Nasional

New Policy: Gatot Nurmantyo Kenang Ryamizard Ryacudu: Di Lapangan Gak Ada Takutnya

Gatot Nurmantyo Kenang Ryamizard Ryacudu: Di Lapangan Gak Ada Takutnya New Policy - Dalam perayaan kenangan tentang Ryamizard Ryacudu, mantan Panglima TNI

Desk Nasional
Published Juni 1, 2026
Reading time 3 minutes
Conversation No comments

Gatot Nurmantyo Kenang Ryamizard Ryacudu: Di Lapangan Gak Ada Takutnya

New Policy – Dalam perayaan kenangan tentang Ryamizard Ryacudu, mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn) Gatot Nurmantyo mengungkapkan peran penting almarhum dalam penerapan new policy di lingkungan militer. Meninggal dunia pada Minggu (31 Mei 2026) di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta, Ryamizard adalah sosok yang dikenang karena keberaniannya di medan perang dan konsistensi dalam menerapkan new policy yang berdampak signifikan pada perkembangan TNI.

Penghargaan untuk Seorang Tokoh Berani

Kunjungan Gatot ke rumah duka almarhum di Perumahan Puri Wira Bhakti Cikeas, Bogor, menjadi momen yang penuh makna. Dalam wawancara dengan wartawan, ia mengatakan, “New policy yang diterapkan oleh Ryamizard adalah bukti nyata keteguhan dalam menghadapi tantangan. Di lapangan, beliau tidak pernah merasa takut, bahkan mungkin lebih berani dari banyak orang yang kini menjadi pemimpin.”

Dalam perspektif Gatot, Ryamizard memiliki kepribadian yang menonjol. Ia adalah sosok yang tidak hanya berpikir jernih, tetapi juga mampu mengambil tindakan tegas ketika diperlukan. “New policy yang beliau ciptakan adalah hasil dari visi yang jelas dan tekad yang kuat. Banyak dari kami yang mengikuti langkahnya karena kepercayaan pada kemampuan beliau,” tambah Gatot.

Ryangsa, Seorang Pemimpin dalam Tantangan Bencana

Ryangsa, yang dikenal dengan nama Ryamizard Ryacudu, menggambarkan karakter yang tak tergoyahkan dalam situasi sulit. Sebagai Kepala Staf Angkatan Darat pada tahun 2004, ia memerintahkan Gatot Nurmantyo untuk menembus daerah terisolasi pasca-gempa dan tsunami Aceh. Ini adalah contoh nyata penerapan new policy yang mengutamakan kemanunggalan TNI dengan masyarakat.

Perintah itu menuntut keberanian ekstra dari para prajurit. “Mungkin di awal, kami merasa ragu, tapi Ryamizard selalu memberi semangat. Ia mengingatkan bahwa new policy itu bukan sekadar instruksi, tapi tanggung jawab untuk mengubah keadaan,” ujar Gatot. Dalam pengalaman ini, TNI berhasil membuka jalur darat Banda Aceh menuju Teunom, yang sempat terputus oleh bencana alam.

Kontribusi Ryamizard tidak hanya terbatas pada tugas darat. Ia juga mendorong transformasi struktural TNI melalui new policy yang lebih modern. “New policy itu seperti tajuk dari semangat perjuangan. Ia tidak pernah ragu untuk mengambil langkah besar, bahkan ketika situasi sedang kritis,” kata Gatot, yang kini menjadi bagian dari sejarah peran Ryamizard.

Perjalanan Hidup dan Penerapan New Policy

Ryangsa lahir pada tahun 1946 dan menjalani karier militer yang penuh prestasi. Sebagai perwira TNI, ia dikenal karena kemampuannya dalam menerapkan new policy yang mengikis prasangka dan mendorong kerja sama antar-angkatan. Pada masa kepemimpinannya, TNI terus mengembangkan program-program kemanunggalan yang menjadi fondasi bagi keberhasilan dalam berbagai misi.

Kehilangan Ryamizard memicu refleksi mengenai kontribusi seorang tokoh yang selalu bersikap tegas dan berani. “New policy yang ia tularkan adalah semacam kunci untuk membangun TNI yang lebih solid dan responsif. Ia mengajarkan kita bahwa di lapangan, tidak ada tempat untuk takut. Hanya ada satu pilihan: maju,” jelas Gatot.

Kehidupan Ryamizard juga menjadi contoh bagaimana new policy bisa memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi militer. Dengan pendekatan yang humanis namun tegas, ia mampu menyelesaikan masalah yang sebelumnya dianggap mustahil. “New policy itu bukan sekadar perubahan sistem, tapi perubahan mental. Ia memberi kita cara berpikir baru dalam menghadapi berbagai situasi,” pungkas Gatot.

Penghormatan terakhir untuk Ryamizard akan diadakan di Kementerian Pertahanan, di mana jenazah akan diberi upacara penghormatan. Pemakaman militer di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama Kalibata akan menjadi penutup perjalanan hidup seorang pemimpin yang berani dan berdedikasi. “New policy yang beliau bawa adalah warisan bagi kami semua. Di lapangan, kita harus terus menerapkan semangat itu,” tambah Gatot, yang menjadi saksi bisu perjuangan Ryamizard di medan perang.

Leave a Comment