Bisnis

Malaysia Impor 200 Ribu Ton Beras RI, Katanya Sudah Lebih Baik dan Enak

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Malaysia telah sepakat untuk mengimpor beras kualitas premium dari Indonesia dengan rencana total pengiriman 200 ribu ton untuk

Desk Bisnis
Published Agustus 15, 2026
Reading time 4 minutes
Conversation No comments
Jumaat-bin-Ibrahim-dan-amran
Foto : David Lopez - beritahitam.com
Table of Contents
  1. Related Reading
  2. Frequently Asked Questions

Beritahitam.com – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Malaysia telah sepakat untuk mengimpor beras kualitas premium dari Indonesia dengan rencana total pengiriman 200 ribu ton untuk pemenuhan kebutuhan di Serawak. Perwakilan Malaysia yakni General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, membeberkan alasan mendasar pihaknya memilih beras Indonesia untuk diimpor. Kata Jumaat, kualitas beras Indonesia saat ini sudah lebih baik dan enak serta cocok dengan lidah orang-orang Malaysia.

Soal Ekspor Beras ke Malaysia hingga UEA, Bos Bulog: Kami akan Mendiskusikan Harga yang Cocok "Pada dasarnya itu, ada kualitas juga, punya kualitas, dapat diterima oleh rasa antarabangsa. Apalagi Malaysia negara jiran. Lidahnya sama, cara masakannya sama," kata Jumaat usai penandatanganan MoU impor beras dari Indonesia di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026) malam.

"Kualitas Indonesia sekarang sudah amat tinggi. Justru itu, kenapa tidak diimpor dari Indonesia ke Malaysia ?" sambung dia. Jumaat menyebut, terkait dengan perjanjian impor beras 200 ribu ton ini, pihaknya menerapkan mekanisme pengiriman berangsur.

Dimana, untuk pekan ini, pihaknya baru akan menyepakati pengiriman beras sebanyak seribu ton. Pengiriman tersebut kata dia, akan dilakukan melalui jalur darat port Entikong yang merupakan perbatasan antara Kalimantan Barat dengan Serawak. "Untuk pertama kita akan order 1.000 ton dahulu dan kita akan menggunakan border Entikong untuk simboliknya untuk penghantaran yang pertama," ucap dia.

Jumaat menyebut, kebutuhan beras di Sarawak mencapai sekitar 200.000 ton per tahun, sedangkan kebutuhan Malaysia secara keseluruhan mencapai lebih dari 1,5 juta ton per tahun. Dengan begitu kata dia, terbuka kemungkinan ke depannya Indonesia akan menjadi sumber impor beras baru bagi Malaysia mengingat jumlah pasokan beras di Indonesia surplus. "Untuk Sarawak kita membutuhkan lebih kurang 200.000 ton untuk setahun.

Dan ini kita akan usahakan dengan cara promosi di mana 1.000 ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras -beras Indonesia ke Sarawak khasnya dan Malaysia umumnya," ujar Jumaat. Diberitakan, Pemerintah Indonesia telah mencapai babak baru dengan Malaysia terkait dengan kegiatan ekspor beras. Dimana, jelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI, untuk pertama kalinya Indonesia membuka keran ekspor beras ke negeri Jiran tersebut.

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Malaysia telah sepakat untuk mengimpor beras kualitas premium dari Indonesia dengan rencana total pengiriman 200 ribu ton untuk pemenuhan kebutuhan di Serawak. Perwakilan Malaysia yakni General Manager Padi dan Beras Borneo Sdn Bhd, Jumaat bin Ibrahim, membeberkan alasan mendasar pihaknya memilih beras Indonesia untuk diimpor. Kata Jumaat, kualitas beras Indonesia saat ini sudah lebih baik dan enak serta cocok dengan lidah orang-orang Malaysia.

Soal Ekspor Beras ke Malaysia hingga UEA, Bos Bulog: Kami akan Mendiskusikan Harga yang Cocok "Pada dasarnya itu, ada kualitas juga, punya kualitas, dapat diterima oleh rasa antarabangsa. Apalagi Malaysia negara jiran. Lidahnya sama, cara masakannya sama," kata Jumaat usai penandatanganan MoU impor beras dari Indonesia di Kawasan Kalibata, Jakarta Selatan, Jumat (14/8/2026) malam.

"Kualitas Indonesia sekarang sudah amat tinggi. Justru itu, kenapa tidak diimpor dari Indonesia ke Malaysia ?" sambung dia. Jumaat menyebut, terkait dengan perjanjian impor beras 200 ribu ton ini, pihaknya menerapkan mekanisme pengiriman berangsur.

Dimana, untuk pekan ini, pihaknya baru akan menyepakati pengiriman beras sebanyak seribu ton. Pengiriman tersebut kata dia, akan dilakukan melalui jalur darat port Entikong yang merupakan perbatasan antara Kalimantan Barat dengan Serawak. "Untuk pertama kita akan order 1.000 ton dahulu dan kita akan menggunakan border Entikong untuk simboliknya untuk penghantaran yang pertama," ucap dia.

Jumaat menyebut, kebutuhan beras di Sarawak mencapai sekitar 200.000 ton per tahun, sedangkan kebutuhan Malaysia secara keseluruhan mencapai lebih dari 1,5 juta ton per tahun. Dengan begitu kata dia, terbuka kemungkinan ke depannya Indonesia akan menjadi sumber impor beras baru bagi Malaysia mengingat jumlah pasokan beras di Indonesia surplus. "Untuk Sarawak kita membutuhkan lebih kurang 200.000 ton untuk setahun.

Dan ini kita akan usahakan dengan cara promosi di mana 1.000 ton yang pertama itu sebagai langkah promosi kita untuk mempromosikan beras -beras Indonesia ke Sarawak khasnya dan Malaysia umumnya," ujar Jumaat. Diberitakan, Pemerintah Indonesia telah mencapai babak baru dengan Malaysia terkait dengan kegiatan ekspor beras. Dimana, jelang Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan RI, untuk pertama kalinya Indonesia membuka keran ekspor beras ke negeri Jiran tersebut.

Frequently Asked Questions

What is Malaysia Impor 200 Ribu Ton Beras?

Malaysia Impor 200 Ribu Ton Beras is the main topic of this guide. The article explains the context, practical details, and next steps readers should understand.

Why does Malaysia Impor 200 Ribu Ton Beras matter?

Malaysia Impor 200 Ribu Ton Beras matters because readers are looking for a useful answer, not just a short summary. Good content should match search intent and help them decide what to do next.

Leave a Comment