Internasional

FOZ Ungkap Israel Tak Hanya Culik WNI – tapi Rampas Bantuan Medis dan Pangan untuk Gaza

FOZ: Israel Bukan Hanya Menahan WNI, Tapi Juga Memblokir Bantuan untuk Rakyat Palestina FOZ Ungkap Israel Tak Hanya Culik - TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua

Desk Internasional
Published Mei 20, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

FOZ: Israel Bukan Hanya Menahan WNI, Tapi Juga Memblokir Bantuan untuk Rakyat Palestina

FOZ Ungkap Israel Tak Hanya Culik – TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ketua Umum Forum Zakat, Wildhan Dewayana, memberikan kritik tajam terhadap tindakan Israel yang menahan sembilan warga negara Indonesia (WNI) selama operasi kemanusiaan Global Sumud Flotilla. Ia menambahkan bahwa tindakan tersebut juga menghalangi bantuan medis, pangan, serta logistik yang dikirimkan ke wilayah Gaza. Wildhan menegaskan bahwa bantuan yang disita merupakan amanah dari masyarakat Indonesia yang ditujukan untuk rakyat Palestina.

“Kami menegaskan bahwa seluruh bantuan medis, pangan, dan logistik yang disita secara paksa adalah amanah titipan dari rakyat Indonesia. Perampasan armada ini bukan hanya penghambatan logistik biasa, tapi merupakan pengganggu langsung atas hak hidup warga Palestina,” ujar Wildhan dalam pernyataannya, Rabu (20/5/2026).

Menurutnya, tindakan Israel mencerminkan pelecehan terhadap solidaritas global yang mendukung misi kemanusiaan untuk Gaza. Wildhan menyebutkan bahwa armada Global Sumud Flotilla 2.0 didukung oleh masyarakat internasional, dengan total 50 kapal yang berlayar dari berbagai titik di Laut Mediterania. Kapal-kapal ini membawa sekitar 337 aktivis kemanusiaan dan jurnalis dari berbagai negara, termasuk sembilan warga Indonesia.

Dalam laporan terbaru, per 19 Mei 2026 pukul 21.00 WIB, pasukan Israel dikabarkan telah mengintersep empat kapal kemanusiaan di perairan internasional. Dari situasi ini, lebih dari 100 aktivis ditangkap, di antaranya sembilan WNI. Wildhan menilai bahwa tindakan represif ini melanggar hukum humaniter internasional dan mengancam kelangsungan misi kemanusiaan.

Upaya Diplomasi untuk Bebaskan Aktivis Indonesia

FOZ juga menilai bahwa pembatasan bantuan secara sengaja akan memperburuk krisis pangan dan kemanusiaan di Gaza. Dalam pernyataan sikapnya, lembaga tersebut mendesak Israel segera membebaskan seluruh aktivis kemanusiaan tanpa syarat dan mengembalikan semua muatan bantuan yang dipungut. Selain itu, FOZ meminta Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri, untuk mengambil langkah diplomatik darurat guna menjamin keselamatan para relawan.

FOZ terus berkoordinasi dengan tim Global Sumud Flotilla serta elemen kemanusiaan lainnya untuk memantau kondisi di lapangan dan mempercepat upaya pembebasan para relawan. Sebagai respons, Menteri Luar Negeri Sugiono mengungkapkan niat untuk meminta bantuan dari Turki dan Yordania dalam menyelesaikan kasus penahanan 9 WNI tersebut.

Leave a Comment