Bisnis

Derajat Bekatul Terangkat, UMKM Dbroo Kitchen Injak Pedal Digitalisasi Terbang ke Australia

Derajat bekatul terangkat UMKM D'Broo menjadi nyata ketika dapur kecil di kawasan Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta, mengubah kulit ari padi menjadi camilan

Desk Bisnis
Published September 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments
Pemilik-Dbroo-Kitchen-Yuliani-Setiawati
Foto : Mary Smith - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Derajat Bekatul Terangkat: UMKM D'Broo ke Australia
  2. Related Reading

Derajat Bekatul Terangkat: UMKM D’Broo ke Australia

Beritahitam.com – Derajat bekatul terangkat UMKM D’Broo menjadi nyata ketika dapur kecil di kawasan Karangasem, Laweyan, Kota Surakarta, mengubah kulit ari padi menjadi camilan bernilai ekspor. Yuliani Setiawati, mantan pegawai perbankan yang kini memimpin usaha mikro tersebut, tidak hanya memproduksi Bekatul Egg Roll, tetapi juga menggelar sesi memasak mingguan bagi anak-anak taman kanak-kanak. Langkah digitalisasi yang ia terapkan telah membuka jalur distribusi lintas benua, termasuk ke pasar Australia.

Belajar di Balik Kompor: Sesi Magang Anak TK

Siang itu dapur berubah menjadi kelas informal. Seorang anak mengangkat cetakan berisi adonan kecokelatan lalu bertanya dengan nada penasaran:

“Ini benar tidak, Bu, seperti ini?”

Dari meja sebelah, suara lain menyusul:

“Kalau begini gimana, Bu Yulia?”

Yulia berjalan menyusuri setiap barisan, menjawab satu per satu dengan sabar. Hari itu ia mendemonstrasikan teknik membentuk kulit tipis beraroma wijen yang menjadi ciri khas produk andalannya. Anak-anak bercelemek mungil mengamati seluruh tahapan, dari pengocokan telur hingga taburan biji wijen di permukaan adonan. Mereka menjadi “karyawan magang” sehari penuh tanpa bayaran, cukup dengan rasa ingin tahu.

Bahan yang Dulu Menghuni Kandang Ayam

Bekatul—sisa kulit ari padi pasca-penggilingan—puluhan tahun lamanya berakhir sebagai pakan ternak atau limbah penggilingan. Kandungan seratnya yang tinggi sebenarnya menjadikannya bahan pangan fungsional dengan profil gizi yang belum dieksploitasi secara komersial. Di tangan Yulia, tepung bekatul halus yang diayak dan dicampurkan ke adonan menghasilkan tekstur renyah serta aroma khas yang membedakannya dari egg roll konvensional.

Teknik pembuatannya menyerupai pembuatan kulit egg roll standar. Telur, gula pasir, dan emulsifier dikocok bertahap dari kecepatan rendah ke tinggi hingga adonan mengembang putih dan meninggalkan jejak di wadah. Bahan kering—tepung terigu, tapioka, maizena, susu bubuk, serta tepung bekatul halus—dimasukkan sambil diayak agar bebas gumpalan. Margarin cair dan vanilla essence dituangkan kemudian, diaduk balik dengan spatula hingga homogen. Sentuhan akhir berupa taburan biji wijen yang menambah dimensi rasa dan tekstur saat digigit.

Dari Selingan Produksi ke Pusat Edukasi Pangan

Yulia menegaskan bahwa pemilihan bekatul bukan keputusan sembarangan. Ia ingin mengenalkan jajanan sehat berakar pada kearifan lokal kepada generasi muda sejak usia paling dini.

“Bahan bekatul ini pilihan kami untuk mengenalkan jajanan sehat berbasis kearifan lokal,” terang Yulia, Sabtu (8/8/2026).

Cooking class yang semula sekadar pengisi waktu di sela produksi kini menjadi agenda paling dinanti pengunjung. Ruang produksi tidak lagi terbatas untuk anak TK. Pelajar menengah dan mahasiswa kerap datang untuk magang, riset pangan, hingga penyelesaian tugas akhir. Sejak 2022, mahasiswa dari Universitas Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Universitas Dian Nuswantoro, dan Universitas Veteran Bangun Nusantara silih berganti menginjakkan kaki di dapur tersebut. Setiap kunjungan membawa perspektif akademik yang memperkaya iterasi produk dan proses.

Pedak Digitalisasi dan Jejak Lintas Benua

Transformasi D’Broo Kitchen tidak berhenti pada dinding dapur lokal. Dengan mengadopsi kanal digital untuk pemasaran, distribusi, dan edukasi konsumen, usaha mikro ini memperluas jangkauan produknya hingga ke Australia. Bekatul Egg Roll kini tersedia di rak toko di sana—pencapaian yang jarang diraih oleh pelaku usaha mikro di kawasan Solo. Langkah tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional yang mendorong UMKM mengadopsi teknologi digital tanpa kehilangan identitas lokal produknya.

Bagi Yulia, perpindahan dari dunia perbankan ke wirausaha pangan merupakan bentuk kontribusi nyata terhadap ketahanan pangan berbasis bahan lokal. Bekatul yang dulu berakhir di kandang ayam kini menjadi komoditas bernilai tambah sekaligus media edukasi gizi. Di dapur kecil di Laweyan itu, setiap adonan yang diputar di cetakan membawa pesan sederhana: bahan yang pernah diremehkan dapat terangkat derajatnya menjadi peluang ekonomi yang menembus batas negara.

FAQ: Pertanyaan Umum tentang Bekatul D’Broo

Apakah Bekatul Egg Roll aman dikonsumsi anak-anak? Ya. Produk ini menggunakan bahan pangan fungsional yang telah diayak hingga halus, tanpa pengawet sintetis. Sesi cooking class untuk anak TK juga dirancang agar peserta memahami setiap komponen yang masuk ke adonan.

Bagaimana cara memesan atau mengunjungi dapur D’Broo Kitchen? Pemesanan dapat dilakukan melalui kanal digital resmi yang dikelola pemilik usaha. Kunjungan langsung untuk cooking class atau magang akademik sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu agar jadwal produksi tidak terganggu.

Apakah produk ini tersedia di luar Indonesia? Ya. Melalui strategi digitalisasi, Bekatul Egg Roll telah didistribusikan ke pasar Australia. Detail ketersediaan dan varian rasa dapat dikonfirmasi melalui kanal daring resmi usaha.

Leave a Comment