemeriksaan.
Siapa yang bertanggung jawab atas ruangan tersebut? Ruangan tersebut dulunya ditempati oleh IWD, mantan Ketua Pengurus Yayasan yang telah dipecat sejak April 2026 karena dugaan penyalahgunaan dana.
Bagaimana status penyelidikan saat ini? Menurut Kasi Humas Polda Metro Jaya, AKP Joko Adi Wibowo, perkara saat ini masih pada tahap penyelidikan dan masih mendalami kasus ini.
