Metropolitan

Historic Moment: Sambut Waisak, Miniatur-miniatur di Bundaran HI Jadi Lokasi Foto Warga

tur di Bundaran HI Menjadi Lokasi Populer untuk Swafoto Warga Historic Moment - Sebuah historic moment terjadi di kota Jakarta Pusat sebelum perayaan Hari

Desk Metropolitan
Published Juni 2, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

Sambut Waisak, Miniatur di Bundaran HI Menjadi Lokasi Populer untuk Swafoto Warga

Historic Moment – Sebuah historic moment terjadi di kota Jakarta Pusat sebelum perayaan Hari Raya Waisak 2570 Buddhist Era (BE) tahun 2026. Bundaran Hotel Indonesia (HI) berubah menjadi lokasi yang memikat, dihiasi dengan berbagai instalasi seni bercahaya yang menarik perhatian warga. Lampu-lampu emas yang memancarkan cahaya hangat dan miniatur stupa Borobudur serta patung Buddha membuat suasana kota ikonik ini lebih menarik untuk dikunjungi.

Perayaan Waisak yang Menggabungkan Budaya dan Seni

Perayaan Waisak 2026 tidak hanya menampilkan keindahan dekorasi, tetapi juga menjadi momen penting dalam memperkaya pengalaman budaya dan spiritual masyarakat. Instalasi lampu hias bertema perdamaian dan keberagaman ini disusun secara kolaboratif oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf), bersama organisasi Permabudi dan Walubi. Total ada 11 ornamen cahaya serta satu panggung utama yang dipasang, memberikan nuansa unik sepanjang perayaan.

“Perayaan Waisak tahun ini di Bundaran HI menjadi historic moment yang menggambarkan komitmen Jakarta dalam memperkenalkan budaya religius ke berbagai kalangan. Kehadiran miniatur budaya dan pencahayaan kreatif diharapkan memperkaya kehidupan kota dengan suasana spiritual dan inklusif,” ujar Andhika Permata, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif DKI Jakarta.

Pada Minggu pagi (31 Mei 2026), Bundaran HI masih ramai dikunjungi oleh warga. Banyak orang dari berbagai daerah memanfaatkan momen car free day (CFD) untuk berolahraga dan mengabadikan momen spesial di sekitar lingkaran kota. Miniatur stupa Borobudur dan patung Buddha menjadi objek utama untuk swafoto, dengan pesepeda dan pejalan kaki antusias berhenti sejenak untuk menikmati keindahan dekorasi yang memperindah pepohonan di trotoar.

Pengaruh kebudayaan pada Perayaan Waisak di Jakarta

Event Waisak 2026 di Bundaran HI menunjukkan bagaimana budaya dan seni bisa berpadu dengan kehidupan perkotaan. Pemilihan lokasi ini bukan hanya untuk memperindah kota, tetapi juga untuk menyampaikan pesan perdamaian dan toleransi. Miniatur miniatur yang dipasang mencerminkan peran Jakarta sebagai pusat budaya nasional yang menyambut berbagai tradisi, termasuk kepercayaan Buddha.

Historic moment ini juga memberikan dampak positif terhadap promosi wisata budaya. Banyak turis lokal dan mancanegara tertarik mengunjungi Bundaran HI karena suasana yang berbeda dari biasanya. Instalasi lampu hias dan miniatur budaya menjadi ikon baru yang menggambarkan perkembangan kota Jakarta dalam menjaga keberagaman dan harmoni.

Sebagai historic moment yang berkesan, perayaan Waisak 2026 di Bundaran HI juga menjadi ajang mempererat hubungan antarwarga. Aktivitas swafoto dan berolahraga di bawah dekorasi bercahaya memicu interaksi sosial yang lebih dinamis. Ini menunjukkan bagaimana acara budaya bisa berubah menjadi momentum kebersamaan dalam tengah kehidupan kota yang sibuk.

Leave a Comment