Bisnis

Usai Libur Iduladha – Pergerakan IHSG Hari Ini Dibayangi Pelemahan Rupiah

Usai Libur Iduladha, IHSG Hari Ini Menghadapi Tekanan Pelemahan Rupiah Usai Libur Iduladha - JAKARTA - Setelah hari raya Iduladha, Indeks Harga Saham Gabungan

Desk Bisnis
Published Mei 29, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Usai Libur Iduladha, IHSG Hari Ini Menghadapi Tekanan Pelemahan Rupiah

Usai Libur Iduladha – JAKARTA – Setelah hari raya Iduladha, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (29/5/2026) diperkirakan terpengaruh oleh penurunan nilai tukar rupiah yang mencapai Rp17.820 per dolar AS. Pada Selasa (26/5/2026) sebelum libur, IHSG ditutup dengan penurunan 76,159 poin atau 1,23 persen ke level 6.130,190. Terdapat 241 saham yang menguat, 447 saham yang melemah, serta 133 saham yang stagnan.

Total volume transaksi mencapai 24,540 miliar saham dengan nilai Rp17,850 triliun. Para ahli pasar mengungkapkan bahwa pergerakan IHSG hari ini masih bergantung pada perubahan rupiah, aliran dana asing, serta dinamika geopolitik global.

Komentar Analis Pasar

Menurut Hans Kwee, pengamat pasar modal dan Co-Founder Pasardana, pelaku pasar tetap akan memantau perkembangan rupiah, arus dana asing, serta situasi internasional. “IHSG diperkirakan bergerak dengan support di rentang 5.950-6.000 dan resistance di area 6.200-6.286,” katanya.

Alrich Paskalis Tambolang, Equity Research Analyst dari Phintraco Sekuritas, menilai IHSG mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan meski terbatas. “Indikator teknis seperti Stochastic RSI menunjukkan kemungkinan pembalikan arah ke titik pivot, sementara histogram MACD negatif mulai menyempit. Dengan demikian, IHSG berpotensi bergerak antara 6.000-6.200,” jelasnya.

Nafan Aji Gusta, Senior Market Chartist dari Mirae Asset Sekuritas, mengatakan pelemahan rupiah menjadi faktor utama yang memengaruhi IHSG jangka pendek. “Nilai tukar rupiah yang melemah berpotensi menekan indeks, meski dampaknya bersifat sementara. Pergerakan IHSG cenderung fluktuatif,” ujarnya.

Fanny Suherman, Head of Retail Research di BNI Sekuritas, memprediksi IHSG berpotensi melanjutkan koreksinya hari ini. “Presiden AS Donald Trump menyatakan ketidakpuasan terhadap negosiasi dengan Iran, yang mengurangi harapan tercapainya kesepakatan segera. Trump menegaskan bahwa tidak ada negara yang akan mengendalikan Selat Hormuz,” tambahnya.

Leave a Comment