Pulang Jemaah Haji Indonesia Masuki Tahap Baru
Fase Pemulangan Gelombang II dari Madinah – Proses kepulangan jemaah haji Indonesia kini memasuki fase baru. Setelah seluruh kelompok terbang (kloter) gelombang pertama dibawa kembali ke Tanah Air melalui Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, penerbangan pertama untuk jemaah gelombang kedua yang berangkat dari Madinah menuju Indonesia telah resmi dimulai.
Pengingatan dari Kemenhaj
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Maria Assegaff, menegaskan bahwa dimulainya keberangkatan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah menjadi momen penting dalam kepulangan jemaah haji tahun 2026. “Hari ini menandai awal fase kepulangan jemaah Gelombang II dari Madinah ke Indonesia. Kami berkomitmen memastikan seluruh jemaah dapat kembali ke tanah air secara aman, nyaman, dan sehat,” jelas Maria di Makkah, Selasa (16/6/2026).
“Seluruh jemaah diingatkan untuk menjaga dokumen perjalanan, khususnya paspor, hingga tiba kembali di Indonesia. Paspor adalah salah satu bahan penting yang harus terus diawasi,” tambah Maria.
Statistik Pemulangan Haji
Hingga hari ke-57 operasional haji atau hari ke-15 fase kepulangan, 261 kloter telah diberangkatkan dari Arab Saudi melalui bandara Jeddah, meliputi 101.391 jemaah dan 1.042 petugas. Total jumlah orang yang telah kembali ke Indonesia mencapai 102.433. Sementara itu, sebanyak 253 kloter telah tiba di Tanah Air dengan 98.487 jemaah dan 1.010 petugas. Total orang yang mendarat di berbagai embarkasi mencapai 99.497.
Pergerakan Jemaah Gelombang Kedua
Di sisi lain, proses transportasi jemaah gelombang kedua dari Makkah ke Madinah masih berlangsung. Hingga Selasa kemarin, 157 kloter dengan 60.242 jemaah dan 628 petugas telah tiba di kota tersebut. Total orang yang berada di Madinah mencapai 60.870.
Peringatan Soal Air Zamzam
Kemenhaj kembali mengingatkan jemaah untuk tidak membawa air Zamzam ke dalam koper bagasi atau koper kabin. Air Zamzam akan disalurkan ke Tanah Air sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
