Nasional

Latest Program: Ketua BAZNAS RI soal Hari Raya Idul Adha: Tak Hanya untuk Akhirat, Tapi Dorong Ekonomi dan Kesehatan

Ketua BAZNAS RI Soal Hari Raya Idul Adha: Ibadah Bukan Hanya untuk Akhirat, Tapi Juga Dorong Ekonomi dan Kesehatan Latest Program - Jawa Barat, 28 Mei 2026

Desk Nasional
Published Mei 28, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Ketua BAZNAS RI Soal Hari Raya Idul Adha: Ibadah Bukan Hanya untuk Akhirat, Tapi Juga Dorong Ekonomi dan Kesehatan

Latest Program – Jawa Barat, 28 Mei 2026 – Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia, Sodik Mudjahid, mengungkapkan bahwa tradisi ibadah dalam Islam memiliki dampak signifikan terhadap aspek dunia, termasuk ekonomi dan kesehatan. Pernyataan ini disampaikan saat ia memberikan sambutan dalam acara ‘Kurban Berkah Berdayakan Desa 2026’ di Balai Ternak Mukti Raharja, Desa Sayana, Kuningan.

Ekonomi dan Kesehatan dalam Ibadah

Sodik menyoroti peran Idul Adha sebagai momentum yang lebih dari sekadar keagamaan. Ia menjelaskan bahwa kurban, sebagai bagian dari ibadah, memberikan manfaat sosial dan ekonomi. “Saat itu, tempat kerjanya di IKOPIN menggandeng Ghent University dari Belgia. Seorang Profesor bernama Robque pernah datang ke Indonesia dan membahas makna Hari Raya Idul Adha,” tutur Sodik.

“Eh Sodik, saya lupa ya ini sekarang sedang Iduladha? Katanya. Itu salah satu kehebatan ajaran Islam, di antaranya soal kurban. Satu untuk meningkatkan gizi masyarakat, yang lainnya memastikan peternak memiliki pasar tetap tahunan yang memperkuat ekonomi mereka,” ucap Sodik.

Dalam kesempatan tersebut, Sodik menekankan bahwa pandangan seorang ahli sekuler bisa menggambarkan kelebihan ajaran Islam, yang tidak hanya bersifat ritual tapi juga membawa dampak nyata di dunia. “Kita harus memiliki pandangan baru tentang beragama. Ibadah bukan hanya urusan dengan Allah, tapi juga memberi manfaat pada kehidupan duniawi,” lanjutnya.

Manfaat Ibadah Lainnya untuk Kesehatan

Sodik menyebutkan bahwa selain kurban, ibadah seperti salat dan puasa juga memberikan kontribusi pada kesehatan fisik, mental, dan sosial. “Salat misalnya, gerakan rukuk yang tepat bisa mencegah masalah pada tulang belakang. Sementara sujud meningkatkan aliran oksigen ke otak,” jelasnya.

“Puasa juga membantu membentuk kebugaran tubuh, kekompakan masyarakat, serta kedisiplinan. Jadi, ibadah ini bukan hanya mengumpulkan pahala, tapi juga memengaruhi kehidupan dunia secara nyata,” tambah Sodik.

Menyambut acara, BAZNAS juga menegaskan komitmen untuk mengembangkan program pemberdayaan masyarakat berbasis zakat, infak, dan sedekah. “BAZNAS tidak hanya sekadar berbagi, tapi kita berjuang membangun ekonomi yang tumbuh dan adil,” tukasnya.

Leave a Comment