Regional

5 Populer Regional: Gempa M 6,7 Guncang Palu: Profil Agus Triyanta Wakil Dekan FH UII Ikut Demo

opuler Regional: Gempa 6,7 Guncang Palu dan Wakil Dekan FH UII Ikut Demo 5 Populer Regional - Berita penting dari berbagai daerah di Indonesia kembali menjadi

Desk Regional
Published Juni 17, 2026
Reading time 2 minutes
Conversation No comments

5 Berita Populer Regional: Gempa 6,7 Guncang Palu dan Wakil Dekan FH UII Ikut Demo

5 Populer Regional – Berita penting dari berbagai daerah di Indonesia kembali menjadi trending topik dalam sejumlah media lokal. Dalam 24 jam terakhir, tercatat sejumlah peristiwa yang memperoleh perhatian luas, termasuk gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo yang mengguncang Kota Palu, Sulawesi Tengah, serta aksi demo mahasiswa yang dihadiri oleh Agus Triyanta, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan Fakultas Hukum (FH) Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Dua peristiwa ini menjadi salah satu dari lima berita yang paling viral di media regional.

Gempa Palu terjadi pada Selasa (16/6/2026) pukul 10.27 WIB, dengan episentrum berada di laut sekitar 42 kilometer arah tenggara kota tersebut dan kedalaman 10 kilometer. Getaran ini menyebabkan kerusakan signifikan pada sejumlah bangunan seperti hotel dan rumah warga. BMKG mengungkapkan bahwa dampak gempa mencakup kerusakan sedang di tiga wilayah, mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap kemungkinan aktivitas seismik lanjutan.

Berdasarkan pantauan BMKG, kejadian gempa Palu memicu kekhawatiran khusus karena letak episentrum yang dekat dengan daerah pemukiman. Kebutuhan antisipasi bencana alam menjadi fokus utama dalam upaya mitigasi risiko.

Gempa M7,6 di Maluku Utara

Sebelumnya, pada Kamis (2/4/2026), gempa tektonik berkekuatan 7,6 magnitudo mengguncang wilayah Pantai Barat Daya Pulau Mayau, Batang Dua, Ternate, Maluku Utara. Berdasarkan pemodelan BMKG, gempa ini berpotensi memicu tsunami, sehingga mendorong tanggap darurat dan pemantauan intensif di wilayah pesisir. Banyak warga mengungsi ke daratan lebih aman, sementara pemerintah daerah berkoordinasi dengan lembaga pemeringkat untuk memastikan kestabilan wilayah.

Gempa di Maluku Utara tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mengguncang kepercayaan masyarakat terhadap sistem peringatan dini. Faktor letak episentrum di laut serta kedalaman relatif rendah (kira-kira 15 kilometer) meningkatkan risiko dampak yang lebih parah. BMKG pun mengimbau warga sekitar untuk memantau peringatan gelombang tinggi secara berkala.

Gempa M7,7 di Sulawesi Utara

Dalam rentang waktu tiga bulan terakhir, Indonesia mengalami tiga gempa berkekuatan besar. Salah satunya adalah gempa M7,7 yang mengguncang Kabupaten Kepulauan Sangih, Sulawesi Utara, pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37.42 WIB. Getaran ini langsung menyebabkan peringatan dini tsunami, yang memicu respons cepat dari pihak berwenang. Wilayah pesisir sekitar Kabupaten Kepulauan Sangih diminta untuk bersiap menghadapi gelombang tinggi, meski tidak semua wilayah terkena langsung.

Kerusakan akibat gempa Sulawesi Utara terjadi di sejumlah titik, termasuk jalan raya dan bangunan pendidikan. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran setempat menyatakan bahwa 15% dari infrastruktur utama mengalami kerusakan ringan, sementara 5% rusak parah. Peristiwa ini menjadi peringatan bagi masyarakat tentang pentingnya persiapan benc

Leave a Comment